Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Digenjot dari Sektor Pajak Daerah, Target PAD Madina Meningkat 50 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution, B.App.Fin, M.Fin

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditetapkan sebesar Rp 150,3 miliar pada Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2021. Besaran target PAD ini bertambah sebesar Rp 50 miliar atau meningkat 50 persen dari target tahun lalu.

Peningkatan target PAD tersebut terjadi lantaran adanya kenaikan yang signifikan di sektor penerimaan pajak daerah seperti BPHT, pajak restoran, pajak air tanah, retribusi jasa umum, pemindahan hak, serta adanya penyesuaian target penerimaan deviden Pemda Madina atas penyertaan modal pada Bank Sumut.

Begitu juga di sektor lain-lain, pendapatan daerah yang sah ditarget sebesar Rp 85,294 miliar atau meningkat 24 persen. Peningkatan ini merupakan pemindahan rekening pendapatan dana kapitasi JKN pada FKTP yang sebelumnya berada di PAD berubah menjadi lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Sebaliknya, dana transfer menurun sebesar 1 persen menjadi Rp 1,454 triliun sebagai dampak penyesuaian rasionalisasi penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat berdasarkan PMK Nomor 17/PMK . 07/2021.

Terkait postur APBD-P Madina tahun 2021 tersebut, Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, Selasa (5/10/2021) mengatakan perubahan APBD tahun 2021 diajukan setelah menimbang kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat Madina. Termasuk di dalamnya pembangunan infrastruktur, kelanjutan pembangunan prioritas, dan pemulihan ekonomi.

“Artinya, pemerintah berupaya semaksinal mungkin agar APBD dibelanjakan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat,” tulis Atika di laman facebook-nya, Atika Azmi Utammi, hari ini.

Untuk itu, Atika mengucapkan terima kasih kepada para anggota DPRD Madina yang telah membahas dan menetapkan APBD-P tersebut menjadi peraturan daerah (Perda).

“Saya paham pembahasan ini menyita pikiran, waktu, dan tenaga yang tidak sedikit,” tutur gadis yang menjadi wakil bupati termuda di Indonesia ini.

Atika juga mengingatkan kembali pesan Bupati HM Ja’far Sukhairi Nasution agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) segera melakukan percepatan proses pelaksanaan anggaran dengan tetap mengedepankan kualitas pelaksanaan dan kedisiplinan terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah.

“Langkah ini penting sebagai stimulus pemulihan ekonomi di tengah pandemi,” tulis Atika.

Sebelumnya, DPRD Madina mengesahkan APBD-P tahun 2021 sebesar Rp 1,689 triliun dalam rapat paripurna pada Kamis (30/9/2021). Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis ini dihadiri Bupati Madina HM Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, para anggota DPRD, unsur Forkopimda, dan para pimpinan OPD Pemkab Madina.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (3)

    Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (3)

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    URGENSI PELAKSANAAN KONGRES KEBUDAYAAN MANDAILING Dengan pemahaman yang baik terhadap pokok-pokok pikiran yang diuraikan di atas, serta didorong pula oleh semangat dan harapan besar untuk dapat mengangkat harkat dan martabat kita orang Mandailing secara bersama-sama sebagaimana petuah leluhur kita: sahata saoloan boti salumpat saindege, sehingga akhirnya diyakini dapat mendorong dan memotivasi kita semua, khusunya Tim […]

  • Moderasi Beragama, Antara Harapan dan Kenyataan

    Moderasi Beragama, Antara Harapan dan Kenyataan

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Mariani Siregar, M.Pd.I Dosen Pendidikan Islam Moderasi beragama terdengar kencang di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, istilah moderasi maupun moderasi beragama tidak dikenal. Karena yang lebih sering muncul adalah istilah multikulturalisme, pluralisme dan toleransi dalam menggambarkan kemodernan beragama (Islam). Terkait asal munculnya paham moderasi sebenarnya banyak versi. Hanya saja, istilah ini mulai diperkenalkan […]

  • Delapan Rumah Terbakar di Longat

    Delapan Rumah Terbakar di Longat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Setidaknya 4 rumah hangus total dan 4 rusak dalam peristiwa kebakaran di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat, Mandailing Natal, Rabu siang (22/4/2020). Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Warga menyebutkan, kobaran api dengan cepat menjalar ke rumah warga lainnya karena angin yang bertiup kencang. Warga berramai ramai memadamkan api secara manual. […]

  • Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

    Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN :Sebanyak 1.134 pelajar dari tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Medan menggelar Tortor Naposo Bulung secara serentak di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Tarian khas asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini akhirnya memecahkan rekor penari terbanyak yang pernah digelar secara serentak dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Pagelaran tarian massal […]

  • Realisasi PBB Tapsel Rp 1,1 Miliar

    Realisasi PBB Tapsel Rp 1,1 Miliar

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel – Hingga 14 November 2014, capaian Pajak Bumi Bangunan (PBB) Tapanuli Selatan (Tapsel) mencapai Rp 1,12 miliar atau berkisar 75% dari target Rp 1,5 miliar. Capaian tersebut dinilai cukup baik setelah dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel. “Capaian ini dinilai cukup baik, pada tahun pertama Pemkab Tapsel langsung sebagai pengelola setelah diserahkan secara defenitif Tahun […]

  • Pengamat Pertanian Sumut: Kegagalan Cetak Sawah Tangungjawab Kadis Pertanian Madina

    Pengamat Pertanian Sumut: Kegagalan Cetak Sawah Tangungjawab Kadis Pertanian Madina

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Foto: Lahan cetak sawah di Desa Huta Puli, Siabu yang kembali menjadi belukar PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat Pertanian Sumatera Utara, Erlita Sp. Mp menyatakan kegagalan demi kegagalan program cetak sawah yang didanai APBN di Mandailing Natal (Madina) merupakan tanggungjawab Kepala Dinas Pertanian Madina. Berdasar data yang dihimpun, tahun 2010 seluas sekitar 500 hektar dilakukan […]

expand_less