Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Kehadiran PTPN IV di Madina Dinilai Sengsarakan Masyarakat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
  • print Cetak

PANYABUNGAN : Kehadiran PTPN IV pada tahun 2007 yang lalu sangat didambakan masyarakat Mandailing Natal untuk dapat mengangkat perekonomian masyarakat Mandailing Natal. Namun kenyataannya di lapangan kehadiran PTPN IV tersebut ternyata hanya membawa sengsara terhadap masyarakat Mandailing Natal terutama masyarakat yang bermukim di sekitar HGU yang mereka miliki, yakni hasil take over PT Agro Andalas Nusantara (AAN) kepada PTPN 4. Hal tersebut disampaikan Korwil 7 LIRA Sumatera Utara, Abdul Muis Pulungan, kepada Portibi DNP, Selasa (17/1) di Panyabungan.
“Seharusnya PTPN IV sebagai perusahaan BUMN raksasa yang memiliki izin lokasi 15.900 Ha ditambah dengan areal plasma untu 4 KUD seluas 9.000 Ha dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar lokasi mereka, namun kenyataannya sampai sekarang ini harapan tersebut hanya isapan jempol belaka saja, karena PTPN IV hanya memikirkan kepentingan mereka saja,” ujar Muis.
PTPN IV bukannya memperhatikan masyarakat di sekitar izin lokasi mereka bahkan PTPN IV juga dengan seenaknya menyerobot lahan masyarakat yang ada di sekitar izin lokasi yang mereka miliki, bahkan izin lokasi yang sudah matipun dipergunakan oleh PTPN IV sebagai alat mereka membohongi masyarakat di sekitar izin mereka. “Permasalahan pencablokan lahan warga ini sudah diadukan oleh masyarakat Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada tanggal 16 September 2008 yang lalu dengan Nomor 01/M/B.A/2008 perihal keberatan masyarakat terhadap pencablokan lahan oleh PTPN IV kepada Bupati Madina, namun kenyataannya sampai sekarang ini belum ada titik terang terhadap pengaduan masyarakat tersebut,” tegas Muis.
Di dalam surat masyarakat tersebut diharapkan kepada pihak PTPN IV harus mengembalikan ribuan hektar lahan masyarakat banjar aur tersebut, karena hanya dengan memiliki izin lokasi PTPN IV sudah seenaknya saja menguasai lahan masyarakat, PTPN IV juga telah mendapatkan kredit revitalisasi sebesar lebih kurang 298 Milliar dari bank Mandiri.
“ Dana revitalisasi ini didapatkan oleh PTPN IV dari Bank Mandiri akibat adanya plasma masyarakat, namun kenyataannya PTPN IV hanya sibuk mengurusi lahan inti mereka sedangkan plasma terhadap masyarakat tidak diperhatikan bahkan lahan masyarakat ikut diklaim sebagai lahan mereka,” sebut Muis.
Lebih lanjut Muis mengatakan bahwa PTPN IV sampai sekarang ini perkebunan inti yang diselesaikan hanya sekitar 10 Ha saja, sementara plasma sampai sekarang ini masih carut marut dan hanya isapan jempol belaka. “Memang sudah seharusnya pihak penegak hokum untuk mengusut penggunaan dana revitalisasi tersebut kemana dipergunakan, karena sampai sekarang ini PTPN IV yang merupakan milik BUMN tersebut dinilai tidak melaksanakan plasma terhadap masyarakat, jadi dikemanakan dana revitalisasi tersebut,” tanya Muis.
Untuk itu kita dari Korwil 7 LIRA Sumut meminta kepada Bupati, Gubernur, DPRD Kabupaten Mandailing Natal dan DPRD Propinsi Sumatera Utara untuk segera menyelesaikan permasalahan PTPN IV ini secepatnya, sebelum apa yang tidak kita inginkan terjadi seperti kejadian masuji dan bima. “Kita juga meminta kepada Kapolda Sumatera Utara untuk menangkap dan memproses penanggung jawab PTPN IV baik ia yang ada di Propinsi Sumatera Utara maupun yang ada di Kabupaten Mandailing Natal ini, karena di duga telah melanggar Undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan,” ujar Muis.
Dilanjutkan Muis bahwa PTPN IV diduga telah melakukan perambahan hutan lindung yang berada di bukit randang dan telah melakukan perampasan lahan masyarakat, dan apabila memang pihak penegak hokum mau meminta bukti-bukti kejahatan PTPN IV kita siap untuk memberikannya. “Kita siap untuk memberikan bukti-bukti kejahatan PTPN IV tersebut, sehingga pihak penegak hokum dapat menjalankan hukum terhadap PTPN IV ini, karena masyarakat sudah sangat resah dengan kehadiran PTPN IV tersebut di Bumi gordang Sembilan ini, dan kita tidak mau masyarakat yang menjadi korban akibat dari kekebalan hokum PTPN IV tersebut,” tegas Muis pula.(nPD04.portibi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Staf Khusus Wali Kota Siantar Akan Laporkan Media Lokal

