Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Langkah Pass Manida Lestarikan Kreativitas Perajin di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 14 Okt 2010
  • print Cetak

Ubah Bambu Jadi ‘Emas’ dan Siap Promosikan Hasil Karya

Memang menjadikan sesuatu itu berharga bukan hal yang mudah. Namun, pasti bisa terwujud bila disertai upaya sistematis dan terdidik. Semisal, melakukan berbagai kreativitas atau dengan mengekspresikan kemampuan serta keahlian yang ada. Misalnya dengan sepotong bambu apabila dikerjakan dan diolah sedemikian rupa akan terjual dengan harga tinggi dan bisa menyerupai harga emas bahkan lebih dari itu.

Kata-kata kreatif ini dilontarkan salah seorang alumni Jakarta yang juga tergabung dalam Pasar Seni Mandailing Indonesia (Pass Manida) Kabupaten Madina, Muhammad Lutfan Nasution SSos, saat dijumpai METRO di lapangan Pass Manida, Jalan Lingkar Timur Kecamatan Panyabungan.

Menurut Lutfan, untuk mendulang meningkatnya perekonomian masyarakat salah satu upaya yang ampuh adalah dengan melakukan usaha-usaha yang realistis. Artinya, di samping usaha dasar yang digeluti masyarakat, mereka juga harus memikirkan bagaimana untuk menggemari keahlian yang dimilikinya sendiri. Pasalnya, selama ini masyarakat hanya terfokus kepada usaha dasarnya dan melupakan skill yang dimiliki. Padahal terkadang keahlian yang dimiliki itu sangat berpengaruh untuk mendulang meningkatnya ekonomi rumah tangganya.

“Logikanya, masyarakat semestinya memunculkan kembali keahlian-keahlian yang dimilikinya semisal perajin-perajin diharapkan untuk memulai kembali bakatnya,” ucapnya Rabu (13/10).

Maka dalam hal ini, Pass Manida, sambung Lutfan siap membantu masyarakat yang memiliki keahlian untuk bisa dibangkitkan kembali untuk dilakukan pembinaan melalui Pass Manida yang dalam hal ini sudah melakukan terobosan-terobosan untuk mewujudkan itu.

“Bagi para perajin daerah terutama yang menyangkut karakter budaya Mandailing untuk memulau kembali bakat-bakat yang dimilikinya. Dan dalam hal ini Pass Manida siap untuk membantu masyarakat untuk memasarkan kerajinan-kerajinan tersebut karena perlu disampaikan bahwa Pass Manida juga telah mulai membuka pasar seni dan budaya khas Mandailing hanya saja untuk saat ini Pass Manida masih mengalami kendala, yakni belum maksimalnya pembangunan pasar tersebut dan pertokoannya juga belum memadai,” terangnya.

Adapun perajin yang telah dibina Pass Manida saat ini, yakni perajin bambu sebanyak 2 orang. Para perajin ini sudah mulai melakukan praktik mulai dengan membuat bambu dengan motif rumah adat Mandailing yang sudah dipromosikan di Pasar Pass Manida, membuat miniatur Gordang Sambilan sebagai lambang Kabupaten Madina.

“Banyak sekali hasil-hasil yang bisa dibuat dari bambu meskipun kita menilai bahwa bambu itu merupakan bahan yang sangat murah dan sederhana. Namun, ketika sudah dimotif sedemikian rupa maka hasilnya bisa saja harganya sama dengan harga emas bahkan melebihi,” ungkapnya.

Dijelaskannya lagi, dalam hal ini Pass Manida juga telah mempersiapkan suatu lembaga pendidikan bagi para perajin-perajin Madina. Hasil dari produksi nantinya akan dipasarkan di Madina dan Nusantara.

“Kami berkeyakinan dengan kesungguhan dan keinginan para perajin maka budaya dan kerajinan khas Madina akan dikenal oleh masyarakat nusantara. Sebab, seni dan budaya Mandailing sebenarnya sangat diminati oleh masyarakat luas,” pungkasnya. (*)

RIDWAN LUBIS-MADINA
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Oknum LSM Pemeras Guru Ditangkap

    4 Oknum LSM Pemeras Guru Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Empat oknum yang mengaku LSM Pemantau Penggunaan Keuangan Negara (P2KN) ditangkap polisi karena selalu memeras para kepala sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Aksi mereka dikabarkan sudah sering memeras pihak sekolah di berbagai kawasan di Madina dengan memaksa pihak sekolah memberikan uang. “Mereka dijerat dengan pasal 368 KUHP dengan ancaman maksimal […]

  • Turut Rasakan Kesedihan Korban Bencana, PPNI Madina Serahkan Donasi

    Turut Rasakan Kesedihan Korban Bencana, PPNI Madina Serahkan Donasi

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai bentuk empati dan turut merasakan penderitaan dan kesedihan korban bencana banjir dan longsor, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Mandailing Natal (Madina) menyerahkan donasi untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak. Donasi tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua PPNI H. Ilman AMK didampingi fungsionaris dan beberapa ketua komisariat, seperti komisariat RSUD Panyabungan, Dinas […]

  • PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Mantan Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, menyebut Pembantu Rektor (PR) II USU, Prof Ir Armansyah Ginting, yang memerintah Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof Sumadio, untuk membuat proposal proyek pengadaan peralatan di fakultas itu. enjadi saksi terdakwa Abdul Hadi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dalam sidang dugaan korupsi pada pengadaan peralatan di Fakultas […]

  • Dana Desa Tambangan Pasoman Disorot Warga

    Dana Desa Tambangan Pasoman Disorot Warga

    • calendar_month Kamis, 20 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus demi kasus Dana Desa sepertinya tiada henti mencuat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Warga Desa Tambangan Pasoman, Kecamatan Tambangan, Madina menyampaikan kegelisahan kepada Mandailing Online, Senin (17/9/2018) terkait pelaksnaan Dana Desa di desa itu. Hanya saja, mereka meminta identitasnya tak ditulis. Warga menyatakan bahwa pengaduan telah dikirim kepada Polres Madina […]

  • Pemko Padangsidimpuan Gelar Kegiatan di Hotel

    Pemko Padangsidimpuan Gelar Kegiatan di Hotel

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Sidimpuan  – Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang peraturan larangan rapat di hotel, tidak membuat surut Pemko Padangsidimpuan tetap melakukan kegiatan di hotel. Seperti halnya sosialisasi sistem akuntabilitas kinerja pemerintah (SAKIP) digelar di Hotel Sitamiang, Jalan S.M Raja, Padangsidimpuan, Senin (8/12). Seminggu sebelumnya acara sosialisasi juga digelar Dinas Perizinan di […]

  • Perjuangan Panjang Rakyat Batahan, Entahlah

    Perjuangan Panjang Rakyat Batahan, Entahlah

    • calendar_month Senin, 10 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Sudah lama masyarakat Batahan menuntut pengembalian tanah yang diserobot oleh PT. Palmaris, sudah lama masyarakat Batahan berjuang, sudah lama masyarakat merasa dizolimi, sudah lama masyarakat Batahan menuntut keadilan, ternyata sudah lama pula pemerintah daerah lemah tak bertindak, bahkan sejak pemerintahan bupati Amru Daulay. Hingga pemerintahan daerah dipimpin Pl. Bupati Aspan Sopyan Batubara […]

expand_less