Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

MERANTAU KE TANAH DELI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2015
  • print Cetak

 

Oleh: Basyral Hamidi Harahap

Perjalanan Tuanku Tambusai yang berperang melawan Belanda melintasi pegunungan Bukit Barisan (Mandailing Godang, Angkola, Padang Lawas dan Kota Pinang) kemudian dipandang bagian penting dalam sejarah migrasi orang Mandailing.  Jalur perjalanan itu kemudian dipakai para perantau sebagai jalur pertama ke Sumatera Timur. Gelombang kedua migrasi orang Mandailing dalam jumlah besar terjadi pada tahun 1840-an. Ketika itu perkebunan belum dibuka di Sumatera Timur. Sejak itu migrasi orang Mandailing terus berlanjut. (Pelly, 1994:42,55).

Tanah Deli atau Tano Doli yang kini lebih populer dengan Medan, adalah daerah rantau utama orang Mandailing-Angkola. Para perantau awal Mandailing-Angkola tampil di Medan sebagai guru, guru agama, kerani, kadhi atau pedagang.

Pembauran meraka dengan masyarakat Melayu tidak mengalami kesulitan, karena terutama adanya persamaan agama. Keturunan mereka ditambah dengan para migran yang terus berdatangan sejak akhir abad XIX telah membentuk suatu komunitas tersendiri di Medan.

Hubungan mereka yang erat dengan kalangan feodal Melayu menempatkan mereka pada kedudukan yang terhormat di kalangan masyarakat. Banyak diantara mereka yang menjadi  pejabat agama kesultanan. Salah satu bukti kehadiran mereka di Medan ialah adanya beberapa perkampungan orang-orang Mandailing dan Tanah Wakaf Mandailing di Sungai Mati, tidak jauh dari lingkungan Mesjid Raya Medan dan Istana Maemoon.

Keberhasilan perantau Mandailing di pesisir Sumatera Timur antara lain karena : kesamaan dalam agama dan keyakinan dengan suku Melayu, pendidikan yang lebih baik dengan suku Melayu, dan kurangnya persaingan kelompok-kelompok etnis lain.

Dalam hal ini perantau Mandailing memiliki dua keuntungan, yaitu; 1. Simpati kesultanan kesultanan Melayu, dan 2. Posisi ekonomi mereka yang lebih lama. (Castles,1972:187;Pelly,1994:61).

Perantau yang semakin banyak dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesi pada tahun 1982 membentuk perkumpulan bernama Himpunan Keluarga Tapanuli Selatan (HIMKATAPSEL).

Perkumpulan ini memegang peranan penting dalam mengangkat marwah orang Mandailing-Angkola, misalnya sebagai panitia pengusul Hamonangan Harahap alias Tuanku Tambusai menjadi Pahlawan Nasional pada tahun 1995. Hal yang sama dilakukan perkumpulan ini pada bulan Februari 1998 sebagai pengusul agar Haji Adam Malik ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.

Anggaran dasar perkumpulan ini dibuat oleh Notaris Ny. Sartutiyasmi Agoeng Iskandar, S.H., Notaris di Medan pada hari sabtu tanggal 12 Juni 1982. Penulis memuat dokumen ini, sebagai contoh bagaimana orang Mandailing-Angkola mengelola suatu perkumpulan. Jika disimak sungguh-sungguh, tanpak adanya kesadaran untuk menangkal konflik.

Pada bagian awal anggaran awal dimuat sebuah deklarasi yang berisi uraian tentang filosofi pembentukan perkumpulan ini. HIMKATAPSEL  juga tidak menunjukkan aktivitas yang secara berkesinambungan melaksanakan tugas untuk mencapai tujuan yang sudah digariskan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Kepengurusannya hampir tidak mengalami perubahan selama 16 tahun sejak didirikan pada tahun 1982. Program kerjanya terbengkalai, lebih-lebih banyak di antara pengurusnya yang sudah uzur atau meninggal dunia.

