Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

DPRD Madina Upayakan Bank Untuk Rakyat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 25 Apr 2018
  • print Cetak

Komisi III DPRD Madina di Sleman dengan pihak Bank Sleman

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Belajar dari Bank Sleman di Yogyakarta, Komisi III DPRD Mandailing Natal (Madina) melihat bahwa sudah saatnya Madina mendirikan bank yang dikelola pemkab untuk mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.

Bank Sleman telah terbukti mampu menggenjot laju pertumbuhan produksi di tingkat masyarakat bawah dalam berbagai sektor usaha sehingga kehadiran Bank Sleman telah menjadi trend percontohan daerah-daerah lain di Indonesia.

Berdasar hasil penjajakan Komisi III DPRD Madina dalam kunjungan kerja ke Sleman pertengahan April lalu menunjukkan bahwa model Bank Sleman ini bisa diterapkan di Madina sebagai bank non komersil yang berfungsi mendorong pertumbuhan produksi di kalangan masyarakat bawah.

Bank ini bisa dalam bentuk Perusahaan Daerah juga bisa dalam bentuk Perusahaan Terbatas dimana saham masyarakat bisa memperkuat asset.

Tetapi persoalan bentuk badan bukan menjadi inti perhatian, tetapi bagaimana bank ini kelak mampu berperan aktif dan kuat dalam dinamika permodalan bagi kalangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Madina.

Sebab, ketika harga keret, misalnya, tetap terpuruk dan relatif tak ada tanda membaik menempatkan rakyat seolah tak memiliki kekuatan beralih ke usaha lain,” kata Ketua Komisi III DPRD Madina, Arsidin Batubara,SE didampingi Sekretaris, Ludfan Nasution serta anggota Komisi III, Mulyadi Nasution dan Bakhri Efendi kepada Mandailing Online, di gedung dewan, Rabu (25/4/2018).

Oleh karenanya, menurut Arsidin, untuk mendorong pertumbuhan prduksi di kalangan masyarakat membutuhkan kehadiran bank yang mudah terjangkau rakyat, baik dari segi pelayanan dengan tingkat kerumitan yang rendah serta bunga yang minim atau tanpa bunga dengan model syariah.

Wacana bank ini juga sesuai dengan visi misi Bupati & Waki Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution-Jakfar Sukhairi Nasution tentang upaya kemandirian ekonomi daerah yang tak banyak tergantung terhadap luar.

Kemandirian ekonomi itu menghendaki bahwa masyarakat harus berproduksi. Gerak produksi harus melebar ke segala sektor, bukan saja industri dan perdagangan serta jasa tetapi juga sektor perikanan, peternakan, perkebunan dan tanaman pangan dalam konsep agribisnis maupun agro industri.

Dan itu semua membutuhkan penopang permodalan melalui intervensi pemerintah daerah dalam banyak bentuk termasuk mendirikan lembaga keuangan publik.

Bank Sleman telah membuktikan itu, bank yang dikelola BUMD itu mampu mendorong pertumbuhan produksi masyarakat luas dalam pelbagai sektor. Kehadiran Bank Sleman kini telah menjadi bank pemerintah daerah yang paling sukses di Indonesia menumbuhkan ekonomi rakyat.

Bahkan dalam trend dana desa masa kini, kehadiran bank milik pemkab ini juga bisa menjadi mitra utama BUMDes yang berdiri di desa-desa.

Arsidin menyatakan, bank milik pemkab ini juga tidak akan mereduksi bank-bank konpensional yang sudah ada, bahkan akan menjadi mitra.

Soal kemungkinan adanya kekhawatiran bahwa bank milik pemkab ini akan membebani APBD, Arsidin Batubara menyatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan OJK, termasuk melakukan sharing dengan kalangan akademisi dan praktisi ekonomi dan bank. Tetapi, berdasar masukan-masukan yang diperoleh Komisi III DPRD Madina di Slemen bahwa Madina masuk kategori 4 yakni  di angka 3,5 milyar Rupiah sebagai syarat mendirikan bank.

Pihaknya juga akan membuka pintu diskusi bagi tokoh-tokoh masyarakat agar wacana pendirian bank ini dapat terwujud dengan kondisi baik dan sinergis.

Soal mengapa bukan koperasi, kenapa harus bank? Menurut Arsidin, koperasi sudah dicoba selama ini, tetapi tingkat penguapan dana terlalu banyak sehingga  tingkat daya dorongnya bagi pertumbuhan ekonomi rakyat relatif mandeg.

