Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

SK Penugasan Tengku Erry jadi Plt Gubernur Sudah Diteken Mendagri

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
  • print Cetak

 

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menandatangani surat penugasan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, menjalankan tugas gubernur, pascapenahanan Gatot Pudjo Nugroho yang berstatus tersangka kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

“Setelah menerima pemberitahuan dari KPK, surat sudah kami siapkan. Prinsipnya juga sudah disiapkan. Hari ini (Rabu,red) ditandatangani pak Tjahjo,” ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri, Sumarsono kepada JPNN, Rabu (5/8) malam.

Surat penugasan itu, menurut Sumarsono,  sangat diperlukan karena sesuai dengan perintah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, jika gubernur berhalangan dan tidak bisa menjalankan tugas sehari-hari, maka tugas akan dilaksanakan oleh wakil gubernur.

Saat ditanya kapan surat akan dikirimkan, Sumarsono mengatakan dalam waktu dekat. Bahkan untuk memastikan hal tersebut, dirinya sendiri yang akan turun langsung ke Sumut, untuk mengantarkannya langsung ke pimpinan DPRD Sumut.

“Mungkin saya akan antar sendiri ke Sumut. Ini untuk etika pemerintahan yang baik dan memastikan penjelasan tidak ada keraguan. Surat berisi penjelasan mengangkat wakil gubernur melaksanakan tugas sehar-hari gubernur,” ujar Sumarsono.

Sumarsono mengakui pascapenahanan Gatot, permasalahan hukum di Sumut hingga saat ini masih berkembang. Pasalnya, Wakil Gubernur Tengku Erry juga diketahui diperiksa di Kejaksaan Agung, terkait dugaan korupsi dana bantuan sosial yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Sumut tahun 2011-2013.

Hanya saja untuk saat ini, Kemendagri kata Sumarsono, belum dapat mengambil sikap. Apalagi Tengku Erry baru diperiksa sebagai saksi. Meski begitu pemerintah pusat katanya, tidak akan tinggal diam jika nantinya Kejagung sampai menetapkan Tengku Erry sebagai tersangka dan terhadapnya dilakukan penahanan.

“Kalau wakil ditahan, langsung kami tunjuk lewat mandat, Sekda jadi pelaksana harian. Kemudian ketika juga inkrah (berkekuatan hukum tetap, red) kami angkat Penjabat Kepala Daerah sampai ada pemilihan ulang bagi gubernur definitif. Jadi tergantung kecepatan hukum dan kecepatan administrasi,” ujar Sumarsono.(jpnn)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Permintaan Hewan Qurban di Madina Berkurang

    Permintaan Hewan Qurban di Madina Berkurang

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hinga sepekan menjelang hari Raya Idul Adha permintaan hewan qurban masih rendah dibanding masa yang sama tahun lalu di Mandailing Natal (Madina). Kondisi ini menurut pedagang hewan, akibat pereknomian masyarakat sedang turun. Abdul Hakim penjual hewan qurban kepada wartawan, Senin (21/9/2014) di lokasinya, Lintas Timur, Kelurahan Kota Siantar, Panyabungan mengatakan […]

  • KEK Pantai Barat Batu Loncatan Ekonomi Madina

    KEK Pantai Barat Batu Loncatan Ekonomi Madina

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gagasan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Barat Madina di Kecamatan Batahan dan sekitarnya oleh Bupati Madina Dahlan Nasution dianggap menjadi batu loncatan bagi bangkitnya industrialisasi di Madina. Itu disampaikan Irwan Daulay, pengamat pembangun Madina, kepada wartawan, Jumat (2/8/2019). Potensinya sangat besar oleh dukungan Raw Material (bahan baku) yang melimpah, […]

  • Pedagang: Rahudman yang bakar Sukaramai!

    Pedagang: Rahudman yang bakar Sukaramai!

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pedagang Pasar Sukaramai yang menjadi korban kebakaran pada, Minggu (17/10) kemarin sekira pukul 19.45 WIB sangat marah dengan Walikota Medan, Rahudman Harahap. Saat kejadian kebakaran yang meludeskan sekitar 886 kios pedagang itu, dikarenakan terlambatnya mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Tidak itu saja, pagar pasar tersebut terkunci sehingga pedagang tidak dapat menyelamatkan […]

  • Dua Hari Pasca Camp PT Sorikmas

    Dua Hari Pasca Camp PT Sorikmas

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mining Dibakar Kapolsek Ngaku Dianiaya, Solatiyah Ngadu ke Medan MADINA- Pembakaran camp PT Sorikmas Mining, Minggu (29/5) lalu, menyisakan sejumlah cerita. Saat peristiwa itu, Kapolsek Siabu AKP S Daulay mengaku dipukul dan ditendang warga hingga babak-belur. Sedangkan korban penembakan, Solatiyah, kemarin mengadukan kasus penembakan itu ke Bitrah Indonesia di Medan. Kedatangan mereka ke Bitrah Indonesia […]

  • Kabupaten Akan Jauh dari Berkah Jika Bupatinya Hasil Politik Uang

    Kabupaten Akan Jauh dari Berkah Jika Bupatinya Hasil Politik Uang

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perjalanan satu kabupaten tak akan mendapatkan berkah jika dipimpin seorang bupati hasil permainan politik uang di Pilkada. “Jika berkah jauh dari kabupaten, maka alamat akan terjadi ketidak-bagusan kepemimpinan. Akhirnya rakyat juga yang akan merugi selama 5 tahun kepemimpinannya,” kata Lagut Lubis, warga Panyabungan kepada mandailing Online, Rab u (6/1). Itu dikatakannya […]

  • Gagalnya Revisi UU ITE

    Gagalnya Revisi UU ITE

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Susi Ummu Ameera Pegiat literasi tinggal di Medan “Iklim demokrasi pasti mati” begitulah ungkapan Muslim Arbi sebagai pengamat sosial politik dalam menanggapi hasil survey Indikator Politik Indonesia yang memperlihatkan bahwa 53,7 persen anak muda setuju UU ITE direvisi. Ungkapan seperti ini adalah wajar. Kita bisa melihat semakin banyak masalah yang muncul dan demokrasi tidak […]

expand_less