Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Kapolres Tapsel: Pembajak Akun Facebook Toni Darius Sitorus Sedang Diusut Polda

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Sep 2016
  • print Cetak
Pertemuan perwakilan Tapsel dan Madina menyelesaikan konflik Aek Badak dan Sihepeng

Pertemuan perwakilan Tapsel dan Madina menyelesaikan konflik Aek Badak dan Sihepeng

 

TAPANULI SELATAN (Mandailing Online) – Kapolres Tapsel, AKBP Roni Santana menyatakan Polda Sumut sedang mengusut oknum pembajak akun facebook Toni Darius Sitorus.

Itu diutarakan Kapolres Tapsel di hadapan perwakilan Desa Pardomuan (Aek badak Siture) Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan dan perwakilan Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal di di Ranto Natas, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanili Selatan, Rabu (21/9).

Pertemuan yang dihadiri Bupati Tapsel, tokoh agama dan tokoh masyarakat Tapsel, wakil bupati Madina, unsur muspida Madina, unsur muspida Tapsel itu diprakarsai Danrem 023/KS Kolonel Inf Richard TH Tampubolon dalam menyelesaikan konflik antar umat beragama di perbatasan Tapsel dan Madina.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tapsel mengatakan bahwa pemilik akun facebook Toni Darius Sitorus sekarang ini sedang diproses, dan pihak Polda Sumut sudah melakukan penyelidikan siapa pembajak akun facebook milik Toni Darius Sitorus tersebut.

Sementara Hasintongan Sotorus, ayah kandung Toni Darius Sitorus di kesempatan itu menyampaikan permemohon ma’af sebesar-besarnya kepada umat muslim atas pembajakan akun facebook anaknya. Dan dia berharap kepolisian dapat secepatnya mengungkap pelaku pembajak akun anaknya.

“Dari lubuk hati yang sangat dalam, kami sekeluarga meminta ma’af kepada ummat Islam. Namun saya berharap agar pihak kepolisian secepatnya dapat mengungkap pembajak akun facebook anak saya tesebut, sehingga persoalan ini tidak semakin runcing dan jelas akar permasalahannya,” harapnya.

Di sisi lain, pada pertemuan itu, Dandim 0212/TS mengharapkan agar secepatnya perbatasan Tapsel-Madina kondusif.

“Dan ini kita yakini hanya kesalahfahaman saja. Diharapkan kedepannya tidak terjadi di daerah kita lagi, dan diharapkan agar dapat memberikan pemahaman kepada masing-masing masyarakatnya, karena kami dari pihak TNI akan terus tetap menjaga agar masyarakat tetap aman dan keutuhan NKRI dapat terjaga,” katanya.

Danrem 023/KS dalam arahan dan bimbingannya mengatakan bahwa dia bertanggung jawab terhadap setiap masalah aktifitas di wilayah Korem 023/KS. “Juga diharapkan di kesepakatan ini betul-betul kita pedomi. Kita bangun dan kita rajut kembali hubungan ini,” ujarnya.

“Saya berterimakasi kepada muspida, muspika dan perangkat desa dan saya harapkan pertemuan sore ini adalah pertemuan terakhir dalam penyelesaian konflik ini, dan setelah pertemuan ini, antara kedua belah pihak yang bertikai dapat kembali saling rukun antara satu dengan lainnya,” pungkasnya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembunuh Hj Sakinah & Anaknya Berkeliaran

    Pembunuh Hj Sakinah & Anaknya Berkeliaran

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Sudah hampir lima bulan peristiwa pembunuhan ibu dan anaknya, yakni Hj Sakinah Rangkuti (81) dan Halimahannum Lubis (55). Namun, hingga Kamis (3/2), Polres Madina masih belum menangkap pembunuh sadis tersebut. Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Minggu (19/9) lalu. Polisi mengaku, ada sedikit kesulitan untuk mengungkap pelaku pembunuhan, yakni […]

  • BST Terpotong, Warga Hutagodang Muda Ngadu ke Polres Madina

    BST Terpotong, Warga Hutagodang Muda Ngadu ke Polres Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu mengadukan kepala desa terkait dugaan pemotongan dana BST. Pengaduan disampaikan ke Polres Mandailing Natal (Madina), Rabu (3/6/2020). Kepada wartawan di depan Mapolres, warga menyatakan dana BST (Bantuan Sosial Tunai) hanya diterima sebesar Rp150 ribu dari pejabat desa yang seharusnya Rp600 ribu. BST adalah bantuan dari […]

  • Film biola Namabugang Berkarakter Mandailing

    Film biola Namabugang Berkarakter Mandailing

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 10Komentar

    Sebuah film yang berkarakter Mandailing “Biola Namabugang” terinspirasi dari banyaknya sumber hayati di Kabupaten Mandailing Natal. Askolani Nasution Sutradara Film ini mengharapkan Pemda Mandailing Natal dapat membuat terobosan-terobosan serta menggali potensi keragamana hayati yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.(MO)

  • Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Banjir bandang dari sungai aek baru di desa aek baru Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) sore ini  Senin 13/11/2023 mengakibatkan jembatan desa nyaris putus. Arus sungai yang besar membuat bram jembatan nyaris terpisah dengan bantalan jembatan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Muksin Nasution mengatakan, […]

  • BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    BPK Temukan Ketidakpatuhan Senilai Rp40,55 T

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Harry Azhar Azis melaporan, pada semester II tahun 2014 lembaganya menemukan sebanyak 7.950 kasus yang di dalamnya terdapat 7.789 masalah ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan senilai Rp40,55 triliun dan 2.482 masalah kelemahan sistem pengendalian intern (SPI). Dari masalah ketidakpatuhan tersebut, sebanyak 3.292 masalah berdampak pada pemulihan keuangan negara/daerah/perusahaan […]

  • SK Honorer Diduga Hilang di BKD

    SK Honorer Diduga Hilang di BKD

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR- Akibat keteledoran seorang staf di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Pematangsiantar, Sanna Elplida br Saragih (25) honorer di Bagian Hukum Pemko Pematangsiantar terancam bakal tak diangkat jadi PNS. Pasalnya, SK honorer miliknya hilang di Kantor BKD Kota Siantar. Menurut Sanna Elplida, SK honorer asli miliknya itu tertanggal 1 April 2005 dan ditandatangani Wakil […]

expand_less