Dari sisi kredit macet, Bank Sleman menjadi contoh betapa kemacetan kredit sangat rendah. Bank Sleman memiliki banyak pola mengatasi itu, termasuk memperkuat divisi supervisi dan pembinaan calon kreditur juga melakukan kerjasama dengan kejaksaan.

Arsidin dan Ludfan menyatakan, Komisi III masih menyusun langkah-langkah bagi lahirnya peraturan daerah pendirian bank itu. Pihaknya akan mengajukan rancanngan peraturan daerah inisiatif DPRD.

“Kita berharap pimpinan dewan memberikan lampu hijau. Dan kita yakin pimpinan oke, karena unsur pimpinan juga turut serta di pelaksanaan kunjungan kerja ke Sleman itu,” kata Arsidin.

Arsidin juga menyatakan bahwa Komisi III sifatnya hanya menghantar untuk berdirinya bank ini. Kelak akan ada manajemen tersendiri yang menjalankannya.

 

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Lembaga Adat Budaya Mandailing Dikukuhkan

    Pengurus Lembaga Adat Budaya Mandailing Dikukuhkan

    • calendar_month Selasa, 28 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Badan Pemangku Adat Mandailing berhasil menyusun kepengurusan dan mengukuhkan Lembaga Adat Budaya Mandailing (LABM) Kabupaten Mandailing Natal periode 2017-2022, Selasa (28/2) di Bagas Godang Pidoli Lombang, Panyabungan. Berdasar hasil Rapat Kerapatan Adat Raja-Raja Panusunan, Baginda Mangaraja Soaloon yang lebih dikenal dengan Raja Efendi Nasution ditetapkan sebagai Ketua Harian. Pengukuhan Baginda Mangaraja […]

  • Didemo Ibu-ibu, Zainuddin Mars Lari dari Pintu Belakang

    Didemo Ibu-ibu, Zainuddin Mars Lari dari Pintu Belakang

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DPRD Janji Bentuk Pansus InvesTigasi Dugaan Korupsi Amri Tambunan LUBUK PAKAM- Ratusan massa yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang kantor DPRD Deli Serdang, Kamis (26/5) pukul 11.30 WIB. Massa mendesak anggota DPRD menggunakan hak politiknya mempercepat pengungkapan kasus dugaan korupsi Bupati Deliserdang Amri Tambunan serta wakilnya Zainuddin […]

  • Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    Kuatkan Soliditas, KPPG Madina Ziarah ke Barus

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BARUS (Mandailing Online) – Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kabupaten Mandailing Natal melakukan wisata religi di Barus, Tapanuli Tengah, Minggu (14/11). Zubaidah Nasution menjelaskan KPPG Madina berangkat pada Sabtu (13/11) malam menuju Tapanuli Tengah untuk melakukan ziarah ke makam Almarhum Syekh Mahmud bin Abdurrahman atau dikenal Makam Syekh Papan Tinggi dan Makam Al-Mahligai. Ketua KPPG […]

  • Damkar Diduga Tidak Sesuai Spek, Yuri Tidak Ada Penetapan Spek Harus Double Cabin

    Damkar Diduga Tidak Sesuai Spek, Yuri Tidak Ada Penetapan Spek Harus Double Cabin

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Selasa 25/7/2023  lewat, Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution menyerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) mini kepada Dinas Polisi Pamong Praja dan Damkar. Mobil damkar tersebut bahkan di jajal oleh wakil dengan mengetes tekanan air ketika di lakukan penyiraman. Usut punya usut, ternyata mobil damkar tersebut diduga tidak […]

  • Sebaran Listrik Belum Merata, Negara Abai Rakyat Menderita

    Sebaran Listrik Belum Merata, Negara Abai Rakyat Menderita

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Ibu dan Pemerhati Umat Hari ini teknologi maju dengan pesatnya. Berbagai sarana kehidupan tersedia dengan canggih, tentunya harus ditopang oleh sumber energi yang mumpuni juga. Listrik, adalah sumber utama penunjang kemajuan teknologi hari ini. Hampir semua perangkat yang menjadi sarana kemudahan menggunakan sumber energi listrik. Sayangnya energi listrik yang menjadi kebutuhan penting […]

  • Ops Antik Toba 2022, Polres Madina Amankan 11 Bandar dan Pengedar Narkoba

    Ops Antik Toba 2022, Polres Madina Amankan 11 Bandar dan Pengedar Narkoba

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selama Ops Antik Toba berjalan pada tahun 2022 ini Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) berhasil mengamankan 11 bandar dan pengedar narkoba di wilayah hukum Madina. Hal itu diketahui sesuai rilis pers yang digelar di halaman Mako Polres, Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara pada Rabu (23/2) pagi. “Sebelas tersangka yang […]

expand_less