Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
  • print Cetak

JEJAK KASIH 100 TAHUN (2)

Catatan : RAMLI BIN ABDUL KARIM HASIBUAN – Kuala Lumpur, Malaysia

 

Dato Habibah binti Zon Lubis di rumah familinya bagas godang Raja Porkas di Pakantan Dolok

Dato Habibah binti Zon Lubis di rumah familinya bagas godang Raja Porkas di Pakantan Dolok

SEKITAR pukul 3.20 petang, Datuk Habibah Zon Lubis terpaksa mengucapkan selamat tinggal kepada sanak saudaranya di Pakantan Dolok untuk memberi laluan pula pencarian keluarga Datuk Mohd. Shuhaili Mohd. Taufek Nasution.

Selepas 50 kilometer menuruni perbukitan, Mohd. Shuhaili dan isteri, Datin Amina Aucasa serta anak, Muhammad Akmal Nasution dipertemukan dengan keluarga di Huta Pungkut Jae, Kotanopan, pukul 4.45 petang.

Puan Nurmah Binti Mahiran Batubara saat berbincang dengan sepupunya Arman Batubara di Desa Tangga Bosi

Puan Nurmah Binti Mahiran Batubara saat berbincang dengan sepupunya Arman Batubara di Desa Tangga Bosi

Kira-kira dua jam beramah mesra dan dijamu hidangan enak, mereka juga perlu berpisah. Mohd. Shuhaili kemudian dipertemukan pula dengan ‘bapa saudara’ salasilah sama, Burhanuddin Nasution, 71, di Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, pukul 8.30 malam.

Oleh kerana kekangan waktu, Habibah dan keluarga Mohd. Shuhaili dihantar ke hotel penginapan bagi memberi peluang Nurmah Mahiram Batubara, dan suaminya, Abdul Rahman Abdul Rani, 60, dari Kampung Sungai Bil, Slim River, Perak pula bertemu saudara mara mereka.

Dato Mohd. Shuhaili bin Mohd. Taufek Nasution bersama pamannya Burhanuddin Nasution di Sipolu-polu,  Panyabungan

Dato Mohd. Shuhaili bin Mohd. Taufek Nasution bersama pamannya Burhanuddin Nasution di Sipolu-polu, Panyabungan

Kira-kira pukul 11.50 malam (12.50 tengah malam Malaysia), Nurmah tiba di Kampung Tangga Bosi, Siabu, 26 kilometer dari Panyabungan. Walaupun sudah tengah malam, air mata kegembiraan tetap menyambut mereka, disusuli perkongsian cerita keluarga dan juga jamuan.

Nurmah dan Abdul Rahman dirayu tinggal semalaman di kampung itu sebagai pengubat kerinduan. Mereka berdua tidak menghampakan permintaan itu.

Mastiara Hasibuan di rumah keluarga di Desa Sihepeng Kecamatan Siabu

Mastiara Hasibuan di rumah keluarga di Desa Sihepeng Kecamatan Siabu

Yang terakhir, Mastiara Abu Nawar Hasibuan, dari Jelebu, Negeri Sembilan, dan cucu saudaranya, Muhammad Hafizuddin Ramli Hasibuan, 17, dipertemukan dengan keluarga di Aek Tapus, Sihepeng, Siabu, pukul 1.45 pagi. Seperti di rumah sebelumnya, walaupun dinihari, jamuan makan nasi tetap dihidangkan, sambil bercerita dan bertanya khabar kaum keluarga di Malaysia.

Esoknya, rombongan dengan hati pilu meninggalkan Mandailing Natal untuk melawat daerah lain dalam Tabagsel, iaitu bandar Padang Sidimpuan dan Sipirok di Tapanuli Selatan sebelum terbang ke Medan pada 3 Disember untuk melancong ke Danau Toba, Pulau Samosir dan Berastagi.

