Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

15 Persen Guru Sumut Lulus Sertifikasi Portopolio

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Okt 2010
  • print Cetak

Medan, 13/10 Guru yang lulus sertifikasi melalui penilaian portopolio jumlahnya masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan guru yang lulus melalui Pendidikan Latihan Profesi Guru.

Pembantu Rektor I Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Selamet Triono Ahmad di Medan, Rabu, mengatakan, berdasarkan pengalaman selama tiga tahun belakangan ini, sedikit sekali guru yang lulus sertifikasi murni melalui penilaian portopolio.

Sekitar ribuan guru di Sumut yang mengikuti proses sertifikasi, hanya sekitar 15 persen yang lulus murni melalui portopolio, sedangkan 85 persen lagi lulus setelah mengikuti Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) setiap tahunnya.

Dari hasil penilaian yang dilakukan ketika memeriksa berkas-berkas mereka, sebagian besar guru sangat minim membuat karya ilmiah baik melalui surat kabar, buku maupun jurnal ilmiah lainnya.

Hal ini juga sebagai salah satu bukti bahwa guru-guru di Sumut masih sangat lemah dalam hal pembuatan karya ilmiah. Padahal penulisan karya ilmiah tersebut memiliki nilai yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan penilaian lainnya.

“Tingkat kelulusan sertifikasi guru melalui portofolio di Sumut masih relatif minim jika dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya seperti halnya guru di Yogyakarta yang persentase kelulusan melalui portopolio mencapai 30 persen,” katanya.

Ia mengatakan, ada lima kategori penilaian dalam sertifikasi guru, yakni lulus murni melalui portopolio, lulus namun sebelumnya harus mengikuti PLPG, verifikasi, melengkapi dan diskualifikasi.
Verifikasi tersebut dilakukan, karena ada sebahagian data guru yang meragukan menurut tim asessor, misalnya pengalaman kerja guru tersebut dicantumkan 15 tahun sementara jika melihat data yang ada ia belum mencapai 15 tahun kerja sebagai guru.

Untuk itu akan kita klarifikasi ke dinas pendidikan masing-masing kebenarannya.Kemudian ada juga guru yang harus melengkapi data-datanya, seperti misalnya tidak melengkapi ijazah dengan fotocopy.

“Kalau ketiga hal ini, kemungkinan untuk lulus sertifikasi masih sangat besar. Yang sangat fatal kalau ternyata ada guru melampirkan data tidak benar seperti fotocopy ijazah dari perguruan tinggi tidak terdaftar. Kalau ini sampai kedapatan maka ia langsung didiskualifikasi dan berkasnya langsung dipulangkan,” katanya.***3***
sumber:(ANTARASUMUT)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Tanah Capai Rp 7.000/Liter Seluruh Kades di Panyabungan Timur Ajukan Keberatan

    Harga Minyak Tanah Capai Rp 7.000/Liter Seluruh Kades di Panyabungan Timur Ajukan Keberatan

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Melambung tingginya harga minyak tanah (mitan) di tingkat pedagang pengecer di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan dirasakan telah snagat membebani masyarakat, direspon para kepala desa (kades) di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina. Pada Selasa (16/8) lalu, seluruh Kades se-Panyabungan Timur mengajukan keberatan kepada Pemkab Madina c/q Bagian Perekonomian, atas tingginya harga mitan. Para Kades ini […]

  • Turis asal Australia tewas di hotel

    Turis asal Australia tewas di hotel

    • calendar_month Kamis, 14 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Seorang turis asal Australia, Rigin Scot Douglas (61) ditemukan tewas di kamar Hotel Green Loudge, Desa Namo Sialang, Langkat, Sumatera Utara. Hingga tadi malam, polisi belum mengetahui penyebab tewasnya Douglas dan sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Sedangkan mayat korban dibawa ke RSUH Adam Malik Medan, guna diautopsi. Kasat Reskrim Polres Langkat AKP […]

  • Ini Aturan Dapatkan Pupuk Subsidi di Madina

    Ini Aturan Dapatkan Pupuk Subsidi di Madina

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Sihar Nasution melalui Yanjahuddin sebagai  Kabid Sarana Prasarana menjelaskan,   kriteria seorang petani untuk mendapatkan jenis pupuk bersubsidi itu wajib tergabung dalam kelompok tani. ” petani harus terdaftar sebagai kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN) Kementerian Pertanian. Dan kebutuhan […]

  • Saksi Bank Sumut Diperiksa

    Saksi Bank Sumut Diperiksa

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah melakukan proses penyelidikan terhadap kasus kredit macet Bank Sumut ke salah satu kontraktor senilai Rp 1,9 miliar pada Tahun 2007 lalu. Proses penyelidikan ini dilakukan berdasarkan hasil audit BPK RI, yang menemukan adanya kerugian negara dalam pengucuran kredit oleh Bank Sumut kepada salah satu kontraktor. “Maka untuk langkah selanjutnya […]

  • Usut Dugaan Korupsi Milwan

    Usut Dugaan Korupsi Milwan

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPR RI diminta mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung dan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum segera menyelidiki kasus dugaan korupsi mantan Bupati Labuhan Batu T Milwan sebesar Rp 30,2 miliar yang sudah empat tahun tidak ditindaklanjuti penyidikan, penyelidikan dan pemeriksaannya. Permintaan tersebut disampaikan politisi PAN Fakhruddin Pohan […]

  • Kapolres Tapsel: Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Sedang Diusut Polda

    Kapolres Tapsel: Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Sedang Diusut Polda

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Kapolres Tapsel, AKBP Roni Santana menyatakan Polda Sumut sedang mengusut oknum pembajak akun facebook Toni Darius Sitorus. Itu diutarakan Kapolres Tapsel di hadapan perwakilan Desa Pardomuan (Aek badak Siture) Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan dan perwakilan Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal di di Ranto Natas, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten […]

expand_less