Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Ini Aturan Dapatkan Pupuk Subsidi di Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
  • print Cetak

Ist

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Sihar Nasution melalui Yanjahuddin sebagai  Kabid Sarana Prasarana menjelaskan,   kriteria seorang petani untuk mendapatkan jenis pupuk bersubsidi itu wajib tergabung dalam kelompok tani.

” petani harus terdaftar sebagai kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN) Kementerian Pertanian. Dan kebutuhan pupuk yang dihitung sesuai dengan kebutuhan atau luas garapannya (Maksimal 2 ha),” jelas Yanjahuddin Selasa 14/11/2023.

Ia mengatakan, setelah aturannya mendapatkan pupuk subsidi ini , petani tak boleh diwakilkan ke orang ke tiga untuk mendapatkan pupuk subsidi. Hal demikian demi efisiensi penyaluran yang optimal.

“Itu merupakan regulasi langsung dari pusat, termasuk aturan Kementan Nomor 04 Tahun 2023 dan Pupuk Indonesia. Aturan itu baku dari pusat. Atau lebih jelasnya regulasi penyaluran pupuk bukan dari Perda, Provinsi ataupun Keputusan, akan tetapi regulasi dari pusat,” Sambungnya.

Selain itu jelas Yanja, KTP harus terintegrasi ke server Dukcapil. Nah agar tak terjadi ketidak sinkron – an, maka sebaiknya petani komunikasi dengan Dukcapil untuk data data yang lebih jelas agar tak jadi kendala saat pengambilan pupuk,” Ujarnya.

Jadi untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, para petani kata Yanja, harus mengikuti regulasi yang ada, keinginan para petani untuk dapat memperolehnya, terlebih dahulu harus disampaikan melalui kelompok tani dalam bentuk Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sesuai dengan komoditi.

“untuk itu petani harus lebih dahulu mengetahui kewajiban yakni mengikuti regulasi yang ditetapkan, lalu ia bisa memperoleh haknya. jadi intinya harus selesaikan kewajiban dulu yaitu ikuti tata cara yang ada, baru bisa mendapatkan haknya. Dan penggunaan pupuk subsidi harus sesuai jenis komoditasnya,” Imbuhnya.

Ketika di tanyai banyak petani yang tidak tahu regulasi itu, Kabid Sarana Prasarana Dinastan MadinA mengakui Pemerintah Daerah tak punya anggaran untuk edukasi sosialisasi peraturan yang terus menerus upgrade. Sehingga akibat dari itu tak jarang terjadi miss komunikasi antara jajaran stakeholder yang terlibat dengan petani tentang prosedur pengambilan pupuk subsidi.

Pemerintah Daerah kata Yanja berharap, Pemerintah Pusat ataupun PI (Pupuk Indonesia) supaya melakukan soaialisasi terkait aturan itu sehingga tidak terjadi disconunikasi yang akhirnya Pemda terus yang dianggap salah.

“Kalau ditampung di APBD Madina kami akan melakukan sosialisasi, edukasi, pencerahan pada petani atau kelompok. Tapi meskipun begitu kita tetap lakukan walaupun sebatas dari WA. Kami berharap antara pemerintah daerah dengan Pusat bersinergi melakukan skala yang lebih besar untuk hal demikian,” Tandasnya.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan publik masih jadi keluhan

    Pelayanan publik masih jadi keluhan

    • calendar_month Kamis, 3 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Masih banyak warga di Kota Medan, khususnya Kecamatan Medan Amplas mengeluh terhadap buruknya pelayanan publik untuk mengurus akta lahir dan perekaman e-KTP. Hal ini disampaikan warga sewaktu Ketua DPRD Medan, Amiruddin melakukan reses di Medan Amplas, kemarin. Amiruddin mengakui selain mengeluh terkait pelayanan publik yang diberikan Pemerintah Kota (Medan) Medan, masyarakat juga […]

  • Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Negara Rp 500 Juta ke Kejari

    Mantan Walikota Tanjungbalai Kembalikan Uang Negara Rp 500 Juta ke Kejari

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanjungbalai, Tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan biaya operasional kepala daerah, mantan Walikota Tanjungbalai Dr.H SH SpOG mengembalikan uang negara sebesar Rp 500 juta dari total Rp 947 juta yang diduga diambil secara melawan hukum dari APBD Tanjungbalai 2001-2004 kepada tim penyidik Kejari Tanjungbalai, Kamis (23/12). Informasi diperoleh di kantor Kejari Tanjungbalai menyebutkan, seyogianya penyidik kejaksaan melakukan […]

  • Pilkades Serentak di Madina Ditunda Hingga 2016

    Pilkades Serentak di Madina Ditunda Hingga 2016

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang seyogiyanya berlangsung tahun ini, akhirnya ditunda menjadi tahun 2016. Faktor penundaan itu akibat adanya Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) di Madina pada Desember 2015. Itu diungkapkan Kasubbag Pemdes Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Madina, Junaidi di ruang kerjanya, Rabu (8/4). Dijelaskannya, […]

  • Sudah Dinyatakan Lolos, Ribuan Honorer K1 Gagal Kantongi NIP

    Sudah Dinyatakan Lolos, Ribuan Honorer K1 Gagal Kantongi NIP

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Sebanyak 49 ribu honorer kategori satu (K1) jangan gembira dulu. Pasalnya, meski sudah dinyatakan memenuhi kriteria (MK) oleh tim auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan sudah mendapatkan formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bukan jaminan lantas bisa mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Terbukti hingga Selasa (10/9) sudah ribuan […]

  • Binsar Nasution: Merangsang Pertumbuhan Investasi Baru di Madina Butuh Waktu

    Binsar Nasution: Merangsang Pertumbuhan Investasi Baru di Madina Butuh Waktu

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oposisi Jangan Mencari Kelemahan, Tapi  Ikut Berperan   Panyabungan (MO)– Pemkab Madina perlu mendorong rangsangan mengalirnya arus investasi sektor swasta ke Madina. Disamping itu, juga perlu upaya merangsang meningkatkanya skil dan kemampuan penduduk usia kerja sesuai dengan standar yang dibutuhkan, kaitannya dengan strategi perluasan lapangan kerja bagi penduduk usia produktif. Menarik investor baru ke […]

  • Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Di tengah kemarau berkepanjangan pihak Tirta Madina mengaku masih mampu menyuplai air bersih dengan normal kepada para pelanggan. Itu dikatakan Bagian Umum PDAM Tirta Madina, Sahril Lubis menjawab wartawan, Kamis (20/2/2014). Dia menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada gangguan tentang debit maupun pasokan. “Biasanya kalau musin kemarau seperti ini yang […]

expand_less