Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Warga Giring Dua Truk Pengangkut Kayu ke Polsek Ranah Batahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 10 Sep 2022
  • print Cetak

Warga mendatangi kantor Polsek Ranah Batahan, Pasaman Barat, Sumbar, menyerahkan dua truk bermuatan kayu gelondongan, Jumat malam (9/9/2022).

PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Dua truk bermuatan kayu gelondongan ditangkap warga dan menggiringnya ke Polsek Ranah Batahan, Jum’at (9/9/2022).

Truk itu digiring puluhan warga ke kantor Polsek Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada Jum’at malam.

Kayu-kayu itu diduga ditebangi secara ilegal di kawasan sepanjang Sungai Batang Batahan, Kecamatan Ranah Batahan.

Penangkapan truk ini terjadi dalam aksi sweeping oleh warga di jalan raya titik Jorong Muara Mais Parkandangan, Ranah Batahan.

Pihak polsek menerbitkan dokumen serah-terima truk dan kayu hasil “tangkapan” warga tersebut. Salinannya diterima perwakilan warga.

Hanya saja, sekira pukul 3.00 WIB Sabtu dini hari, dua truk berisi kayu gelondongan dan para supir dibebaskan pihak polisi. Pembebasan itu karena pihak truk mampu menunjukkan dokumen perizinan pengambilan dan angkutan kayu.

Dua truk bermuatan kayu saat diparkir di sekitar Polsek Ranah Batahan, Pasaman Barat, Sumbar sesaat setelah diserahkan warga kepada pihak polisi, Jum’at malam (9/9/2022).

Warga di dua kecamatan menyatakan resah terhadap aksi penebangan kayu-kayu hutan di sepanjang Sungai Batang Batahan, Kecamatan Ranah Batahan dan Kecamatan Koto Balingka.

Aksi penangkapan truk pengangkut kayu itu adalah bagian dari komitmen warga dua kecamatan itu memberantas penambangan emas ilegal (illegal mining) dan penebangan kayu yang diduga ilegal (illegal logging) yang disuarakan pada aksi unjukrasa di halaman kantor bupati Pasaman Barat tanggal 11 Agustus 2022 lalu.

Pada unjuk rasa yang digerakkan Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Ranah Batahan Bersatu (Hipemaratu) itu meminta bupati Pasaman Barat dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas mafia dugaan ilegal mining dan ilegal logging yang terjadi di hulu Sungai Batang Batahan dan Sungai Batang Taming berdasarkan undang-undang dan peraturan yang berlaku.

Pengunjukrasa memberi tempo 7 hari kepada bupati dan aparat penegak hukum untuk menindak dugaan illegal mining dan illegal logging itu. Jika pemerintah dan aparat dinilai lemah, maka warga akan melakukan tindakan sendiri di lapangan berdasar kearifan lokal masyarakat.

Peliput: T Nasution
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diputuskan, Nilai UN Tidak Dipakai untuk Kelulusan SNM PTN

    Diputuskan, Nilai UN Tidak Dipakai untuk Kelulusan SNM PTN

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti) Muhammad Nasir memastikan, nilai ujian nasional tidak dipakai dalam pertimbangan kelulusan SNM PTN. Dengan keputusan itu, Nasir mengatakan segera mengoreksi Peraturan Menristek-Dikti tentang penerimaan mahasiswa baru. Sebab dalam peraturan ini, Nasir menetapkan bobot nilai unas dalam pertimbangan kelulusan SNM PTN sebesar 10 persen. Pertimbangan lainnya dari nilai […]

  • "Balita Diculik di Teras Rumah"

    "Balita Diculik di Teras Rumah"

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi penculikan anak di Jakarta kembali merebak. Seorang bayi diculik saat tengah ditinggal menjemur pakaian oleh neneknya di rumahnya kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sementara polisi kesulitan mengidentifikasi penculik karena minimnya data. Siti Rokayah menangis histeris meratapi penculikan yang menimpa cucunya Firzansah Erza Gifari satu setengah tahun. Ia terpukul sebab kejadian penculikan saat Siti Rokayah […]

  • Kita Belum Merdeka

    Kita Belum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Namun, sesungguhnya bangsa ini belum benar-benar merdeka. Indonesia sejatinya masih terjajah. Lihat, misalnya, tingkat kesejahteraan rakyat yang masih jauh dari apa yang dicita-citakan dalam konstitusi. Pendapatan perkapita Indonesia pada tahun 2015 hanya menempati urutan ke-115 dari 185 negara yang ada di dunia, dengan jumlah US$ 3,362 pertahun. Angka itu […]

  • Meski Pemda Tawarkan Pengangkatan Tanpa Tes, Pengunjuk Rasa Tetap Minta Pembatalan Pengumuman PPPK Madina

    Meski Pemda Tawarkan Pengangkatan Tanpa Tes, Pengunjuk Rasa Tetap Minta Pembatalan Pengumuman PPPK Madina

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dari kalangan pelamar PPPK yang menganggap terzolimi dengan petugas Satpol PP dan Polisi sempat terjadi karena 30 menit massa berorasi di depan pintu masuk kantor bupati, tak satupun pejabat menemui pengunjuk rasa. Rabu 27/12/2023. Kedatangan para pelanar PPPK yang dinyatakan kalah ke Kantor Bupati […]

  • Tradisi Marturi Nyaris Punah

    Tradisi Marturi Nyaris Punah

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Tradisi Marturi, sebagai salah satu sastra lisan Mandailing, sudah nyaris punah. Itu terjadi akibat minimnya regenerasi dalam tradisi Marturi. Hal itu diungkap budayawan Mandailing, Askolani Nasution di Panyabungan, Mandailing Natal usai mendampingi tim peneliti dari Pusat Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (4/5/2017). Padahal, menurutnya, hanya melalui tradisi Marturi berbagai kaidah dan etika […]

  • Ivan Batubara Gagas Bengkel Mujahid Ekonomi di Madina

    Ivan Batubara Gagas Bengkel Mujahid Ekonomi di Madina

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kadin Sumut, Ivan Iskandar Batubara menggagas pendirian Bengel Mujahid Ekonomi dalam upaya pengembangan ekonomi di Mandailing Natal (Madina). Bengkel Mujahid ini berfungsi mencetak pengusaha-pengusaha yang memiliki jiwa tarung yang tinggi, bermartabat serta menjadi pengusaha pembayar zakat baru. Itu dikatakan Ivan dalam Rapat Kerja Kadin Sumut dan Kadin Madina Dalam […]

expand_less