Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Orang Kaya Panyabungan dan Oknum Pejabat Gunduli Hulu Sungai Rantopuran

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 1 Sep 2016
  • print Cetak
Hutan Rantopuran gundul dan bangkai-bangkai kayu sekitar 1 km dari Sopo Batu. foto tahun 2013

Hutan Rantopuran gundul dan bangkai-bangkai kayu sekitar 1 km dari Sopo Batu. foto tahun 2013

PANYABUNGAN (Mandailing Onlne) –  Ribuan hektar hutan kawasan hulu Sungai Rantopuran sudah gundul oleh kerakusan para orang kaya dari kota Panyabungan dan sejumlah pejabat pemerintah.

Kawasan yang digunduli itu berada di wilayah Desa Sopo Batu dan Gungun Tua Julu, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal.

Hutan itu masuk dalam kawasan hutan register atau hutan lindung. Tetapi, para saudagar kaya dan sejumlah pejabat pemerintah telah menumbanginya dan membuka kebun dalam upaya memupuk kekayaan tanpa memikirkan nasib sejumlah desa yang sudah sering dikaramkan sungai itu.

Aksi penjualan ini sudah berlangsung sekitar 7 tahun. Jika tak segera dihentikan, bencana akan terus dihadapi desa-desa yang dilintasi Sungai Rantopuran, yakni Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Gunung Tua Tonga, Gunung Tua Jae, Manyabar, Saba Jambu, Pagaran Tonga dan Desa Gunung Manaon.

Sungai Rantopuran termasuk sungai yang sangat berbahaya jika meluap. Banjir bandang terbaru terjadi pada tahuhn 2012 dan 2013 yang menghayutkan rumah-rumah penduduk di Desa Gunung Tua Jae, Gunung Tua Tonga. Merendam ratusan rumah di Desa Gunung Manaon, Pagaran Tonga dan Manyabar.

Tak itu saja, wilayah persawahan di Gunung Tua Jae, Manyabar dan Gunung Manaon sudah banyak yang luluhlantak dihantam Sungai Rantopuran.

Kini, warga  Desa Gunung Tua Lumban Pasir, Gunung Tua Tonga, Gunung Tua Jae, Manyabar, Saba Jambu, Pagaran Tonga dan Desa Gunung Manaon berada dalam kondisi ketakutan dihantam arus sungai jika kelak bandang lagi.

Bahkan, Desa Gunung Manaon, Manyabar dan Pagaran Tonga sudah menjadi langganan karam tiap tahun bilamana musim penghujan tiba.

“Para saudagar kaya dan pejabat pemerintah itu berasal dari kota Panyabungan. Mereka punya banyak uang dan membeli hutan-hutan itu dari beberapa orang warga Sopo Batu,” ungkap Amran Lubis warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Kamis (1/9/2016) di pasar Panyabungan.

Disebutkannya, tidak semua warga Sopo Batu yang berani menjual hutan-hutan itu, tetapi hanya  beberapa orang saja. Parahnya, bukan kawasan hutan Sopo Batu saja yang dijual, termasuk juga hutan ulayat Gunung Tua Julu, tetapi warga Gunung Tua Julu diam saja.

Dokumen jual beli hutan ini kabarnya tidak sampai pada tingkat sertifikat, karena status hutan yang dijulan adalah hutan lindung.

“Tetapi, jika ada camat atau kepala desa yang menandatangani jual belinya akan terkena pidana karena hutan itu tak bisa diperjualbelikan, sebab statusnya hutan lindung. Kami akan mencari bukti-bukti apakah ada kepala desa atau camat yang terlibat meneken,” katanya.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • DCS Dapil 4 NASDEM Madina

    DCS Dapil 4 NASDEM Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 NASDEM Madina

  • 177 Pejabat Eselon II, III dan IV Dilantik

    177 Pejabat Eselon II, III dan IV Dilantik

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski tergolong terlambant dibanding sejumlah kabupaten/kota di Sumut, bupati Mandailing Natal (Madina) akhirnya melantik pejabat eselon III dan II serta pengukuhan 4 pejabat eselon II. Pelantikan ini memenuhi Peraturan Pemerintah Nomor (PP) 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Pelantikan berlangsung di aula kantor bupati Madina, Rabu (18/1) oleh Wakil Bupati Madina, […]

  • Honorer yang Dirumahkan Dipanggil Kembali

    Honorer yang Dirumahkan Dipanggil Kembali

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Setelah mendapat kecaman dan kritikan dari berbagai elemen masyarakat, akhirnya Pemkab Mandailing Natal (Madina) memanggil kembali seluruh tenaga honorer yang dirumahkan. Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina, HM Haposan Nasution kepada MedanBisnis, di ruang kerjanya, Senin (9/1), di Panyabungan, menjelaskan, pemanggilan kembali para tenaga honorer itu merupakan hasil rapat seluruh pimpinan SKPD yang dipimpin […]

  • MARSIDAO-DAO (3)

    MARSIDAO-DAO (3)

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Si Poso ma alai nagodangna. Naitadohon nia goarna Si Pikek. Ngada Si Pikek goar napetona, pio-pioan nia dei. Rofikoh Jannah Pulungan do goar sapetona. Pupu Pikoh ning amang nia tu sia najolo, kasidunganna ona pio Si Pikek. Sannari ma kalas 3 Sikola Dasar ia, sasikola dohot Si Poso. Si […]

  • Tambang Pasir Resahkan Warga Pidoli

    Tambang Pasir Resahkan Warga Pidoli

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kegiatan penambangan pasir di Pidoli Lombang meresahkan warga. Pasalnya warga belum mengetahui apakah aktivitas itu sudah memperoleh izin eksploitasi atau belum. Penambangan pasir itu berlokasi di sungai Aek Pohon, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Informasi yang dihimpun Mandailing Online, Selasa (2/8/2022) perusahaan yang melakukan penambangan itu berjenis […]

  • Kasus Money Politic Panyabungan Utara,  Caleg Harus Didiskualifikasi

    Kasus Money Politic Panyabungan Utara, Caleg Harus Didiskualifikasi

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kasus sejumlah anak di bawah umur ikut mencoblos sudah ditangkap. Namun, yang mencengangkan adalah terdapatnya pecahan uang 50.000 yang diduga mereka terima dari salah satu calon legislatif DPRD Madina. Para remaja itu ditangkap polisi dan anggota Bawaslu Madina di salah satu TPS di Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyambungan Utara pada hari pencoblosan, Rabu (17/4/2019). […]

expand_less