Selasa, 28 Apr 2026
light_mode

Format Pusi Demo di Kejaksaan Cabang Sibuhuan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
  • print Cetak

 

Usut Tuntas Pemalsuan Dokumen Honorer K-II

 

PALAS – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Birokrasi (Format Pusi) Kabupaten Palas melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpian cabang Sibuhuan, tepatnya di Jalan Kihajar Dewantara Padang Luar Sibuhuan, Selasa (19/5). Saat itu, pengunjuk rasa meminta kejaksaan mengusut tuntas dugaan adanya permainan dan pemalsuan dokumen honorer kategori II oleh oknum pegawai di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Palas.

Saat itu, dikatakan, pengangkatan Honorer Kategori II baru-baru ini diduga sarat dengan tindak pemalsuan dokumen. Karean itu, massa meminta agar kepala cabang kejaksaan negeri (Kacabjari) Sibuhuan mengusut tuntas dugaan itu. Diminta, jaksa tidak seperti istilah “singa ompong”.

Dalam orasi yang disampaikan M Alam Daulay selaku Koordinator Lapangan dan didampingi koordinator aksi Imam Sahala Pohan, diminta Kacabjari Sibuhuan tidak ikut membiarkan adanya dugaan pemalsuan dokumen K II ini.

“Untuk itu kami minta agar segera mengevaluasi kembali berkas tenaga honorer Kategori II palas yang diduga banyak bodong,” teriak pendemo sembari meminta Kacabjari Sibuhuan untuk memberikan tanggapan.

Dalam kesempatan itu, Kacabjari Sibuhuan Hariyanto Saragih SH menyahuti aspirasi yang disampikan Format Pusi Palas. Dikatakanya, aksi unjukrasa ini salah arah dan sasaran. Sebab jika terindikasi adanya pemalsuan dokumen sesuai pasal 263 KUHPidana merupakan tindakan pidana umum.

“Yang lebih berkompeten dalam melakukan penyelidikan adalah Polri, bukan Kejaksaan. Penyelidikan dapat dilakukan pihak Kepolisian. Jika adanya pengaduan keberatan dan alat bukti yang mengarah kepada tindakan pemalsuan dokumen tersebut. Sehingga jika sudah ditangani pihak kepolisian, untuk selanjutnya dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan dengan dokumen berita acara pemeriksaan (BAP) secara lengkap. Barulah pihak kejaksan dapat menindak lanjuti untuk diusut sampai tuntas dalam mengungkapkan kasus tersebut,” terangnya.

Usai mendapatkan jawaban dari Kacabjari Sibuhuan, massa meninggalkan kantor kejaksaan. Dilanjutkan dengan orasi ke DPRD Palas. Sesampai di DPRD massa diterima Ketua Komisi A Syaiful Bahri Daulay dan Wakil Ketua Komisi C Zulfan Hadi Hasibuan. Kedua anggota DPRD ini berjanji akan menyampaikan aspirasi ini untuk dilanjutkan ke komisi B yang membidangi tentang CPNS.

“Akan disampikan kepada Pimpinan Dewan untuk segera disikapi dengan pembentukan Pansus pembahasan pemalsuan dokumen kategori honorer K II Palas,” ujar keduanya.

Selanjutnya, setelah menerima jawab dari DPRD, massa membubarkan diri secara tertib.

Sumber : metrosiantar

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD dituding berbohong

    Ketua DPRD dituding berbohong

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Ketua DPRD Padangsidimpuan, Aswar Syamsi, dituding melakukan pembohongan publik, karena menyebut isi surat mosi tidak percaya yang dilayangkan 15 anggota dewan sebagai fitnah. “Tidak ada fitnah dalam mosi tidak percaya kami kepada Ketua DPRD, ” kata Ketua Fraksi Gabungan Karya Bersatu, Erwin Nasution, pagi ini. Erwin merupakan seorang dari 15 anggota dewan yang […]

  • KPUD masih Tunggu Dana Untuk Susun Tahapan Pemilukada Ulang Madina

    KPUD masih Tunggu Dana Untuk Susun Tahapan Pemilukada Ulang Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilukada ulang belum juga dijadwalkan atau disiapkan. Ini dikarenakan belum adanya dana yang dibutuhkan. Hal itu disampaikan Ketua KPUD Madina, Jefri Antoni SH saat dihubungi METRO melalui telepon selulernya, Selasa (4/1). “Kita kan masih menunggu dana, karena tanpa dana itu KPUD tidak […]

  • Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    Kronologi PT. Palmaris vs Warga Batahan

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Kecamatan Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay. Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara sampai era […]

  • Sosialisasi JKN dan BPJS-Kes di Madina

    Sosialisasi JKN dan BPJS-Kes di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) bersama PT.Askes Cabang Padangsidimpuan melaksanakan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS-Kes) di Panyabungan, Senin (4/11/2013). Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution mengungkapkan paska terbitnya Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan BPJS, saat ini pemerintah sedang […]

  • Pelantikan Bupati Padang Lawas Ditunda

    Pelantikan Bupati Padang Lawas Ditunda

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memutuskan pelantikan Ali Sutan Harahap sebagai bupati defenitif Padanglawas (Palas), Sumatera Utara ditunda. Keputusan PTUN Jakarta tersebut dikeluarkan Jumat (9/11) lalu.“Kami sudah menerima salinan putusan PTUN Jakarta itu,”kata kuasa hukum mantan Bupati Palas Basyrah Lubis dari Kantor Hukum Izha & Izha, Jamaluddin Karim di Jakarta, Minggu […]

  • ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    ARSIP: MENJAGA KEHIDUPAN MANUSIA

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    ARTIKEL (Mandailing Online) – Beberapa tahun yang silam, Kabupaten Pringsewu di Lampung mendadak heboh. Seorang pemuda berkebangsaan Belanda bertemu dengan ibu kandungnya yang berwarga negara Indonesia setelah berjuang mencari informasi terkait ibunya selama bertahun tahun. Pertemuan yang mengharukan seluruh perasaan warga dari kedua bangsa, meluluhlantakkan segala emosi dan perasaan sebagai manusia biasa. Setelah berpisah kurang […]

expand_less