Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Saksi Bank Sumut Diperiksa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
  • print Cetak


Medan, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah melakukan proses penyelidikan terhadap kasus kredit macet Bank Sumut ke salah satu kontraktor senilai Rp 1,9 miliar pada Tahun 2007 lalu.

Proses penyelidikan ini dilakukan berdasarkan hasil audit BPK RI, yang menemukan adanya kerugian negara dalam pengucuran kredit oleh Bank Sumut kepada salah satu kontraktor.

“Maka untuk langkah selanjutnya pihak Kejagung melakukan proses dan selanjutnya mengkoordinasikan agar Kejatisu memulai proses penyidikan,” kata Jampidsus M Amari kepada wartawan di Kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (28/12/2010).

Amari menambahkan, terkait kasus tersebut, Kejagung dan Kejatisu telah mulai melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari Bank Sumut.

Sementara itu, Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan Kurniawan Tarigan membenarkan pihak kejaksaan telah melakukan pemanggilan dan keterangan saksi dari Bank Sumut, diantaranya berinisial PIR.

“Untuk hari ini memang kita melakukan pemanggilan satu orang saksi dari Bank Sumut, mungkin Rabu (29/12/2010) pihak Pidsus kembali melakukan pemanggilan terhadap AT dari Bank Sumut dan IR HIL selaku Direktur PT KHN kontraktor yang menerima kucuran kredit dari Bank Sumut pada Tahun 2007 lalu,” ujarnya.

Edi Irsan memaparkan kasus ini bermula kontraktor PT KHN melakukan pemimjaman uang kepada Bank Sumut, dengan agunan sertifikat pemenang tender pengerjaan proyek pengaspalan di Dinas PU Kota Medan.

Namun, setelah kredit dikucurkan oleh Bank Sumut justru pihak kontraktor tidak melaksanakan proyek pengaspalan jalan di Kota Medan. Hingga akhir tahun proyek tersebut tidak selesai.

Akibatnya terjadilah kredit macat, sehingga merugikan keuangan negara karena uang yang dikucurkan oleh Bank Sumut justru tidak digunakan untuk proyek pengaspalan jalan sebagaimana nota kesepakatan.

Lantas berdasarkan hasil temuan BPK RI, Kejagung mengeluarkan surat perintah untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus korupsi pengucuran kredit Bank Sumut.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang diperoleh wartawan, sebanyak 5 orang dari Bank Sumut masuk ke ruangan Pidsus Kejatisu. Kelima orang tersebut belum keluar hingga pukul 16.00 WIB. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    Ketua DPRD Madina Belum Terima Surat Baleg

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), As Imran Khaitamy Daulay SH menyatakan sejauh ini belum menerima surat dari Badan Legslasi (Baleg) DPRD Madina terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda. Penundaan 11 Ranperda itu terkait kengototan pihak Baleg melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi memperdalam peraturan daerah ditengah telah habisnya dana perjalanan dinas DPRD […]

  • Sistem Islam Yang Mampu Menyelesaikan Pandemi

    Sistem Islam Yang Mampu Menyelesaikan Pandemi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd   Akhir-akhir ini masyarakat dicengangkan dengan pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut negara-negara yang menganut pemerintahan otokrasi atau oligarki lebih efektif menangani pandemi virus corona (Covid-19). (CNNIndonesia.com) Tito menyebut negara dengan pemerintahan seperti itu mudah mengendalikan perilaku masyarakat dalam menghadapi pandemi karena kedaulatan negara dipegang oleh satu atau […]

  • Warga Desa Hayuraja Dukung Harun Mustafa jadi Bupati Madina

    Warga Desa Hayuraja Dukung Harun Mustafa jadi Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan Selatan ( Mandailing Online ): Jemput aspirasi tanpa batas terus dilakukan oleh calon Bupati Madina Harun Mustafa Nasution. kali ini ia dan rombongan mendatangi warung kopi Yusuf yang terletak di desa Hayuraja Pagaran Tonga, Kecamatan Panyabungan Selatan. Melihat rombongan Cabup nonor 1 masuk warung kopi, warga pun berbondong bondong datang sekedar bersalaman karenan selain […]

  • Pemprovsu Diminta Ganti Jembatan Pulo Padang

    Pemprovsu Diminta Ganti Jembatan Pulo Padang

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta mengganti jembatan Pulo Padang yang menghubungkan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Jalur ini juga berpungsi sebagai jalan lintas menghubungkan Kecamatan Lingga Bayu dengan Kecamatan Sinunukan serta Kecamatan Batahan. Jembatan yang terbuat dari bahan kayu itu kondisinya sudah lapuk dan membahayakan […]

  • Jembatan Batang Batahan Rawan Kecelakaan

    Jembatan Batang Batahan Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 7Komentar

    BATAHAN (Mandailing Online) – lantai jembatan Batang Batahan menghubungkan Kecamatan Sinunukan dengan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sudah rapuh menyebabkan situasinya rawan kecelakaan. Dedi Saputra seorang sopir truk kepada wartawan Rabu (2/10/2013) mengungkapkan setiap melewati jembatan itu karnet harus turun mengarahkan agar jangan sampai ban mobil terperosok. “Lantai jembatan sudah mulai berlobang. Satu orang […]

  • Tahanan Lapas II B Sidempuan kabur

    Tahanan Lapas II B Sidempuan kabur

    • calendar_month Rabu, 10 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG SIDEMPUAN, (MO) – Seorang tahanan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) II B Salambue, Kecamatan Padang Sidempuan Tenggara, Senin, 8 April malam. Tahanan yang diketahu bernama Agustinus Arefa itu kabur setelah menjebol asbes penjara. Pemuda yang ditahan pada 26 Maret lalu kemudian memanjat tembok dengan mengunakan tali. Agustinus kabur saat petugas Lapas minim pengawasan, karena […]

expand_less