Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Ini Aturan Dapatkan Pupuk Subsidi di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
  • print Cetak

Ist

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Sihar Nasution melalui Yanjahuddin sebagai  Kabid Sarana Prasarana menjelaskan,   kriteria seorang petani untuk mendapatkan jenis pupuk bersubsidi itu wajib tergabung dalam kelompok tani.

” petani harus terdaftar sebagai kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN) Kementerian Pertanian. Dan kebutuhan pupuk yang dihitung sesuai dengan kebutuhan atau luas garapannya (Maksimal 2 ha),” jelas Yanjahuddin Selasa 14/11/2023.

Ia mengatakan, setelah aturannya mendapatkan pupuk subsidi ini , petani tak boleh diwakilkan ke orang ke tiga untuk mendapatkan pupuk subsidi. Hal demikian demi efisiensi penyaluran yang optimal.

“Itu merupakan regulasi langsung dari pusat, termasuk aturan Kementan Nomor 04 Tahun 2023 dan Pupuk Indonesia. Aturan itu baku dari pusat. Atau lebih jelasnya regulasi penyaluran pupuk bukan dari Perda, Provinsi ataupun Keputusan, akan tetapi regulasi dari pusat,” Sambungnya.

Selain itu jelas Yanja, KTP harus terintegrasi ke server Dukcapil. Nah agar tak terjadi ketidak sinkron – an, maka sebaiknya petani komunikasi dengan Dukcapil untuk data data yang lebih jelas agar tak jadi kendala saat pengambilan pupuk,” Ujarnya.

Jadi untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, para petani kata Yanja, harus mengikuti regulasi yang ada, keinginan para petani untuk dapat memperolehnya, terlebih dahulu harus disampaikan melalui kelompok tani dalam bentuk Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sesuai dengan komoditi.

“untuk itu petani harus lebih dahulu mengetahui kewajiban yakni mengikuti regulasi yang ditetapkan, lalu ia bisa memperoleh haknya. jadi intinya harus selesaikan kewajiban dulu yaitu ikuti tata cara yang ada, baru bisa mendapatkan haknya. Dan penggunaan pupuk subsidi harus sesuai jenis komoditasnya,” Imbuhnya.

Ketika di tanyai banyak petani yang tidak tahu regulasi itu, Kabid Sarana Prasarana Dinastan MadinA mengakui Pemerintah Daerah tak punya anggaran untuk edukasi sosialisasi peraturan yang terus menerus upgrade. Sehingga akibat dari itu tak jarang terjadi miss komunikasi antara jajaran stakeholder yang terlibat dengan petani tentang prosedur pengambilan pupuk subsidi.

Pemerintah Daerah kata Yanja berharap, Pemerintah Pusat ataupun PI (Pupuk Indonesia) supaya melakukan soaialisasi terkait aturan itu sehingga tidak terjadi disconunikasi yang akhirnya Pemda terus yang dianggap salah.

“Kalau ditampung di APBD Madina kami akan melakukan sosialisasi, edukasi, pencerahan pada petani atau kelompok. Tapi meskipun begitu kita tetap lakukan walaupun sebatas dari WA. Kami berharap antara pemerintah daerah dengan Pusat bersinergi melakukan skala yang lebih besar untuk hal demikian,” Tandasnya.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saifullah-Atika Pasangan Pendaftar Pertama

    Saifullah-Atika Pasangan Pendaftar Pertama

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution resmi mendaftar ke KPU Madina, Rabu (28/8/2024). Ini menjadikan pasangan ini pendaftar pertama sebagai calon bupati/wakil bupati Mandailing Natal (Madina) di perhelatan Pilkada 2024. Enam partai politik mengusung Saifullah-Atika: PKS, PKB, Partai Demokrat, Partai Nasdem, PPP dan Perindo. Sebelum mendaftar ke KPU Madina, […]

  • Bupati Madina Tinjau Pembangunan Dapur MBG Milik Yayasan Sahabat Peduli

    Bupati Madina Tinjau Pembangunan Dapur MBG Milik Yayasan Sahabat Peduli

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengapresiasi progres pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Sahabat Peduli Sejahtera (SPS). Apresiasi itu disampaikan bupati usai meninjau pembangunan SPPG tersebut di Jalan Bhakti ABRI, Panyabungan, Selasa (22/7/2025). SPPG juga disebut “Dapur MBG” merujuk pada dapur yang berpartisipasi dalam Program Makan Bergizi […]

  • Ini Misi Harun- Ichwan Untuk Pendidikan Keagamaan dan Formal Jika Terpilih Jadi Bupati Madina

    Ini Misi Harun- Ichwan Untuk Pendidikan Keagamaan dan Formal Jika Terpilih Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) : ada 15 poin penting yang akan dijadikan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution dalam Misi pemberdayaan sistem pendidikan dan kebudayaan khusus nya bidang keagamaan melalui pendidikan luar sekolah ( keluarga) sebagai pembentukan SDM yang berintegritas yang mampu […]

  • Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

    Bazda Sibolga Himpun Dana Rp 1,5 Miliar

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Sibolga – Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk mengungkapkan, hingga posisi Juni 2015, total penghimpunan dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) pada Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Sibolga telah mencapai lebih dari Rp 1,5 miliar. Menghadapi Lebaran Idul Fitri 1436 H, sebagian dana yang dihimpun dan dikelola Bazda Kota Sibolga tersebut digelontorkan kepada 3.500 para […]

  • Lahirnya Generasi Stres

    Lahirnya Generasi Stres

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN :Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, ketidaktahuan orang tua dalam mendidik anak sering menyebabkan lahirnya “generasi stres”. “Karena melupakan hak anak, tanpa sadar kita melahirkan `generasi stres`,” katanya dalam seminar “Anakku Masa Depanku” yang diselenggarakan Blessing Community dan Dinas Pendidikan Kota Medan di di Medan, Sabtu 27 November 2010. Sebenarnya, kata dia, […]

  • Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    Ratusan CPNS Mengundurkan Diri, Bukti Gagalnya Sistem Kapitalisme

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Anita Safitri, S.Pd Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah & Madina Menulis Setelah dinyatakan lolos seleksi CPNS 2021, kini ratusan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memutuskan untuk mengundurkan diri. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang mengundurkan diri sebanyak 100 orang dari 112.513 orang total keseluruhan yang dinyatakan lolos seleksi tersebut. (KOMPAS.com, 27/05/2022) Kepala […]

expand_less