Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

GURU PEMBURU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
  • print Cetak

Cerpen: Rina Youlida Nurdina

Arfan anak murid yang duduk di bangku kelas lima SD, tergolong soleh dan rajin. Disiplin yang sudah mulai tertanam dalam dirinya merupakan buah dari didikan ayah bundanya.

Ayahnya bekerja sebagai salah satu pejabat pemerintah dan bundanya seorang guru di satu SMP terkemuka di kota. Dengan disiplin dan sifat mandiri yang sudah tertanam dalam diri, setiap hari Arfan membuatnya mampu mengurus dirinya sendiri mulai dari bangun tidur hingga menyiapkan diri untuk berangkat sekolah dan tak lupa sarapan dan membawa bekal yang selalu bundanya sediakan. Selanjutnya diantar sang ayah ke sekolah yang kebetulan searah jalan ke kantor.

Sebagai anak tunggal yang penuh kasih sayang dan dalam kehidupan keluarga yang berkecukupan, Arfan bangga dengan disiplin yang orangtuanya terapkan karena ia menganggap itu sangat berguna untuk dirinya kini dan nanti. Pada malam hari, bundanya tak pernah melewatkan waktu untuk membimbing Arfan belajar walau terkadang hanya satu jam saja belajarnya. Terbukti dengan prestasi yang Arfan raih di sekolah selalu sebagai juara kelas dan sudah beberapa kali ikut olimpiade utusan sekolah.

Beberapa bulan berlalu. Waktu untuk ujian akhir semester tinggal beberapa hari lagi. Arfan sudah mulai merasa ada yang aneh dan berubah yang ibunya alami di beberapa waktu belakangan ini. Ayah yang selalu sibuk dengan urusannya yang padat di kantor tak mampu memberi solusi dan jawaban yang menyenangkan hati Arfan saat bertanya, kenapa sang ibu berubah. Setiap ia bertanya pada bundanya kenapa sekarang bunda sudah jarang bembimbing belajar karena selalu terlihat sibuk dengan laptop dan hape, bundanya hanya menjawab “Bunda sedang berburu”.

Arfan berusaha memahami bundanya. Dalam kebingungannya, ia mencoba mengerti maksud dari berburu sebagai satu cara untuk mendapatkan sesuatu dengan cara-cara yang yang luar biasa yang butuh kecepatan tinggi dan senjata yang luar biasa. Dengan kepolosannya yang terbayang dibenaknya tentu bundanya sedang kerja keras belajar di laptop dan hape untuk peroleh hewan buruan di hutan. Tak sungkan ia juga bercerita dengan bangga pada teman-temannya di sekolah jika bundanya kini sudah menjadi seorang pemburu. Pujian demi pujian pun ia terima dari teman-temannya yang menganggap jika bunda Arfan sangat hebat dan keren.

Suatu hari, salah seorang teman Arfan yang kesal dengan sikap Arfan yang sangat membanggakan bundanya yang kini telah menjadi seorang pemburu mencoba menyakiti Arfan dengan sengaja menoyor kepala Arfan dan mengatakan jika Arfan hanya membual dan berbohong. Arfan yang tidak terima dengan perlakuan temannya itu langsung tersulut emosinya dan balas menghajar temannya dengan gaya smack down yang mungkin dia perolah dari tontonan di televisi. Akibat dari perkelahian mereka, akhirnya keduanya mendapat surat panggilan orang tua untuk dihadiri keesokan harinya.

Bunda Arfan kaget dengan surat panggilan yang ia terima, apalagi suratnya berisi informasi jika anaknya yang baik budi telah melakukan perkelahian di sekolah. Bunda tidak percaya jika anaknya itu bisa melakukan tindakan yang sama sekali belum pernah ia lakukan selama sekolah. Berbeda dengan ayahnya, yang justru merasa itu hal biasa dan santai saja dengan informasi tentang anaknya yang ia peroleh. Ayahnya justru merasa bangga dan menganggap jika itu adalah hal yang wajar bagi anak laki-laki. Ia menenangkan istrinya dan mengatakan jika Arfan harus kuat dan mampu menjaga dirinya walaupun ia hanya seorang anak tunggal dimana sebagian besar orang menganggap jika Arfan adalah anak manja yang lemah.

Bunda yang sangat sibuk dengan aktifitasnya di laptop hari ini ia kesampingkan dulu demi menghadiri surat dari sekolah. Sesampainya di sekolah, ibu dari temannya yang juga mendapatkan surat yang sama sudah duduk dengan raut muka kesal. Tentu saja ia kesal karena anaknya yang dihajar oleh Arfan mengalami memar di bagian wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Ibu wali kelas datang dan menyalami kedua orang tua murid itu dengan santun. Dengan panjang lebar ibu wali kelas menceritakan kronologi kejadian kemarin di sekolah yang mengakibatkan perkelahian kedua muridnya itu. Arfan dan temannya berantem juga turut duduk bersama dalam rungan dengan wali kelas dan orangtuanya.