    Staf Khusus Wali Kota Siantar Akan Laporkan Media Lokal

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Akibat pemberitaan dinilai tak benar, Staf Khusus Wali Kota Pematangsiantar, Eliakim Simanjuntak akan melaporkan media lokal, Harian Siantar Metropolis. Hal ini disampaikan kuasa hukum Eliakim, Martin Simanjuntak, Selasa 27 September 2011 di kantin Pengadilan Negeri (PN) Kota Pematangsiantar. Dihadapan sejumlah wartawan, Martin didampingi Eliakim Simanjuntak menyatakan akan melaporkan media tersebut. Menurut Martin, ini […]

  • Pemkab Madina Pawai Obor Sambut 1 Muharram 

    Pemkab Madina Pawai Obor Sambut 1 Muharram 

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1447 Hijriah dengan menyelenggarakan pawai obor dari Masjid Hj Zuliyani Lubis, Aek Lapan sampai ke pusat Kota Panyabungan. Pawai yang berlangsung pada Kamis malam, 26 Juni 2025, ini dipimpin oleh Pj. Skeretaris Daerah Drs. M. Sahnan Pasaribu dengan mengusung […]

  • Sakit, 2 Calhal Kloter 15 Asal Madina Ditunda Keberangkatannya

    Sakit, 2 Calhal Kloter 15 Asal Madina Ditunda Keberangkatannya

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – 351 Orang Jemaah calon haji (calhaj) kelompok terbang (kloter) 15, sore ini Senin 27/5/2024 kembali diberangkat dari Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, menuju Asrama Haji Medan. Dari Calhaj yang berangjat hari ini, 2 terpaksa ditunda keberangkatan nya karena sakit. ” 351 calhaj terbagi dari 131 laki-laki, 220 perempuan, dan 7 […]

  • Blus Ayu Ting Ting Paling Diburu

    Blus Ayu Ting Ting Paling Diburu

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Penampilan sangat berarti bagi kaum wanita. Dimanapun berada, wanita pasti ingin terlihat cantik dan modis. Seperti kata Cygnus The Legend, “Memang penampilan bukanlah segalanya, tapi segalanya berawal dari penampilan”. Begitu juga bagi para wanita, pakaian merupakan bagian penting dari penampilan. Bagi wanita, ada saja kiat yang dilakukan untuk show up. Termasuk berburu pakaian yang […]

  • Saksi Sejarah yang mulai punah

    Saksi Sejarah yang mulai punah

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bukti-bukti sejarah di Natal kini terlihat tidak terawat. padahal bukti-bukti sejarah ini merupakan aset daerah yang tidak ternilai harganya (MOL)

  • Tanam Perdana di Simpang Tolang

    Tanam Perdana di Simpang Tolang

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Danramil Kotanopan beserta para kelompok tani melakukan  Tanam perdana Benih  padi oleh Dinas Pertanian Kab. Madina  di Desa Simpang Tolang Kec.Kotanopan, Jumat, (26/6). (hol)  

expand_less