Tetapi sekalipun demikian, sekali-sekali organisasi ini masih melakukan kegiatan mengangkat marwah masyarakat Tapanuli Selatan. Pengurus organisasi ini mengusulkan pengukuhan dua tokoh yang berasal dari Tapanuli Selatan untuk menjadi Pahlawan Nasional, yaitu Hamonangan Harahap yang terkenal dengan nama Tuanku Tambusai dan Haji Adam Malik. (dikutip dari buku “Madina Madani” 2004)

               

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marissa Nasution, Nggak Suka Keringetan

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bintang film Namaku Dick, Cowok Bikin Pusing dan Kejar Cinta Javanua ini senantiasa menjaga penampilan. Agar body-nya yang semok tetap segar, Marissa Nasution selalu rutin berolahraga. Namun ia tetap pilih-pilih jenis olahraganya. Apaan tuh? “Aku nggak suka berkeringat. I am a water girl. Olahragaku itu pokoknya yang ada di air. Berenang jelas yang utama dan […]

  • Baru 4 Kecamatan di Medan Terima Raskin Bulan Mei

    Baru 4 Kecamatan di Medan Terima Raskin Bulan Mei

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Penyaluran raskin untuk bulan Mei 2011 telah dilaksanakan di empat kecamatan di Kota Medan yakni Kecamatan Medan Marelan, Medan Belawan, Medan Tuntungan dan Medan Helvetia. Menyusul kecamatan lainnya setelah melunasi tunggakan bulan April 2011. Hal ini diungkapkan Asisten Kessos Musaddad pada saat rapat evaluasi penyaluran raskin bulan April 2011 di Kantor Walikota Medan, Selasa […]

  • PENGUATAN KEBUDAYAAN MANDAILING

    PENGUATAN KEBUDAYAAN MANDAILING

    • calendar_month Kamis, 3 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : ASKOLANI NASUTION Disampaikan pada Kegiatan Konsolidasi Organisasi Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Mandailing Natal Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Kamis 3 Mei 201       Daya Tarik Mandailing Mandailing memiliki catatan perjalanan yang luar biasa sebagai bangsa. Karena itu, catatan itu idealnya dapat menumbuhkan semangat untuk merevitalisasi kebudayaan Mandailing. Apalagi ketika […]

  • Dema STAIN Madina Gelar Pelatihan dan Seminar bagi Mahasiswa

    Dema STAIN Madina Gelar Pelatihan dan Seminar bagi Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wujudkan Kepemimpinan dan Administrasi yang berkualitas Dewan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) selenggarakan seminar serta pelatihan administrasi bagi Mahasiswa. Kegiatan tersebut bertema ” membangun  kekuatan leadership yang berintegrasi ormawa kampus di era Gen Z” Abdul Bais selaku Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa ( DEMA STAIN […]

  • Kadin Madina Gelar Pelatihan Enterpreneurship

    Kadin Madina Gelar Pelatihan Enterpreneurship

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PUNCAK SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Kadin Madina menyelenggarakan Pelatihan Intrepreneurship terhadap usia produktif. Pelatihan berlangsung di Desa Huta Lombang, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Mandailing Natal, Kamis (14/11/ 2019). Sobir Lubis tampil sebagai pemateri di pelatihan enterpreneurship (wirausaha) itu. Usaha yang dicanangkan saat ini masih fokus di industri penenunan sebagai upaya meningkatkan produk […]

  • Konflik Lahan Warga Tapus Vs PT.M3 Ditangani Poldasu

    Konflik Lahan Warga Tapus Vs PT.M3 Ditangani Poldasu

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      LINGGA BAYU (Mandailing Online) – Konflik antara warga Kelurahan Tapus,  Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal (Madina) versus PT. Madina Madani Mining (M3) soal klaim lahan di kelurahan itu mulai ditangani Polda Sumut. Lahan itu seluas 4 hektar berada di sisi timur Kelurahan Tapus. Menurut warga, lahan itu merupakan tanah adat dan memiliki sertifikat yang […]

expand_less