Setelah ibu wali kelas selesai bercerita, bunda terlihat geleng-geleng kepala sambil tersenyum menatap anak tampannya Arfan. Tanpa ragu, bunda meminta maaf atas kekhilafan yang telah anaknya lakukan. Ia mengaku bersalah pada mereka semua karena telah memberikan informasi yang multi tafsir pada anaknya sehingga menjadi bahan cerita di sekolah jika bundanya sudah menjadi seorang pemburu.

Bunda kemudian menceritakan jika benar ia berkata pada Arfan bahwa ia sedang sibuk berburu, namun bukan untuk berburu hewan di hutan atau apapun itu yang ada di pemikiran sang buah hatinya Arfan. Ia menjelaskan jika saat ini guru-guru di seluruh Indonesia tengah disibukkan dengan perubahan cara kerja yang menuntut guru untuk melengkapi administrasi yang dibutuhkan untuk penilaian kinerja guru dan administrasi lainnya dari aplikasi yang bisa dikerjakan melalui media laptop ataupun smart phone.

”Jadi, yang saya buru adalah sertifikat, bukan hewan”, kata bunda Arfan dengan perasaan agak bergidik dalam hatinya.

Akhirnya terpecahankan sudah masalahnya, selanjutnya Arfan dan temannya juga saling bermaafan. Namun, namanya juga anak-anak, Arfan tetap mengaku jika bundanya adalah seorang pemburu walau hanya seorang pemburu sertifikat.*

Rina Youlida Nurdina adalah cerpenis / tinggal di Panyabungan, Mandailing Natal / guru Bahasa Indonesia

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan UN

    Komisi I DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan UN

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal  meninjau pelaksanaan  Ujian Nasional  di beberapa sekolah di Panyabungan, Senin, (4/4). Peninjauan dipimpin Ketua Komisi, Madina Mulyadi Hakim Muda Nasution, diikuti anggota Hj. Riadoh, Sahbana Hasibuan, Ali Makmur Nasution. Di sela peninjauan, Mulyadi kepada Mandailing Online , Senin, (4/4) menyatakan, pihaknya sejauh ini belum ada mendengar […]

  • Saipullah-Atika Terlihat Lebih Faham Fiskal Daerah Dibanding Harun-Ichwan

    Saipullah-Atika Terlihat Lebih Faham Fiskal Daerah Dibanding Harun-Ichwan

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PALUTA (Mandailing Online) – Paslon Saipullah-Atika dinilai lebih memahami keterbatasan fiskal daerah dibanding paslon Harun-Ichwan saat debat publik Pilkada Madina 2024 yang digelar KPU di Sapadia Hall, Gunungtua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (14/11/2024) lalu. Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 1, Harun Mustafa – Ichwan (ON […]

  • Tingkatkan Mutu Perawat, PPNI Madina Gelar Ukomnas Retaker

    Tingkatkan Mutu Perawat, PPNI Madina Gelar Ukomnas Retaker

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka meningkatkan keahlian, keterampilan, jaminan keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, dan peningkatan mutu pelayanan perawat, Persatuan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) Khusus Perawat. Demikian disampaikan Ketua PPNI Madina, H. Ilman, A.MK saat meninjau pelaksanaan ujian tersebut di laboratorium komputer SMA N […]

  • Bupati: RKLA Harus Bergerak di Bidang Ekonomi Kerakyatan

    Bupati: RKLA Harus Bergerak di Bidang Ekonomi Kerakyatan

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menyampaikan agar Dewan Pimpinan Cabang Rumah Komunikasi Lintas Agama (DPC RKLA) tidak hanya duduk-duduk saja melainkan harus bergerak di bidang ekonomi kerakyatan. Hal itu disampaikan Bupati usai acara pelantikan di gedung serbaguna Parbangunan, Rabu (2/2) kemarin. “Kita berharap bagaimana RKLA ini berperan […]

  • Minggu ini Alumni SMA Tano Bato Deklarasi Dukung Harun -Ichwan Jadi Bupati Madina

    Minggu ini Alumni SMA Tano Bato Deklarasi Dukung Harun -Ichwan Jadi Bupati Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Persatuan Alumni SMA Negeri 2 Tano Bato datangi Calon Bupati Mandailing Natal ( Madina ) Harun Mustafa Nasution. Mereka ingin menyatakan sikap untuk mendukung sepenuhnya Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution. Wakil Ketua Alumni SMA Willem Iskandar Tano Bato atau SMA N 1 […]

  • Banmus DPRD Madina Tetapkan Jadwal Pelantikan Ludfan

    Banmus DPRD Madina Tetapkan Jadwal Pelantikan Ludfan

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika tak ada aral melintang, Ludfan Nasution, S.Sos akan dilantik menjadi anggota DPRD Mandailing Natal pada Senin 21 Agustus 2017. Kepastian jadwal pelantikan itu ditetapkan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Mandailing Natal (Madina) yang melakukan rapat penjadwalan di ruang rapat Banmus pada Rabu (16/7) di gedung DPRD Madina. Rapat Badan Musyawarah […]

expand_less