Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nyatakan Sumut Kantong Teroris

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


MEDAN:
Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho mengaku kaget terkait informasi yang diumumkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) jika provinsi itu termasuk kantong jaringan terorisme.

“Saya kaget dengan statemen itu,” katanya kepada wartawan di Medan, Sabtu, 30 Juli 2011.

Menurut Gatot, berdasarkan pemantauan dan penilaian selama ini, pihaknya tidak melihat indikasi adanya jaringan terorisme di Sumut.

Bahkan, meski Sumut sangat beragam dengan multietnis dan multiagama, tetapi indikasi adanya gerakan sempalan atau pelaku teror juga tidak terlihat.

Pihaknya juga tidak melihat indikasi jaringan terorisme tersebut meski ada penggerebekan kelompok bersenjata beberapa bulan lalu di kawasan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai.

Apalagi dengan adanya keterangan dari Kapolda Sumut sebelumnya Irjen Pol Oegroseno jika kelompok bersenjata di Dolok Masihul tersebut bukan jaringan teroris.

“Kelompok di Dolok Masihul bukan teroris seperti kata Kapolda (Sumut) yang lalu (Oegroseno),” katanya.

Karena itu, pihaknya merasa kaget atas pernyataan yang dikeluarkan BNPT tersebut.

Namun, kata Gatot, pernyataan BNPT tersebut menjadi “warning” (peringatan) bagi masyarakat, khususnya Pemprov Sumut.

Pihaknya akan mengkaji pernyataan itu melalui Lembaga Kewaspadaan Dini yang dipimpin mantan Ketua DPRD Sumut Brigjen. (Purn) Moediono.

“Agar benar-benar tidak terjadi, (pernyataan) itu akan kita kaji,” katanya.

Cara lain yang perlu dilakukan adalah penggiatan kembali upaya penanaman dan sosialisasi empat pilar utama dalam berbangsa dan bernegara.

“Itu nilai yang harus kembali ditanamkan,” kata Gatot.

Sebelumnya, Ketua BNPT Ansyaad Mbai menyatakan, sebanyak 14 provinsi di Indonesia teridentifikasi sebagai kantong penyebaran ideologi terorisme.

“Pemetaan tersebut diperoleh berdasarkan pantauan yang dilakukan sejak beberapa tahun terakhir,” katanya di Jakarta, Senin (25/7).

Ke-14 daerah itu adalah Aceh, Sumut, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogjakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Timur.(an)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ” Reshuffle Kejutan” Era Saipullah Nasution. Kadis Perkim dan Plt Kominfo Madina Dicopot

    ” Reshuffle Kejutan” Era Saipullah Nasution. Kadis Perkim dan Plt Kominfo Madina Dicopot

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online – Gerbong mutasi di Pemkab Mandailing Natal kembali bergerak. Selasa sore (28/4/2026), dua pejabat eselon II kena rotasi mendadak. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Ruli Andri dicopot dari jabatannya. Posisi itu kini diisi Kepala Dinas Koperasi Pandi Lubis sebagai Pelaksana Tugas. Tak hanya Perkim, Plt Kepala Dinas Kominfo Rahmad Hidayat juga ikut […]

  • QRIS dan KKP Diharap Genjot ETPD di Madina

    QRIS dan KKP Diharap Genjot ETPD di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam upaya meningkatkan capaian Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berupaya terus mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Hal ini sebagaimana hasil dalam rapat evaluasi Roadmap dan rencana aksi ETPD Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2021-2025 berlangsung di aula kantor bupati Madina, Jumat (4/10/2024). Rapat […]

  • 46 Korban Hidup Keracunan PLTP Sorik Marapi Disantuni Puluhan Juta

    46 Korban Hidup Keracunan PLTP Sorik Marapi Disantuni Puluhan Juta

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 46 korban hidup keracunan zat H2S di kawasan operasional PLTP Sorik Marapi disantuni puluhan juta rupiah. Penyerahan dilalukan pihak manajemen PT SMGP kepada para korban di aula kantor bupati Mandailing Natal, Selasa (9/2/2021). Besaran rupiah yang disantunkan bervariasi, tergantung tingkat keracunannya. Untuk kategori keracunan berat disantuni sebesar 50 juta Rupiah. […]

  • Pemkab Madina Alokasikan 14% DD Tangani Covid-19

    Pemkab Madina Alokasikan 14% DD Tangani Covid-19

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina akan mengalokasikan 14 persen Dana Desa (DD) tahun 2020 untuk penanganan dan penanggulangan dampak virus Corona atau Covid-19. Hal ini telah dirapatkan dan segera di terbitkan surat edara Bupati Mandailing Natal (Madina) terkait penggunaan DD. Itu diungkap Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution kepada Wartawan usai memimpin rapat penanganan […]

  • Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    Pemerintah Diharap Tetapkan Willem Iskander dan Syeikh Musthofa Jadi Pahlawan Nasional

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia diharap menetapkan Syeikh Mustafa Husein Nasution dan Willem Iskander (Sutan Sati Nasution) menjadi pahlawan nasional di bidang pendidikan. Harapan itu dicuatkan Ketua Umum Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Kamis (2/9/2021). Kedua tokoh itu memiliki peran besar sebagai pelopor pendidikan Bumi Poetra sebelum kemerdekaan. […]

  • Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    Makmurkan Masjid Sebagai Basis Membangun Peradaban

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Irwan H. Daulay Pecinta Masjid sebagai basis membangun peradaban Islam Apa saja aktivitas boleh dilakukan di lingkungan masjid, kecuali melakukan kemaksiatan kepada Allah, bahkan di seputaran masjid harus dijadikan tempat membangun peradaban islami, baik itu kegiatan ibadah maupun muamalah. Rasulullah semasa hidupnya selalu menjadikan masjid sebagai basis atau markas perjuangan, baik perjuangan politik, ekonomi, sosial, […]

expand_less