Sesungguhnya, pertemuan Habibah, Mohd. Shuhaili, Nurmah dan Mastiara dengan saudara mara di tanah Mandailing merupakan detik-detik yang tidak mungkin dapat dilupakan oleh kedua-dua pihak. Ia juga sejarah dalam menjejaki sanak saudara serta susur galur masyarakat Mandailing di Malaysia. Jejak kasih 100 tahun itu berhasil sepenuhnya. (artikel ini pertama terbit di Utusan Online)

IMAMI boleh dihubungi menerusi telefon 019-6066564.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngabalin Resmi Bermarga Nasution

    Ngabalin Resmi Bermarga Nasution

    • calendar_month Sabtu, 1 Sep 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ali Moectar Ngabalin resmi menyandang marga Nasution. Marga dari suku Mandailing di Sumatera Utara. Penabalan marga Nasution itu secara resmi ditabalkan oleh sejumlah raja di Kabupaten Mandailing Natal, berlangsung di pendopo rumah dinas Bupati Mandailing Natal, Jum’at malam (31/8/2018). Acara penabalan itu dihadiri Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, tokoh masyarakat serta […]

  • Dihadapan Alumni SMA nya, Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Angkat Isu Ketahanan Pangan dan Pertanian

    Dihadapan Alumni SMA nya, Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Angkat Isu Ketahanan Pangan dan Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : Didepan Alumni SMA Willem Iskandar Tano Bato yang deklarasikan diri mendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal ( Madina) nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution Sabtu 19/10/2024. Calon Bupati Harun Mustafa Nasution mengangkat isu terkait Ketahanan Pangan dan Pertanian. Harun Mustafa Nasution mengatakan dalam […]

  • Ada Pengadaan Obat Obatan di Distan Madina, Saat Dikonfirmasi, Staf Mengaku Kabid Sedang Tidur

    Ada Pengadaan Obat Obatan di Distan Madina, Saat Dikonfirmasi, Staf Mengaku Kabid Sedang Tidur

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasarkan data yang dihimpun Mandailing Online ada pengadaan obat obatan di Dinas Pertanian senilai Rp. Rp. 200.498.700. alokasi dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2025. Ada 5 item dari dana sekitar 200 juta lebih tersebut yang dibelanjakan contoh  seperti belanja obat-obatan dengan jenis pengadaan […]

  • Foto Pasar Panyabungan Tahun 1926

    Foto Pasar Panyabungan Tahun 1926

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Foto ini dicopy Mandailing Online dari https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Straatgezicht_bij_de_markt_en_het_busstation_in_Panjaboengan.jpg Dari sumber Stichting Nationaal Museum van Wereldculturen Diberi judul “Straatgezicht bij de markt en het busstation in Panjaboengan” Berdasar keterangan yang tertera di website tersbut foto ini diabadikan pada tahun 1926. Dalam keterangan yang disertakan, dijelaskan bahwa yang ada di dalam foto itu adalah stasiun bus di […]

  • Rumah Tergenang, Ratusan Warga di Pekanbaru Mengungsi

    Rumah Tergenang, Ratusan Warga di Pekanbaru Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 20 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEKANBARU, (MO)- Sekitar 300 warga Perumahan Witayu di Jalan Nelayan Ujung, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, terpaksa mengungsi akibat banjir setinggi satu meter merendam permukiman mereka. Banjir akibat meluapnya sungai Siak itu membuat sebagian warga mengungsi ke tenda-tenda yang disediakan Dinas Sosial Pekanbaru. Sebagian lainnya mengungsi ke rumah sanak saudara mereka yang […]

  • Radiasi Nuklir Picu Eksodus WNI

    Radiasi Nuklir Picu Eksodus WNI

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Gelombang pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) ke Tanah Air terus mengalir. Hingga tadi malam puluhan WNI terus berdatangan baik dengan penerbangan reguler dari Jepang. Sebagian ikut dalam rombongan evakuasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) namun ada juga yang pulang dengan biaya pribadi. Salah seorang WNI bernama Susi misalnya, dia mengatakan bahwa banyak WNI yang panik […]

expand_less