Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Perantau Asal Panyabungan Keluhkan Galundung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Agt 2012
  • print Cetak

gelondong batu emas 310812Panyabungan (MO) – Sejumlah perantau asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) khususnya Panyabungan mengeluhkan kondisi lingkungan pemukiman masyarakat yang sudah banyak dimasuki gelondongan batu emas atau Galundung sebutan lazim di Mandailing.

Sebab galundung yang diketahui menggunakan mercury atau bahan beracun bakal membahayakan kesehatan masyarakat, dan perantau juga menyesalkan sikap pemerintah dan juga instansi terkait karena hingga saat ini belum berhasil menertibkannya.

“Kalau sudah tahu ada zat beracun koq sampai sekarang tidak ditertibkan, itukan berbahaya bagi kesehatan warga” sebut Safar Nasution warga Panyabungan yang merantau di Jakarta dan dikenal sebagai aktivis pemerhati lingkungan kepada wartawan, Minggu (27/8).

Diceritakan Safar, sudah ada beberapa daerah yang pernah merasaka damfak dari penyalahgunaan merury atau zat beracun itu, dan apabila dilihat dari penelitian kesehatan zat beracun dari mercury itu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia meski kata Safar damfaknya tidak dirasakan secara spontanitas, namun apabila sudah masuk ke tubuh manusia itu sendiri maka kesehatannya akan terganggu.

”Biasanya damfaknya akan terlihat setelah beberapa tahun kemudian, bisa saja manusia yang mengonsumsi itu tidak akan berguna lagi yang paling dikhawatirkan adalah ibu hamil, bisa saja bayinya akan mengalami cacat dan sebagainya, artinya Galundung itu maunya jauh dari pemukiman masyarakat, karena limbah yang dibuang itu apabila bercampur ke air sungai yang dipakai warga disinilah yang kita takutkan” ucapnya.

Diakuianya dari cerita yang dia dengar, sudah ada sejumlah warga Panyabungan kaya dengan melakukan penambangan emas di sekitar Sihayo dan Sambung atau daerah izin perusahaan PT Sorikmas Mining, namun kata Safar terlepas dari pakai izin atau tidak memiliki izin penambangan tradisional yang sudah nyata merusak lingkungan dan mengancam keselamatan nyawa warga itu tidak seharusnya dibiarkan Pemerintah.

”Memang benar di satu sisi sebagian warga kita memperoleh kehidupan dari menambang emas seperti itu bahkan saya dengar sudah banyak yang kaya, tetapi caranya itu yang kita takutkan, damfaknya tidak sekarang kita rasakan lho. Semestinya pemerintah bijaksana dengan membuat suatu peraturan atau apapun namanya yang bisa menyelamatkan lingkungan kita khususnya menyelematkan nyawa keluarga kita, kalau bisa Galundung itu agar ditertibkan dan jauh dari pemukiman masyarakat” tambahnya.

Seperti diketahui, galundung emas bukan hanya menjamur di desa-desa dekat lokasi tambang saja, tetapi ratusan bahkan ribuan Galundung terlihat sudah menjamur di tengah-tengah pemukiman masyarakat dan tak jarang pemilik Galundung yang membiarkan limbahnya ke sungai yang digunakan masyarakat untuk MCK dan seperti di kecamatan Nagajuang banyak limbah Galundung yang terbuang ke pematang sawah warga dan saat ini petani juga ikut resah. (idw)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    PT BAS Dinilai Rugikan Negara Rp30 M

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALUTA- Kesatuan Aksi Mahasiswa Paluta (KAMP) Paluta meminta kepada Kapoldasu dan Kejatisu untuk segera mengusut tuntas atas kerugian negara Rp30 miliar yang belum dibayarkan oleh PT BAS kepada Menteri Kehutanan melalui Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dari tahun 1999 hingga saat ini. Tak hanya itu, KAMP Paluta juga meminta kepada PT BAS […]

  • Sakit dan Dirawat di RSUD Panyabungan. Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Jenguk Journalis Senior Iskandar Hasibuan

    Sakit dan Dirawat di RSUD Panyabungan. Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Jenguk Journalis Senior Iskandar Hasibuan

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungann ( Mandailing Online) : Peduli terhadap journalis, Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution jenguk Wartawan senior Iskandar Hasibuan yang sedang sakit di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan. Harun sendiri tiba di RSUD Panyabungan malam malam usai kegiatan kunjungan selesai. Ia didampingi tim dan sejumlah wartawan. ” Bang Iskandar Hasibuan […]

  • Ketahuan Bongkar Gudang Kepegawaian Pemkab Madina, Pelaku Kabur

    Ketahuan Bongkar Gudang Kepegawaian Pemkab Madina, Pelaku Kabur

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN : Seorang yang berniat mencuri melarikan diri setelah berhasil membongkar gudang Kantor kepegawaian Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal di Komplek Perumahan Cemara Madina, Senin (10/1) sekitar pukul 12.00 Wib. Niat pelaku untuk mencuri di gudang Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Madina tersebut diketahui oleh salah seorang wanita yang bernama Ropikoh yang tinggal di sebelah gudang tersebut. […]

  • Ini Masukan Pemkab Madina pada Rakorwil APKASI

    Ini Masukan Pemkab Madina pada Rakorwil APKASI

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) melalui Wakil Bupati Atika Azmi Utammi menyampaikan beberapa masukan pada acara rakorwil Apkasi yang dilaksanakan di Serdang Begadai, Kamis (19/5). “Sebagai pemerintahan yang mengutamakan kepentingan masyarakat, Pemkab Madina juga punya beberapa saran dan masukan yang nantinya diharapkan bisa didengar oleh pemerintah pusat,” tulis Atika pada […]

  • Kejar Target, Golkar Sumut Revitalisasi Kepengurusan

    Kejar Target, Golkar Sumut Revitalisasi Kepengurusan

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) melakukan revitalisasi kepengurusan partai untuk mengejar target dan pelaksanaan program menjelang Pemilu 2024. Ketua DPD Golkar Sumut Musa Rajekshah menjelaskan, kegiatan Revitalisasi dan Orientasi Partai Golkar Sumut di Hotel Le Polonia & Convention, Kota Medan, yang diselenggarakan pada Sabtu (18/6) merupakan keinginan bersama untuk memenangkan […]

  • Teguh Nilai Pernyataan Bupati yang Akui Tau Siapa Dibelakang Aksi Demo Dinilai ” nyeleneh “

    Teguh Nilai Pernyataan Bupati yang Akui Tau Siapa Dibelakang Aksi Demo Dinilai ” nyeleneh “

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Teguh W Hasahatan Nasution Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menilai pernyataan bupati Saipullah Nasution yang mengaku mendapat informasi siapa dibelakang aksi demo perkebunan adalah pernyataan ” nyeleneh ” ” Ini adalah sebuah penyataan ‘nyeleneh’ dari seorang kepala daerah. Unras itu di atur dalam UU No.9 thn 1998. Relevan atau […]

expand_less