Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

FILM “BIOLA NAMABUGANG” KEMBALI MENJADI OBJEK PENELITIAN

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Popularitas film daerah berbudaya Mandailing, “Biola Namabugang”, belum juga memudar sejak dirilis akhir tahun 2011 lalu. Film yang menceritakan tokoh Kareen yang diperankan oleh Aulia Sani tersebut baru-baru ini kembali menjadi penelitian tesis S2 di salah satu universitas di Medan. Boru Ritonga, mahasiswa itu, menyebut tertarik pada film produksi Tympanum Novem Films tersebut karena muatan budaya dan jenakanya. “Saya mengangkat masalah ekstrinsik dalam film tersebut, terutama menyangkut muatan budaya Mandailing,” katanya. “Banyak hal menarik di dalamnya, terutama keunikan budaya yang melekat pada tokoh Safii dan Maliki,” tambahnya antusias.

Film “Biola Namabugang” memang menceritakan tokoh Safii dan Maliki yang terisolasi dari kehidupan masyarakat sejak kecil. Mereka lahir dan besar di hutan dan jauh dari sentuhan modernisasi. Itu karena orang tua keduanya melarikan diri ke hutan karena pernikahan satu marga yang ditentang adat. Sentuhan dan konflik budaya makin intens terutama setelah hadir tokoh Kareen, seorang peniliti dari perguruan tinggi luar negeri. Keragaman benturan budaya modern dan tradisional itu yang melahirkan kejenakaan. Itu yang mendominasi seluruh cerita dan menimbulkan daya tarik.

Film ini memang bukan sekedar film komedi badut-badutan. Menurut sutradara sekaligus penulis skenarionya, Askolani Nasution, sejak awal ia memang mengemas komedi dalam film ini secara bernas, sarat makna. “Saya tak ingin memancing tawa penonton hanya dengan adegan-adegan yang sifatnya murahan,” katanya. Ia lalu menambahkan, sebuah film, apapun genrenya, sepatutnya tetap menguji integritas kehidupan manusia, sarat makna, sedapat mungkin menimbulkan kontemplasi berpikir bagi penonton. Film harus mengubah cara berpikir orang, tambahnya.

Memilih film “Biola Namabugang” sebagai objek penelitian ilmiah memang bukan sekali ini saja. Tahun lalu, film yang dibuat dengan dana tujuh juta ini juga pernah menjadi objek penelitian studi S2 di Jurusan Humaniora Universitas Andalas. Lucunya, mahasiswa tersebut bukan penutur bahasa Mandailing. Karena itu, masih menurut Askolani, sebuah budaya acapkali lebih menarik bagi peneliti luar. Peneliti seperti itu biasanya lebih jernih dan logis memposisikan dirinya. Karena itu, kajian tentang Mandailing lebih marak di luar kawasan ini. Arsip-arsip tentang sastra dan budaya Mandailing, misalnya, justru lebih lengkap di universitas luar negeri.

Menanggapi itu, kita sepatutnya merasa miris. Ketika orang diberbagai belahan dunia ini bersemangat membicarakan entitas Mandailing, di kawasannya sendiri ia seperti dilupakan. “Orang, kalau mau mencari buku Dua Sajoli, malah larinya ke universitas Australia. Di sini malah tak ada,” tandas Askolani.

Karena itu, Tympanum Novem Films, setiap tahun secara massif memproduksi film-film berkarakter Mandailing. Selain film “Biola Namabugang”, komunitas ini juga telah memproduksi film berkarakter daerah lainnya, yakni “Tias 1”, “Tias 2”, “Lilu 1”, “Lilu 2”, dan “Senandung Willem”. Saat ini juga sedang dalam proses produksi dua film lainnya, “Si Gotap Ulu” dan “Holong Natarhalang”.

