Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Kades Jangan Takut Gunakan Dana Desa, Selalu Kordinasi Dengan TP4D

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 30 Agt 2017
  • print Cetak

 

Ridwan Rangkuti,SH.MH


PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh kepala desa di Mandailing Natal (Madina) dihimbau jangan takut menggunakan Dana Desa di jalan yang benar.

Jika ada oknum pejabat dari pemerintah kecamatan atau pemerintah kabupaten yang meminta jatah dengan iming-iming mampu mengamankan supaya tidak dilayani.

Hal itu ditegaskan Penasehat Hukum Pemkab Madina, Ridwan Rangkuti,SH.MH kepada wartawan, Selasa  (29/8/2017).

Dia menghimbau seluruh kepala desa supaya selalu melakukan kordinasi dengan Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) di kantor Kejaksaan Negeri Madina atau kepada Bagian Hukum Pemkab Madina.

TP4D merupakan instrument kejaksaan yang mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melakukan pencegahan pelanggaran hukum dalam pengelolaan keuangan negara termasuk Dana Desa yang merupakan program nasional bersumber dari APBN.

“Untuk itu para kepala desa jangan takut menggunakan Dana Desa selalu berkordinasi dan belajar kepada TP4D di Kantor Kejaksaan Negeri, atau belajarlah kepada Bagian Hukum Pemkab Madina,” kata Ridwan.

Penggunaan DD mulai dari perencaan kegiatan, penetapan kegiatan proyek, pelaksanaan kegiatan, dan pencairan Dana Desa harus melalui musyawarah desa yang melibatkan seluruh perangkat desa, BPD, LKMD, NNB, tokoh masyarakat, alim ulama, dan harus dihadiri pihak pemerintah kecamatan, Pendamping Penggunaan Dana Desa dan TP4D.

“Kepala Desa jangan bertindak sendiri dalam mengelola Dana Desa, karena jika terjadi penyimpangan penggunaan Dana Desa resikonya masuk penjara. Jangan gunakan Dana Desa jika belum faham cara penggunaannya mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Dan jangan takut untuk menolak setiap permintaan dari siapapun yang tujuannya menggunakan Dana Desa itu secara tidak benar,” sebut Ridwan yang juga Ketua Persatuan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tapanuli Bagian Selatan.

“Sebagai Penasehat Hukum tetap Pemkab.Madina, saya selalu siap melayani para kepala desa untuk konsultasi penggunaan Dana Desa tersebut agar tidak terjadi penyimpangan yang berpotensi menjadi tindak pidana korupsi, silahkan hubungi saya melalui telpon atau WA di nomor 08126398750,” ujar Ridwan.

Dikatakannya, telah banyak kepala desa di daerah lain masuk penjara gara-gara menggunakan Dana Desa dengan tidak benar.

Tindak pidana korupsi Dana Desa berawal pada tahap pencairan. Pihak Pemerintah Kabupaten melalui Bagian Pemerintahan Desa, Kantor PMD, dan pihak penegak hukum meminta jatah kepada kepala desa, dengan dalih bisa diamankan, ternyata setelah dana diberikan oleh kepala desa kepada oknum-oknum tersebut, kepala desa tidak dapat mempertanggungjawabkannya, akhirnya masuk penjaran.

“Saya harap kasus ini tidak terjadi di Madina. Kepala Desa harus berani menolak dan melaporkan siapa saja yang meminta uang Dana Desa yang tidak sesuai dengan peruntukkannya. Jika yang bersangkutan aparat Pemkab Madina, laporkan kepada saya, dan saya akan.tindak lanjuti kepada Bupati, dan jika pihak lain, saya akan laporkan kepada penegak hukum,” tegas Ridwan Rangkuti.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC Khusus Ikanas Madina Salurkan Bantuan untuk 50 Masjid

    DPC Khusus Ikanas Madina Salurkan Bantuan untuk 50 Masjid

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Natal) – Selama 3 (tiga) hari ke depan DPC Khusus Ikanas (Ikatan Keluarga Nasution dohot Anak Boruna) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan mendistribusikan bantuan untuk 50 masjid yang tersebar di wilayah Madina. Ketua Ikanas Khusus dr. Syarifuddin Nasution didampingi Kepala Biro Ekonomi dan Bisnis DPD Ikanas Sumatera Utara Drs. H. Syafaruddin Nasution kepada […]

  • Nikah Beda Agama, Bukti Negara Abai Menjaga Akidah Umat

    Nikah Beda Agama, Bukti Negara Abai Menjaga Akidah Umat

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Hadijah S.Pdi Pemerhati Kebijakan Publik Pernikahan beda agama tengah menuai perhatian publik. Permohonan pencatatan sipil di pengadilan pun terus muncul dari tahun ke tahun. Berdasarkan UU Adminduk, hakim juga mendasarkan putusannya pada alasan sosiologis yaitu keberagaman masyarakat. Pasal 35 huruf a undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan diatur bahwa pencatatan perkawinan […]

  • Gatot Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo

    Gatot Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan Buruk KABAJAHE- Dari hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2010, Kabupaten Karo berada di urutan ke-22 dari 25 kabupaten/kota se-Sumatera Utara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Diharapkan dengan kepala daerah yang baru ini, Karo dapat berbenah ke arah yang lebih baik. Demikian pesan Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pudjonugroho ST pada acara pengambilan […]

  • Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Sekolah Sepak Bola (SSB) sudah hadir di Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina). SSB ini didirikan 3 bulan lalu oleh Ibrahim Iksan, pria ini juga Kanit Reskrim di Polsek Muara Sipongi. Meski keseharian sebagai polisi, tetapi kecintaannya kepada sepak bola menyebabkan munculnya keinginan mendirikan sekolah sepak bola. Selain sekolah, […]

  • Bolehkah Pria Divasektomi?

    Bolehkah Pria Divasektomi?

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ancaman ledakan penduduk yang menghantui Indonesia membuat pemerintah terus menggalakkan program keluarga (KB). Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), terus berupaya untuk meningkatkan jumlah akseptor (pengguna alat kontrasepsi) KB di Tanah Air. Salah satunya dengan mengajak kaum pria untuk menjadi akseptor KB dengan cara vasektomi. Para ulama di Tanah Air yang tergabung dalam wadah Majelis […]

  • Mewaspadai  Agenda Moderasi di Sekolah Negeri Berbalut Toleransi

    Mewaspadai  Agenda Moderasi di Sekolah Negeri Berbalut Toleransi

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Jagat berita nasional sedang diramaikan kasus penggunaan seragam hijab yang dikabarkan mengundang pemaksaan. Meskipun telah beredar klarifikasi dari pihak alumni sekolah yang menjadi objek kasus, bahwa dirinya tidak pernah merasa dipaksa untuk mengikuti peraturan sekolah yang mewajibkan berbusana muslim. Ia justru menyatakan dengan rela dan senang […]

expand_less