Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

1 Syawal 1431H Diprediksi Bersamaan, 10 September

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2010
  • print Cetak

Surabaya–Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memprediksi Lebaran 2010 akan jatuh pada waktu bersamaan karena konjungsi (ijtimak) terjadi pada Rabu (8/9) pukul 17.20-17.30 WIB. “Hilal akan sulit dirukyat akibat konjungsi (pertemuan matahari dan rembulan) terjadi pada pukul 17.20 WIB. Kalau malam, rukyat akan sulit,” kata Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Hasjim Abbas kepada ANTARA di Surabaya, Sabtu.

Kendati demikian, kata ahli falaqiah (astronomi) PWNU Jatim itu, PWNU Jatim akan tetap melaksanakan rukyatul hilal (melihat hilal/rembulan muda secara kasat mata) di sejumlah daerah.Lokasi “rukyatul hilal” NU se-Jatim antara lain Bukit Condro Dipo Gresik, Pantai Kenjeran Surabaya, Pantai Serang Blitar, Pantai Ngliyep Malang, Pantai Gili Ketapang Probolinggo, Pantai Tanjung Kodok Lamongan, Pantai Plengkung Banyuwangi, Pantai Gebang Bangkalan, Pantai Ambat Pamekasan, dan sebagainya.

“Itu (rukyat) karena NU berpedoman pada `rukyat bin-nadzar` (melihat hilal dengan mata telanjang), sedangkan Muhammadiyah berpedoman pada `rukyat bil ilmi` (melihat hilal dengan ilmu matematika),” katanya. Namun, katanya, secara matematik tampaknya usia Ramadhan akan “istikmal” (digenapkan/disempurnakan) menjadi 30 hari, sehingga awal Syawal 1431 Hijriah akan bertepatan dengan 10 September 2010.

“Biasanya, kalau usia Sya`ban dalam kalender 29 hari, maka Ramadhan akan berusia 30 hari. Apalagi, `konjungsi` akan terjadi pada pukul 17.20 WIB, sehingga rasanya mustahil melihat hilal pada malam hari,” katanya.

Secara matematik, katanya, `konjungsi` pada pukul 17.20 WIB atau bahkan lebih itu akan membuat hilal sulit dilihat, karena matahari sudah terbenam, sehingga ukuran hilal menjadi kurang dari satu derajat dan kemungkinannya adalah “istikmal” (digenapkan) 30 hari.

Ditanya kemungkinan Arab Saudi akan mampu melihat hilal, dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya itu menilai kemungkinan itu bisa terjadi, mengingat perbedaan waktu antara Indonesia dengan Arab Saudi berkisar empat jam lebih.

“Tapi, kalau Arab Saudi sudah berlebaran, maka hal itu tidak dapat disamakan dengan Indonesia, sebab perjalanan matahari itu tidak sama. Kalau di Arab Saudi siang, maka di Indonesia mungkin sudah malam, kalau di Arab Saudi malam, maka di Indonesia sudah pagi,” katanya.

Secara terpisah, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim H Nadjib Hamid menyatakan PWM Jatim telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriah jatuh pada Jumat, 10 September 2010.

“Alasannya, ijtimak (konjungsi) akhir Ramadhan atau 29 Ramadhan terjadi pada Rabu (8/9) pukul 17.31 WIB, sehingga posisi hilal di bawah ufuk atau minus dua derajat, sehingga kalender akan genap 30 hari,” katanya kepada ANTARA melalui pesan singkat (SMS).
sumber REPUBLIKA.CO.ID

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Untuk Industri Tapioka, Nagajuang Siapkan 14 Ha Lahan Ubi Kayu

    Untuk Industri Tapioka, Nagajuang Siapkan 14 Ha Lahan Ubi Kayu

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NAGAJUANG (Mandailing Online) – Kecamatan Nagajuang diproyeksikan menyiapkan 14 hektar lahan budidaya ubi kayu untuk kebutuhan bahan baku industri tepung tapioka di Mandailing Natal (Madina). Dari 14 hektar itu, seluas 7 hektar diproyeksikan akan disediakan semua pemerintah desa yang ada di kecamatan itu. Sedangkan 7 hektar lainnya akan disediakan pihak pemerintah Kecamatan Nagajuang dengan […]

  • SMPN 01 Panyabungan Selatan Isi Ramadan Bernuansa Religi

    SMPN 01 Panyabungan Selatan Isi Ramadan Bernuansa Religi

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – SMP Negeri 01 Panyabungan Selatan mengisi Ramadan dengan berbagai kegiatan pelajar yang bernuansa mengasah religiusitas. Kegiatan-kegiatan itu meliputi Tadarus Al-Qur’an, Tahfizd Al-Qur’an, Lomba Azan, dan Pidato yang berlangsung sepekan penuh. Berakhir pada Sabtu (18/05/2019). Kepala Sekolah SMP Negeri 01 Panyabungan Selatan, Zulkarnain S.Pd menyerahkan hadiah kepada pera pelajar pemenang. Lomba […]

  • Eli Mahrani Ikuti Seminar Nasional BKKBN

    Eli Mahrani Ikuti Seminar Nasional BKKBN

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ny. Eli Mahrani HM Jafar Sukhairi Nasution menghadiri Seminar Nasional BKKBN di Le Polonia Hotel, Jl. Jenderal Sudirman, Medan, Selasa (5/7). Seminar ini mengangkat tema “Integrasi Kebijakan Pembangunan Kependudukan dalam Perspektif Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia”. Dalam laporan Ketua Panitia Ir. Hj Mila Rahmawati menyampaikan […]

  • Cabub Saipullah Kembali Santuni Puluhan Anak Yatim

    Cabub Saipullah Kembali Santuni Puluhan Anak Yatim

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution kembali memberikan santunan kepada puluhan anak yatim di Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Senin (21/10/2024). Santunan diberikan kepada 39 anak yatim dan piatu di rumah Samiun Alim Nasution. Turut hadir mendampingi, ketua tim pemenangan yang juga Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin […]

  • Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Demonstrasi mahasiswa di Padangsidempuan, Sumut, Jum’at (27/9/2019) ricuh. Sejumlah mahasiswa dan polisi luka. Aksi penolakan RUU KPK dan KUHP oleh seribuan mahasiswa itu awalnya berlangsung damai. Namun berubah kericuhan ketika demonstran mencoba menerobos ke gedung dewan melalui pintu gerbang yang dijaga polisi. Faseberita.id melaporkan, personil polisi yang menahan aksi dorong […]

  • Penghianat Diberi Hormat, Layakkah?

    Penghianat Diberi Hormat, Layakkah?

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Penghianat! Munafik! Laknatullah alaihi! Itulah kata-kata yang layak disematkan kepada sosok Mustafa Kemal Attaturk. Namanya baru-baru ini menjadi viral karena rencana pemerintah menjadikan nama tersebut sebagai salah satu nama jalan di DKI. Alasannya, sebagai simbol kerjasama bilateral yang baik dan rasa hormat terhadap negara Turki. Sayangnya, rencana […]

expand_less