Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Gunakan Sepeda Motor Modifikasi, Petugas Antar Logistik Pemilu ke Desa Terpencil di Panyabungan Timur

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
  • print Cetak

Pendistribusian logistik pemilu ke desa terpencil di Panyabungan Timur Madina ( fikri )

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online)- Untuk mendistribusikan logistik pemilu ke dua desa terpencil di Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Petugas dari Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) terpaksa menggunakan sepeda motor yang di modifikasi agar mampu melewati jalan yang medannya extrim untuk menuju Desa Aek Nabara dan Banjar Lancat.

” Desa Aek Nabara merupakan desa terjauh di Kecamatan Panyabungan Timur. Untuk menuju lokasi, hanya bisa dengan sepeda motor, itupun harus di modifikasi karena medannya yang extrim, butuh waktu 4 -6 jam agar sampai ke Desa,” kata Rudi Herianto Ketua PPK Kecamatan Panyabungan Timur Selasa 13/02/2024.

Ia mengatakan, Di desa itu hanya 1 TPS saja dengan jumlah pemilih ( DPT ) 39 orang.

Ketua PPK itu memastikan, logistik pemilu sore ini tiba di lokasi dengan aman dikawal petugas dari TNI dan Polri.

Untuk Desa Banjar Lancat sendiri, petugas menggunakan kendaraan roda empat double gardan  “Untuk mempermudah pendistribusian kita menyewa mobil double gardan. Di Desa Banjar Lancat ada 2 TPS dengan DPT 151 Orang dimana Laki Laki ada 76 orang dan Perempuan 75,” Jelas Rudi.

Dari Informasi yang dihimpun, kondisi jalan menuju Desa Aek Nabara dan Desa Banjar Lancat merupakan akses yang paling sulit di lalui di daerah Kecamatan Panyabungan Timur. Bahkan kondisi ini diyakini sudah puluhan tahun lamanya. Diketahui untuk menuju Desa Aek Nabara harus melewati gunung dengan bebatuan. Berbeda dengan Banjar Lancat menjadi Desa Paling akhir di Wilayah Panyabungan Timur yang khas dengan jalanan becek, rusak dan hanya muat 1 Kendraan roda 4 saja.

Kecamatan Panyabungan Timur sendiri dari data mempunyai Daftar Pemilih Tetap (DPT) 9.351 dan 43 Tempat Pemungutan Suara (TPS) (*)

Reporter : fikri

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Putus Diterjang Sungai

    Jalan Putus Diterjang Sungai

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penduduk memantau jalan yang putus di jalur Sinonoan-Tanggabosi Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Jalan ini putus setelah diterjang keganasan arus Sungai Batang yang meluap pada Sabtu (3/11) lalu. Akibat putusnya jalan tersebut, hubungan ke sejumlah desa di kawasan Tanggabosi terputus total. Hingga kini pemerintah daerah masih bahu membahu dengan warga membangun jembatan sementara dari batang pohon […]

  • Ratusan Warga Tamiang Sambut Yusuf-Imron

    Ratusan Warga Tamiang Sambut Yusuf-Imron

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Ratusan warga Tamiang Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal menyambut kedatangan kandidat bupati/wakil bupati Madina, Yusuf-Imron, Senin (16/11). Para tokoh masyarakat juga meng-ulosi pasangan ini dan disambut iringan paluan Gordang Sambilan serta  penampilan atraksi Moncak (silat khas Mandailing). Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua Tim Pemenangan Yusuf-Imron, Ir. Ali Makmur (Jaganding), tokoh masyarakat Madina […]

  • HB Buka Fakta: Pemprovsu Pernah Peras Bupati Madina 2,1 Miliar

    HB Buka Fakta: Pemprovsu Pernah Peras Bupati Madina 2,1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KETERLIBATAN PEMPROVSU KIAN TERLIHAT BIANG TERJADINYA SUAP MEDAN – Bupati Mandailing Natal Non Aktif Muhammad Hidayat Batubara mengeluarkan pernyataan mengejutkan saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (5/12/2013). Hidayat yang juga menjadi terdakwa kasus suap itu selama ini mengatakan tahu bahwa Pemerintah Provinsi meminta pungutan dalam pengurusan proyek bersumber dari Dana Bantuan Daerah Bawahan […]

  • Dampak Hujan, Petani Terpaksa Memungut Sisa Bawang Yang Selamat

    Dampak Hujan, Petani Terpaksa Memungut Sisa Bawang Yang Selamat

    • calendar_month Jumat, 30 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Dampak penghujan bulan lalu, petani bawang merah di kecamatan Siabu merugi akibat umbi bawang membusuk. Kini, petani hanya pasrah memungut sisa bawang yang selamat. Iskandar (40) salah seorang petani bawang merah di Kelurahan Siabu, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal mengungkapkan banyak tanaman bawang yang rusak akibat tingginya curah hujan bulan lalu. "Akibat […]

  • KUPT Siabu Tiap Senin Pagi Kunjungi Sekolah Diam-Diam,Beri Wejangan Kepada Pelajar

    KUPT Siabu Tiap Senin Pagi Kunjungi Sekolah Diam-Diam,Beri Wejangan Kepada Pelajar

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Ada kebiasaan rutin yang dilakukan Kepala  UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Siabu, Marasolih, S.Pd, yakni mendatangi sekolah secara diam-diam di pagi hari tiap Senin tanpa diketahui pihak sekolah. Biasanya, kepala sekolah dan guru-guru yang didatangi selalu terkejut. Dan, biasanya pula, Marasolih akan menjadi pembina upacara pada acara penaikan bendera di sekolah yang […]

  • PT KIJ Langgar Kontrak Kerja

    PT KIJ Langgar Kontrak Kerja

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL  (Mandailing Online) – Proyek lanjutan pembangunan pengamanan pantai Muara Batang Natal di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diduga melewati batas waktu kontrak kerja. Hingga 1 Desember, PT.Kartika Indah Jaya (KIJ) selaku perusahaan pelaksana kegiatan proyek, masih belum menuntaskan pekerjaan dan tetap beraktivitas. Padahal, berdasar perjanjian kontrak kerja antara Kementrian Pekerjaan Umum  melalui Satker […]

expand_less