Sabtu, 2 Mei 2026
light_mode

Seleksi CPNS Madina Curang?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Wakil Ketua DPRD Madina Fahrizal Efendi Nasution mengatakan kuat dugaan hasil seleksi CPNS 2010 yang diumumkan pada Rabu (22/12/2010) oleh Pemkab Madina sarat kolusi korupsi dan nepotisme (KKN) sebab pengumumannya tidak transparan karena skor dan ranking pemenang tidak dipublikasikan.

“Sudah banyak laporan masyarakat yang masuk ke kantor dewan meminta pengumuman hasil seleksi CPNS ditinjau ulang, sebab kuat dugaan masyarakat, sejumlah orang yang menang adalah orang-orang yang mempunyai hubungan dekat dengan Kaban Kepegawaian Daerah Kabupaten Mandailing Natal,” sebut Rizal di Panyabungan, Kamis (23/12/2010).

Dikatakannya, dewan akan menyahuti berbagai laporan masyarakat karena selama ini dewan juga sudah mendengar isu KKN akan terjadi sehingga kesempatan kerja bagi orang yang tidak memiliki uang akan sirna serta kualitas yang diharapkan tidak akan terwujud.

“Dari berbagai pernyataan Pj Bupati Mandailing Natal Aspan Sopyan ketika melakukan peninjauan pelaksanaan ujian CPNS bahwa calon yang akan direkrut murni untuk mencari orang yang berkualitas dan tidak ada permainan KKN, ternyata hanya untuk mendinginkan situasi saja,” sebutnya.

Banyak kecurigaan yang timbul terkait hasil seleksi CPNS sehingga DPRD harus membuat pansus untuk menelusuri dugaan KKN tersebut serta meminta hasil skor setiap formasi pada Universitas Padjajaran Bandung dengan apa yang telah diumumkan Badan Kepegawaian Daerah Madina.

“Kita berharap masyarakat yang menjadi korban akibat ulah sejumlah oknum yang memberikan iming-iming bisa meloloskan setiap calon PNS dengan memintai uang, tidak takut mengadu kepada wakil rakyat” sebutnya.

Secara terpisah, Ketua PMII Madina Pendi menuturkan, pihaknya juga meminta DPRD Madina untuk membentuk pansus untuk mengusut penerimaan CPNS 2010 sebab wakil rakyat punya hak dan wewenang untuk melakukan penelusuran demi membuktikan dugaan KKN yang menjadi bahan pembicaraan di masyarakat.

“Setelah pengumuman sudah banyak terdengar bahwa si A, B,C dan Z bayar sekian puluh juta dan yang tidak memberikan setoran terhadap oknum-oknum tertentu tidak ada yang menang, bahkan ada yang sudah bayar juga tidak menang,” sebutnya.

Sementara Ketua Eksekutif DPD LSM LIPAD Madina Abdul Latif Lubis mengatakan, pihaknya akan membuka posko pengaduan CPNS 2010 sebab banyak dugaan modus yang dilakukan calo yang sudah diketahui nama-namanya mulai dari tawaran uang yang bervariasi terkait formasi yang dituju dengan nilai uang Rp 80 juta hingga Rp 100 juta.

“Kita harus menegakkan supremasi hukum dan reformasi birokrasi yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga barang siapa yang merasa dirugikan dalam penerimaan CPNS 2010 akan kita fasilitasi sampai ke jalur hukum,” sebutnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi untuk Penyegaran Instansi

    Mutasi untuk Penyegaran Instansi

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyebutkan mutasi atau rotasi pegawai penting untuk penyegaran instansi di lingkungan Pemkab Madina. Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan arahan pada pelantikan 3 pejabat eselon III yang dilaksanakan di aula kantor Bupati Madina, Senin (24/1) sore. “Penyegaran disetiap instansi merupakan kehidupan berorganisasi […]

  • Iskandar Hasibuan Masih Diharapkan Pimpin PDI Madina

    Iskandar Hasibuan Masih Diharapkan Pimpin PDI Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Konvercab DPC PDI Perjuangan zona 2 diperkirakan berlangsung pada 12 Juli 2019 di Sibolga, Sumatera Utara. Konvercab untuk zona 2 itu meliputi 10 Dewan Pimpinan Cabang atau tingkat Kabupaten. “Sejauh ini figur yang mampu memimpin DPC PDI Perjuangan Madina masih Iskandar Hasibuan,” ujar kader muda PDI Perjuangan, Ricky Saputra Harahap,ST […]

  • Tertibkan Kafe Penyedia Wanita Penghibur!

    Tertibkan Kafe Penyedia Wanita Penghibur!

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALUTA, – Maraknya sejumlah kafe yang menyediakan wanita penghibur atau plus-plus di daerah Kecamatan Portibi, khususnya di Desa Padang Bulan akhir-akhir ini makin meresahkan. Untuk itu diminta kepada Satpol PP Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) untuk segera melakukan penertiban. Ketua Ikatan Mahasiswa Portibi dan sekitarnya, PR Harahap mengharapkan agar Pemkab Paluta melalui Satpol PP untuk […]

  • PT. Inanta Jangan Diberi Izin

    PT. Inanta Jangan Diberi Izin

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Bupati Madina Hidayat Batubara diminta tegas, jangan memberikan izin kepada PT. Inanta karena dinilai akan membawa bencana kepada masyarakat sekitar Kecamatan Batang Natal. Kordintor ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) wilayah Sumut dan NAD, Syahrir Nasution SE kepada Mandailing Online melalui telpon selulernya, Selasa (14/2) menyatakan, lokasi yang diminta PT Inanta berlokasi pada […]

  • Ruhut sebut PKI, Yogya boikot PD

    Ruhut sebut PKI, Yogya boikot PD

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pernyataan Ruhut Sitompul yang menyebut aksi sidang rakyat Yogyakarta mirip aksi PKI menuai kiritk keras dari masyarakat Yogyakarta. Bahkan, masyarakat Yogyakarta juga berencana memboikot Bahkan masyarakat Yogyakarta menantang Ruhut Sitompul untuk datang dan berbicara langsung dihadapan masyarakat Yogya. “Kalau Ruhut Sitompul kalau belum mati, belum bisa dia berhenti bicara yang tidak enak. Bukan […]

  • MEMAKNAI  IDUL FITRI

    MEMAKNAI IDUL FITRI

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (PERSFEKTIF SOSIOLOGIS, ANTROPOLOGIS, DAN TEOLOGIS) Oleh : Moechtar Nasution Kepala Pusat Penelitian STAIM Kajian tentang agama dipastikan akan berkembang sesuai dengan transfromasi zaman karena agama memiliki nilai universal.Kendatipun perubahan sosial kerap merubah orientasi dan makna agama namun eksistensi agama tetap penting dalam kehidupan masyarakat sebab membicarakan masyarakat tanpa melihat agama sebagai salah satu komponen akan […]

expand_less