Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Perantau Asal Panyabungan Keluhkan Galundung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
  • print Cetak

gelondong batu emas 310812Panyabungan (MO) – Sejumlah perantau asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) khususnya Panyabungan mengeluhkan kondisi lingkungan pemukiman masyarakat yang sudah banyak dimasuki gelondongan batu emas atau Galundung sebutan lazim di Mandailing.

Sebab galundung yang diketahui menggunakan mercury atau bahan beracun bakal membahayakan kesehatan masyarakat, dan perantau juga menyesalkan sikap pemerintah dan juga instansi terkait karena hingga saat ini belum berhasil menertibkannya.

“Kalau sudah tahu ada zat beracun koq sampai sekarang tidak ditertibkan, itukan berbahaya bagi kesehatan warga” sebut Safar Nasution warga Panyabungan yang merantau di Jakarta dan dikenal sebagai aktivis pemerhati lingkungan kepada wartawan, Minggu (27/8).

Diceritakan Safar, sudah ada beberapa daerah yang pernah merasaka damfak dari penyalahgunaan merury atau zat beracun itu, dan apabila dilihat dari penelitian kesehatan zat beracun dari mercury itu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia meski kata Safar damfaknya tidak dirasakan secara spontanitas, namun apabila sudah masuk ke tubuh manusia itu sendiri maka kesehatannya akan terganggu.

”Biasanya damfaknya akan terlihat setelah beberapa tahun kemudian, bisa saja manusia yang mengonsumsi itu tidak akan berguna lagi yang paling dikhawatirkan adalah ibu hamil, bisa saja bayinya akan mengalami cacat dan sebagainya, artinya Galundung itu maunya jauh dari pemukiman masyarakat, karena limbah yang dibuang itu apabila bercampur ke air sungai yang dipakai warga disinilah yang kita takutkan” ucapnya.

Diakuianya dari cerita yang dia dengar, sudah ada sejumlah warga Panyabungan kaya dengan melakukan penambangan emas di sekitar Sihayo dan Sambung atau daerah izin perusahaan PT Sorikmas Mining, namun kata Safar terlepas dari pakai izin atau tidak memiliki izin penambangan tradisional yang sudah nyata merusak lingkungan dan mengancam keselamatan nyawa warga itu tidak seharusnya dibiarkan Pemerintah.

”Memang benar di satu sisi sebagian warga kita memperoleh kehidupan dari menambang emas seperti itu bahkan saya dengar sudah banyak yang kaya, tetapi caranya itu yang kita takutkan, damfaknya tidak sekarang kita rasakan lho. Semestinya pemerintah bijaksana dengan membuat suatu peraturan atau apapun namanya yang bisa menyelamatkan lingkungan kita khususnya menyelematkan nyawa keluarga kita, kalau bisa Galundung itu agar ditertibkan dan jauh dari pemukiman masyarakat” tambahnya.

Seperti diketahui, galundung emas bukan hanya menjamur di desa-desa dekat lokasi tambang saja, tetapi ratusan bahkan ribuan Galundung terlihat sudah menjamur di tengah-tengah pemukiman masyarakat dan tak jarang pemilik Galundung yang membiarkan limbahnya ke sungai yang digunakan masyarakat untuk MCK dan seperti di kecamatan Nagajuang banyak limbah Galundung yang terbuang ke pematang sawah warga dan saat ini petani juga ikut resah. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Densus Kejar Instruktur Syarif

    Densus Kejar Instruktur Syarif

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Tim pemburu Detasemen Khusus 88 Mabes Polri mengejar instruktur perakitan bom yang digunakan Muhammad Syarif. Bentuk, bahan dan rangkaian yang ditemukan di Masjid Ad Dzikro mengarah pada jejak ilmu mendiang Dr Azahari Husein. “Kita tahu murid-muridnya masih ada. Bisa saja, salah satu dari mereka yang (mengajari) ke Syarif,” ujar Wakabareskrim, Irjen Mathius Salempang usai […]

  • Paska Penembakan 5 Orang, Aparat Berjaga di Dua Desa

    Paska Penembakan 5 Orang, Aparat Berjaga di Dua Desa

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Onlie) – Pasca penembakan terhadap 5 warga Desa Ranto Natas, pihak keamanan berjaga di dua desa Panyabungan Timur. Pantauan di lapangan, aparat kepolisian dari Polres Madina dan Polsek Panyabungan serta Koramil berjaga-jaga dengan senjata lengkap di Desa Ranto Natas dan Desa Pardomuan. Selain itu, pihak Muspika yang melibatkan Pemerintahan Kecamatan Panyabungn Timur, […]

  • Panyabungan Utara Jadi Kawasan Pengembangan Ikan Mas

    Panyabungan Utara Jadi Kawasan Pengembangan Ikan Mas

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara menjadi kawasan pengembangan ikan mas mengingat daerah ini memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Seperti banyak kolam yang menganggur dan kebutuhan sumber airnya cukup. “Program ini sudah kami canangkan untuk dijalankan tahun ini. Sekarang tinggal pelaksanaan di lapangan saja untuk menjadikan Kecamatan Panyabungan Utara […]

  • Barrack Obama kembali pimpin AS

    Barrack Obama kembali pimpin AS

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    WASHINGTON, (MO)- Kompetisi menuju Gedung Putih berakhir, Oregon dipastikan mendukung Obama. Dengan demikian kandidat petahana dari kubu Demokrat mendapat tambahan tujuh suara elektoral. Satu lagi hantaman telak bagi Republik, Fox News melaporkan bahwa Ohio resmi untuk Presiden Obama. Perolehan ini bisa dianggap kemenangan besar mengingat negara bagian itu memiliki nilai 18 suara elektoral. ak hanya […]

  • Antrian Jerigen di SPBU Simangambat

    Antrian Jerigen di SPBU Simangambat

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ANTRI – Sejumlah pemilik jerigen bergerombol di SPBU Simanambat, Siabu, Mandailing Natal (Madina), Selasa (31/12/2013). Para pemilik jerigen ini diketahui merupakan pedagang bensin eceran di kawasan Siabu. Sejumlah warga di warung dekat SPBU mengakui setiap mobil tangki tiba, para pedagang akan antri di SPBU menungu pengisian jerigen. Disinyalir banyak pedagang ketengan tidak tepat lokasi dan […]

  • Saparudddin Haji Lubis Berlatar Santri

    Saparudddin Haji Lubis Berlatar Santri

    • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Saparuddin Haji Lubis yang berpasangan dengan Miswaruddin Daulay sebagai pasangan calon bupati/wakil bupati Madina tak jauh dari dunia santri. Sebab, Saparuddin Haji Lubis merupakan alumni Pondok Pesantren Mustofawiyah Purba Baru. Basis pendidikan santri ini diharapkan akan menjadikan kerangka bagi pasangan itu menjadikan Kabupaten Madina yang lebih Madani jika kelak memimpin Kabuputen Madina lima tahun ke […]

expand_less