Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Saksi Bank Sumut Diperiksa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
  • print Cetak


Medan, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI telah melakukan proses penyelidikan terhadap kasus kredit macet Bank Sumut ke salah satu kontraktor senilai Rp 1,9 miliar pada Tahun 2007 lalu.

Proses penyelidikan ini dilakukan berdasarkan hasil audit BPK RI, yang menemukan adanya kerugian negara dalam pengucuran kredit oleh Bank Sumut kepada salah satu kontraktor.

“Maka untuk langkah selanjutnya pihak Kejagung melakukan proses dan selanjutnya mengkoordinasikan agar Kejatisu memulai proses penyidikan,” kata Jampidsus M Amari kepada wartawan di Kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (28/12/2010).

Amari menambahkan, terkait kasus tersebut, Kejagung dan Kejatisu telah mulai melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari Bank Sumut.

Sementara itu, Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan Kurniawan Tarigan membenarkan pihak kejaksaan telah melakukan pemanggilan dan keterangan saksi dari Bank Sumut, diantaranya berinisial PIR.

“Untuk hari ini memang kita melakukan pemanggilan satu orang saksi dari Bank Sumut, mungkin Rabu (29/12/2010) pihak Pidsus kembali melakukan pemanggilan terhadap AT dari Bank Sumut dan IR HIL selaku Direktur PT KHN kontraktor yang menerima kucuran kredit dari Bank Sumut pada Tahun 2007 lalu,” ujarnya.

Edi Irsan memaparkan kasus ini bermula kontraktor PT KHN melakukan pemimjaman uang kepada Bank Sumut, dengan agunan sertifikat pemenang tender pengerjaan proyek pengaspalan di Dinas PU Kota Medan.

Namun, setelah kredit dikucurkan oleh Bank Sumut justru pihak kontraktor tidak melaksanakan proyek pengaspalan jalan di Kota Medan. Hingga akhir tahun proyek tersebut tidak selesai.

Akibatnya terjadilah kredit macat, sehingga merugikan keuangan negara karena uang yang dikucurkan oleh Bank Sumut justru tidak digunakan untuk proyek pengaspalan jalan sebagaimana nota kesepakatan.

Lantas berdasarkan hasil temuan BPK RI, Kejagung mengeluarkan surat perintah untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus korupsi pengucuran kredit Bank Sumut.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang diperoleh wartawan, sebanyak 5 orang dari Bank Sumut masuk ke ruangan Pidsus Kejatisu. Kelima orang tersebut belum keluar hingga pukul 16.00 WIB. (BS-021)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebocoran dana PNPM meningkat

    Kebocoran dana PNPM meningkat

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (MAndailing Online) – Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Tim Pokja PNPM Mandiri, Sujana Royat, mengungkapkan, kebocoran dana Program Nasional Pemberidayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri (PNPM) terus meningkat. Meskipun jumlahnya relatif kecil, secara kumulatif dana yang diselewengkan sejak tahun 2007-2013 meningkat mencapai hampir 0,4% dari total dana PNPM Mandiri […]

  • Ekspor Sumut Tumbuh 44,99%

    Ekspor Sumut Tumbuh 44,99%

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Kinerja ekspor Sumatra Utara (Sumut) periode Januari-Juli 2021 masih ditopang oleh sektor industri yang terus bangkit di tengah pandemi. Dilansir Medanbisnisdaily.com, sektor industri tercatat berkontribusi 94,55% terhadap total ekspor Sumut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, nilai ekspor Sumut mencapai US$ 6,377 miliar atau tumbuh 44,99% dibandingkan periode yang […]

  • Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

    Kejar Target Vaksinasi Anak, Bupati: Jangan Ada Statemen Pemaksaan

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka mengejar target vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Mandailing Natal (Madina) tidak perlu ada statemen pemaksaan. Sebab hal tersebut disinyalir akan menimbulkan keributan. Demikian disampaikan Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution saat memimpin rapat evaluasi vaksinasi anak di aula kantor Bupati Madina, Selasa (18/1). “Tidak perlu melakukan atau mengeluarkan […]

  • Kecamatan Nagajuang Juara Vaksinasi

    Kecamatan Nagajuang Juara Vaksinasi

    • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecamatan Nagajuang unggul dari kecamatan lain dalam capaian persentase vaksinasi covid-19. Kecamatan ini berhasil mencapai angka 74,25% vaksinasi, berdasar laporan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Mandailing Natal per 18 November 2021. Dalam laporan Satgas itu, Kecamatan Nagajuang hingga kini telah berhasil menyuntikkan vaksin dosis 1 kepada 2.676 orang dari […]

  • Ini Pesan Atika Azmi Saat Menghadiri Pengajian BKMT

    Ini Pesan Atika Azmi Saat Menghadiri Pengajian BKMT

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengingatkan para orangtua untuk lebih aktif mengawasi anak, terutama penggunaan handphone dan pergaulannya. Atika menyampaikan hal itu saat menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Madina, Minggu (24/11/2024). Menurut Atika, pada era yang makin canggih […]

  • Dugaan Rekayasa Kasus Mantan Dishut Tapsel Mulai Terungkap

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, Dugaan adanya rekayasa pada kasus pemalsuan surat dengan terdakwa SS mantan Kadis Kehutanan Tapsel dan HJ mantan pengelola PT. PLS mulai terungkap. Hal itu terlihat dalam sidang lanjutan register perkara No. 200/Pid.B/2012/PN.Psp yang digelar digedung Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, Kamis (28/6) sore. Keterangan saksi-saksi maupun terdakwa HJ, ternyata kayu-kayu yang diklaim Pr dan Bud […]

expand_less