Menanggapi hal itu, Holik Nasution, yang juga anggota komunitas Tympanum Novem Films, mengatakan bahwa usaha-usaha tersebut merupakan usaha memperkenalkan entitas Mandailing ke berbagai kalangan. “Sebagus apapun budaya yang kita miliki, tanpa publikasi yang terkemas baik, tidak akan membuat orang bangga dengan budaya yang kita miliki,” katanya

Reporter : Dahlan Batubara

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajari Madina : Pers Adalah Cahaya

    Kajari Madina : Pers Adalah Cahaya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejarah pers adalah sejarah perjuangan, pers tak terlepas dari perjuangan bangsa. Pers berpihak pada perjuangan. Dan sejarah perjalanan bangsa tak pernah luput dari peran pers dan menjadi catatan pers. Pers juga dituntut melakukan kontrol sosial yang disemangati keseimbangan dan dimensi keadilan agar seluruh sendi kehidupan dan pemerintahan berjalan dalam rel yang […]

  • LP segera miliki ‘bilik cinta’

    LP segera miliki ‘bilik cinta’

    • calendar_month Sabtu, 25 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANJARMASIN – Kementerian Hukum dan HAM sedang mengkaji kemungkinan membangun “bilik cinta” di setiap Lembaga Pemasyarakatan sebagai tempat pertemuan suami-istri narapidana atau tahanan. Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indraya di Banjarmasin mengatakan, pengadaan ruang “bilik cinta” memang sangat penting, namun demikian harus dilakukan pembahasan serius untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Pak Menteri sangat […]

  • Pj Bupati Madina Harus Lirik Dunia Pendidikan

    Pj Bupati Madina Harus Lirik Dunia Pendidikan

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Madina Ir Aspan Sopian Batubara MM diamanatkan menjalankan roda pemerintahan serta memfasilitasi pemilukada ulang harus melihat dunia pendidikan Mandailing Natal yang diduga bobrok selama dipimpin Kadis Pendidikan Madina Drs Musaddad Daulay MM. Pengamat Pendidikan Madina, Ahmad Diapari Pulungan di Panyabungan, Rabu (29/9) meminta pendidikan Madina harus menjadi perhatian perbaikan bagi Pj bupati […]

  • Asmara Subuh dan geng motor meresahkan

    Asmara Subuh dan geng motor meresahkan

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Tim Operasi Antisipasi Asmara Subuh dan Geng Motor di yang sudah siap beroperasi sejak Jumat (20/7) lalu, nampaknya harus bekerja keras. Tim akan melakukan operasi selama 14 hari untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Medan yang tengah menjalankan ibadah puasa. Tak hanya memantau aktifitas ‘asmara subuh’ tetapi juga mengamankan ulah […]

  • Polres Gagalkan Peredaran Ganja, Satu Orang Ditembak

    Polres Gagalkan Peredaran Ganja, Satu Orang Ditembak

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Polres Mandailing Natal (Madina) kembali menggagalkan peredaran ganja, Rabu (13/3) sekira pukul 2.00 Wib dini hari. Jumlahnya sekitar 10 kilo gram yang berasal dari wilayah Kecamatan Panyabungan Timur. Satu dari 4 tersangka yang bernama Martinus Firman Lubis (27), warga Jl. Kamboja No. 8, Kelurahan Simale-male, Sibolga Utara, saat ini sedang mendapat perawatan […]

  • Hasil Seleksi CPNS Ditukangi?

    Hasil Seleksi CPNS Ditukangi?

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pengumunan hasil seleksi CPNS Pemko Medan amburadul dan diduga ditukangi. Pasalnya, Selasa (21/12/2010) sekira pukul 21.00 WIB, Kabid Pengadaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Medan Ayub Saufi dan temannya enggan memberikan pengumuman CPNS Pemko Medan yang sudah distempel dan dijadwalkan akan diberikan Selasa (21/12/2010) malam untuk diumumkan di media cetak, Rabu (22/12/2010). Pantauan wartawan, […]

expand_less