Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Tenaga Honorer Sudah Dilema Sejak Masa Amru

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Dilema tenaga honorer di Pemkab Madina ternyata sudah muncul sejak masa kepemimpinan Bupati Amru Daulay pasca terbitnya PP Nomor 48 tahun 2005.
Temuan Badan Pemeriksa Keuangan dan Inspektorat Provinsi Sumut membuat pemerintahan Amru pusing. Pasalnya penggajian ribuan tenega honorer menjadi masalah setelah munculnya PP 48.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Madina, Imran Nasution di hadapan Komisi 1 DPRD Madina saat rapat kerja di gedung dewan, Selasa (10/1). Imran menyatakan bahwa Bupati Amru Daulay waktu itu tidak melakukan sesuatu, melainkan diserahkan penanganannya kepada pemerintah baru.

Lalu, Pj Bupati Aspan Sopian menerbitkan surat tahun 2011 agar para pimpinan SKPD mengurangi tenaga honorer. Waktu itu sebanyak 20% (atau setara dengan 137 orang) diberhentikan, sehingga tersisa 1035 orang.

“BKD menindaklanjutinya dengan pengurangan secara bertahap, pada tahun 2013 harus nol persen tenaga honorer, agar tidak selalu menjadi temuan BPK. Tetapi semuanya harus dimusyawarahkan dengan DPRD. DPRD juga hendaknya dapat mengeluarkan surat yang bisa menjadi pegangan kami,” kata Imran.

Soal teklnis, kebijakan pengurangan tenaga honorer sepenuhnya diserahkan kepada SKPD masing-masing dengan seleksi berdasarkan penilaian, baik dari aspek disiplin, tanggung jawab dan lain-lain.

“Pengurangan tenaga honorer tidak ditentukan jumlahnya, tetapi harus dikurangi dan sepenuhnya ditentukan oleh kepala SKPD. Nilai terendah yang akan ditebang, mengantisipasi kecurigaan kalau kebijakan ini akan seperti “menangguk di air keruh” tidak akan terjadi, jelas Imran.

Imran melanjutkan bahwa kebijakan ke depan adalah tenaga honorer diberikan waktu setahun untuk persiapan mata pencaharian baru setelah dihapuskan tahun 2013.

Sementara tenaga honor di rumah sakit, pendidikan, dan tenaga tertentu tetap boleh asal tidak terlalu parah.

Rapat kerja Komisi 1 ini dipimpin Ketua Komisi I M. Jafar Rangkuti dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Fahrizal Efendi Nasution SH, Sekretaris Komisi I Iskandar Hasibuan, Anggota Komisi I Rahmat Rizki dan Aminah Ismail Lubis. Sementara dari Pemkab Asisten III Samad Lubis, SE, MM. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

    Dapil 5 Punya 4 Caleg Wartawan (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 21 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Figur calon legislatif untuk DPRD Madina dari kalangan wartawan lebih banyak di Daerah Pemilihan Madina 5. Dibanding Dapil lain. Dapil 5 meliputi : Kecamatan Siabu Bukit Malintang, Naga Juang, Hutabargot, Panyabungan Utara. Warga di Dapil Madina 5 harusnya bersyukur punya calon legislatif dari figur-figur wartawan. Mengapa harus bersyukur? Ya, karena wartawan itu selama ini […]

  • Penyalah Gunaan Wewenang Dan Jabatan

    Penyalah Gunaan Wewenang Dan Jabatan

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kadis PU Madina Harus Di Tindak Panyabungan Tindakan Kadis PU Madina dalam mengambil keputusan sepihak mengenai hasil pemenang tender Paket proyek yang baru-baru saja di laksanakan di Kantor PUP Madina di sinyalir merupakan penyalah gunaan wewenang sebagai pejabat pengguna anggaran. Hal itu di ungkapkan Anggota DPRD Madina dari PDI Perjungan Iskandar Hasibuan kepada Wartawan, selasa […]

  • Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Multimedia kembali memproduksi film Mandailing. Film yang diproduksi ini berjudul “Si Bisuk Na Oto”. Ini merupakan film ke-9 yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia. Kali ini Tympanum tak sendirian, tetapi menggandeng Nila Sari Pro, sebuah production house milik penyanyi Nila Sari. Shooting perdananya dilakukan  Minggu (29/3/2015) lalu di […]

  • Rumah  Dibongkar Maling, 1 Sepeda Motor Raib

    Rumah Dibongkar Maling, 1 Sepeda Motor Raib

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Warga Panyabungan Mandailing Natal harap waspada, sebab maling sepeda motor tak lagi beraksi di luaran, tetapi sudah berani masuk rumah. Rumah milik  Sopian Lubis, di Jalan Bermula, Gang Duku, Kelurahan Panyabungan II, Panyabungan dibongkar maling, satu unit sepeda motor dibawa pelaku. Keterangan Sopian kepada Mandailing Online, Minggu (31/4)  sepeda motor […]

  • Saber Pungli Madina Dikukuhkan

    Saber Pungli Madina Dikukuhkan

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal HM. Jakfar Sukhairi Nasution mengkukuhkan Unit Saber Pungli Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (21/2) bertempat di Taman Raja Batu, Panyabungan. Pengukuhan Unit Saber Pungli Madina tersebut sesuai dengan Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor 700/003/K/2017 tanggal 24 Januari 2017 tentang perubahan atas keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor 700/622/K/2016 tentang […]

  • MEMAKNAI  IDUL FITRI

    MEMAKNAI IDUL FITRI

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (PERSFEKTIF SOSIOLOGIS, ANTROPOLOGIS, DAN TEOLOGIS) Oleh : Moechtar Nasution Kepala Pusat Penelitian STAIM Kajian tentang agama dipastikan akan berkembang sesuai dengan transfromasi zaman karena agama memiliki nilai universal.Kendatipun perubahan sosial kerap merubah orientasi dan makna agama namun eksistensi agama tetap penting dalam kehidupan masyarakat sebab membicarakan masyarakat tanpa melihat agama sebagai salah satu komponen akan […]

expand_less