Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Tim Medis Posko Covid-19 Perbatasan Bisa Makan Karena Ditanggulangi Para Kepdes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
  • print Cetak

Petugas posko perbatasan di Muarasipongi kala bertugas malam

MUARASIPONGI (Mandailing Online) – Fakta baru diperoleh lagi. Biaya makan petugas di posko pemeriksaan Covid di perbatasan Muarasipongi harus ditanggulangi para kepala desa dan camat.

Kini setelah para kepala desa tak lagi patungan, uang makan tak ada lagi. Beruntung pemilik warung makan di dekat posko bersedia menghutangkan makanan.

Fakta ini memperkuat asumsi bahwa pemerintah Kabupaten Mandailing Natal belum mampu mengucurkan dana APBD untuk biaya makan tim medis di posko perbatasan.

Padahal tim medis di posko perbatasan adalah garda terdepan di perbatasan mengawal Mandailing Natal dari sebaran Covid-19.

Tim di posko itu siang malam harus memeriksa semua orang yang masuk ke Mandailing Natal dari arah Sumatera Barat.

“Kami dan para kepala desa juga camat yang patungan biaya makan petugas posko perbatasan,” ungkap seorang kepala desa yang tak bersedia namanya ditulis kepada Mandailing Online di Panyabungan, Jum’at (10/4/2020).

Sejumlah kepala desa di Kecamatan Muarasipongi mengungkapka bahwa kemampuan mereka hanya 14 hari menanggulangi biaya makan petugas posko.

Hari Minggu lalu (5/4) disebut hari terakhir pembiayaan dari para kepala desa. Sejak itu atau sejak Senin para kepala desa tak tahu lagi dari mana uang makan petugas.

Camat Muarasipongi, Aspan yang dihubungi Mandailing Online, Jum’at (10/4) via telefon seluler tak membantah biaya patungan itu.

Dia juga menyatakan bahwa kondisi itu sudah dikordinasikannya dengan pihak pemerintah kabupaten, namun hingga kini belum ada langkah konkrit mengatasi pembiayaan makan petugas posko.

Lantas dari mana biaya makan petugas saat ini?

“Untunngnya pihak rumah makan di dekat posko mau dihutangi,” kata camat.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Berkarya, Salman Rais Daulay yang juga berdomisili di Muarasipongi kepada Mandailing Online, Jum’at membenarkan patungan kepala desa untuk biaya makan tim di posko yang berbatasan dengan Sumatera Barat itu.

“Iya, itu benar. Patungan itu hasil musyawarah di kecamatan, dimana rasa keterpanggilan hati merekalah makanya diputuskan patungan,” ujar Salman.

Sehari sebelumnya, persoalan ini menjadi pembahasan panas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi 4 DPRD Madina dengan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Madina, Kamis (9/4/2020) di gedung dewan.

Pihak Pemkab Madina tak mampu menjawab persoalan pembiayaan operasional posko Covid-19 di empat perbatasan Mandailing Nata.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Sakit Jantung, Napi LP Sipaga-paga Meninggal

    Diduga Sakit Jantung, Napi LP Sipaga-paga Meninggal

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Diduga terkena serangan jantung, salah seorang Narapidana Lembaga Permasyarakatan Kelas II B Sipaga-paga Panyabungan, ditemukan meninggal dunia di selnya, Selasa (29/03/2011). Korban meninggal bernama Adreas alias Deras, ditahan di LP Panyabungan terkait kasus pembunuhan dengan hukuman 18 tahun penjara Adreas meninggal di usia 41 tahun. Dia sudah beberapa tahun menjalani hukuman di LP Sipaga-paga. […]

  • Kepdes dan Aparat Desa Akan Dapat Gaji Tetap dan Dana Tunjangan

    Kepdes dan Aparat Desa Akan Dapat Gaji Tetap dan Dana Tunjangan

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Terkait Undang-Undang Desa Yang Baru Disahkan DPR RI PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lama lagi, desa akan mendapat alokasi anggaran pembangunan tersendiri yang cukup besar dari pemerintah pusat. Tak itu saja, kepala desa hingga para aparat desa juga akan mendapat gaji tetap, dana tunjangan pokok dan tunjangan kesehatan. Regulasi ini tertuang dalam Undang-Undang Desa yang […]

  • Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    Harimau Terperangkap Jerat Babi Hutan

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Seekor harimau terjerat perangkap babi hutan. Itu terjadi di Desa Batu Madinding Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tali jerat itu dipasang petani untuk menangkap hama babi yang sering merusak tanaman kebun. Panogu, pemilik perangkap terperangah melihat perangkapnya sudah menjerat seekor harimau, Kamis (26/11). Belum diketahui pasti umur dan […]

  • Gordang Sambilan Akan Bertabuh di Kalimantan Timur

    Gordang Sambilan Akan Bertabuh di Kalimantan Timur

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lama lagi tabuhan gordang sambilan akan mengumandang di kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Perkembangan ini terkait sudah selesainya pihak IMAM menyediakan alat-alat gordang sambilan, berupa perkusi, suling, talempong, tali sasayat, gong dan saleot. IMAM (Ikatan Masyarakat Asal Mandailing) merupakan organisasi perkumpulan yang didirikan etnis Mandailing yang bermukim di Balikpapan, Kalimantan Timur […]

  • Pelaku Pembunuhan Di Muara Sipongi  Di Tangkap Di Painan

    Pelaku Pembunuhan Di Muara Sipongi Di Tangkap Di Painan

    • calendar_month Sabtu, 12 Mar 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah 2 bulan dilakukan pengejaran oleh Tim Reskrim Polres Mandailing Natal akhirnya 2 orang tersangka pelaku pembunuhan Abdullah warga desa Ranjobatu Kecamatan Muarasipongi pada bulan Februari 2016 yang lalu berhasil ditangkap Polisi di daerah Painan, Sumatera Barat. Kedua pelaku adalah HW (29) dan SR (18) yang merupakan suami istri ditangkap Polisi […]

  • UMK 22 Kabupaten/Kota Sudah Diteken Gubsu, Madina Belum Ada?

    UMK 22 Kabupaten/Kota Sudah Diteken Gubsu, Madina Belum Ada?

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2022 untuk 22 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, telah ditandatangani Gubernur Edy Rahmayadi. UMK tersebut merupakan usulan bupati dan wali kota, yang sebelumnya telah melalui pembahasan di tingkat dewan pengupahan kabupaten/kota masing-masing. “UMK 2022 untuk 22 daerah sudah ditandatangani Pak Gubernur,” ujar Kadis Tenaga Kerja Sumut, […]

expand_less