Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

3 Pegawai Penjara Sipapaga Positif Pengguna Narkoba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 19 Jun 2017
  • print Cetak

Tes urin oleh BNN

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 3 pegawai penjara Sipapaga, Panyabungan, Mandailing Natal terbukti pengguna narkoba.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mandailing Natal (Madina) bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Panyabungan melakukan tes urine kepada semua pegawai Lapas, Sabtu (17/6/2017). Hasilnya, dari 25 orang yang tes urine, ada 3 orang dinyatakan positif.

Kepala BNNK Madina, AKBP Saharuddin Bangko yang dilansir media MohgaNews mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas permintaan pimpnan Lapas Kelas IIB Panyabungan, dalam rangka mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dan bersih dari penyalahgunaan narkoba sekaligus menyambut Hari Anti Narkoba Internasional tahun  2017. Dimana, tahun ini serentak dilaksanakan di Seluruh Indonesia pada tanggal 13 Juli 2017 mendatang.

Ia menerangkan, dalam rangka peringatan keprihatinan masalah narkoba dan menggelorakan semangat menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, BNNK Madina melalui Seksi P2M mengadakan kegiatan Pra Hani yaitu dengan melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba melalui test urine di lingkungan Pemerintah kepada Pegawai Lapas Klas II-B Panyabungan.

“Pihak Lapas Klas II-B Panyabungan menyambut baik kegiatan test urine ini dan berterima kasih kepada BNNK Madina atas kerja sama yang telah dilakukan, serta berharap kegiatan ini menjadi hal yang positif agar dapat mewujudkan pegawai yang bersih narkoba, ujarnya.

Ia menambahkan, Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat yang anti narkoba melalui test urine serta dapat mengkampanyekan ‘Stop Narkoba’ dalam menyambut Hari Anti Narkotika Internasional 2017 demi mewujudkan Kabupaten Maadina bersih dari narkoba.

“Dari 25 orang peserta tes urine, hasil pemeriksaan dinyatakan 3 orang terindikasi positif menyalahgunakan narkotika Golongan I diantaranya adalah jenis Methamphentamin (shabu), Amphetamin (ekstasi), dan BZO.

Tindak lanjut dilakukan assesment oleh BNNK Madina dan selanjutnya hasil pemeriksaan test urine diserahkan kepada Lapas Klas II-B Panyabungan,” tutur S Bangko.

Sumber : MohgaNews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanganan Sektor Pariwisata Madina Dipertanyakan

    Penanganan Sektor Pariwisata Madina Dipertanyakan

    • calendar_month Kamis, 12 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penanganan sektor pariwisata di Mandailing Natal (Madina) dinilai masih rendah sehingga masih stagnan. Demikian  diungkap Pengamat Pembangunan Madina, Ali Musa Manto Lubis kepada Mandailing Online di Panyabungan, Kamis (12/7/2018). Banyak titik wisata yang sangat potensial di Madina yang memiliki nilai jual tinggi untuk wisatawan lokal maupun turis luar negeri, namun penggarapan […]

  • Jika Kalau Bahwa

    Jika Kalau Bahwa

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dahlan Batubara Di media massa sering terjadi kesalahan penempatan kata “jika” dan kata “kalau“. Dua kata ini kerap menggantikan kata “bahwa“. Kata “jika” dan kata “kalau” adalah kata penghubung untuk menandai syarat (syarat-harapan). Juga berfungsi sebagai “soal-jawaban“. Tergolong dalam Konjungsi Subordinatif Syarat. Sedangkan kata “bahwa” adalah kata penghubung untuk menyatakan isi atau uraian bagian […]

  • Bupati Madina Melayat ke Rumah Korban Tanah Longsor Bekas Tambang

    Bupati Madina Melayat ke Rumah Korban Tanah Longsor Bekas Tambang

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution bersama rombongan secara langsung melayat ke rumah duka korban longsor bekas tambang emas di Desa Simpang Bajole dan Desa Bandar Limabung, Kecamatan Linggabayu. Kedatangan Bupati ke rumah korban didampingi Kepala Dinas Sosial Dedi Hermansyah, Kepala BPBD Edi Sahlan, Kapolres AKBP Muhammad Reza […]

  • MENGOREKSI PENGUASA ADALAH KEWAJIBAN, MENGAPA DIBUNGKAM?

    MENGOREKSI PENGUASA ADALAH KEWAJIBAN, MENGAPA DIBUNGKAM?

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah dan DPR akan mengesahkan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dalam waktu dekat. Namun, keduanya dinilai otoriter karena tertutup dalam proses pembahasannya. Baik Pemerintah maupun DPR seperti menutup hak rakyat untuk memberikan saran atau mengkritik materi RKUHP tersebut. Apalagi dalam RKUHP tersebut terkandung pasal yang mengancam warga negara yang dianggap melakukan penghinaan terhadap Pemerintah, […]

  • Telinga Sugiono Dipotong Massa

    Telinga Sugiono Dipotong Massa

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merebaknya isu penculikan anak membuat kecurigaan warga terhadap orang asing atau orang tak dikenal semakin tinggi. Korban akibat kecurigaan warga itu kembali dialami Sugiono (30) warga Dusun Kampung Tengah, Desa Jati Sari Kecamatan Tinggi Raja, Kisaran, Ahad (12/12/2010) pagi pukul 09.15 WIB. Pria berkulit gelap itu bahkan kritis akibat dihakimi massa di Dusun Kampung Tanjung, […]

  • Warga Hayu Raja Curigai Pencairan BLT 24 Desember 2020

    Warga Hayu Raja Curigai Pencairan BLT 24 Desember 2020

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Penduduk Desa Hayu Raja Kecamatan Panyabungan Selatan, Mandailing Natal mencurigai masa pembagian BLT Dana Desa yang harus di tanggal 24 Desember 2020. Padahal, menurut warga, BLT itu bisa disalurkan jauh sebelum Desember yang sejatinya tanpa kendala. Pejabat pemerintah desa beralasan pihak bank Sumut Panyabungan selaku bank penyalur Dana Desa kehabisan […]

expand_less