Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Puluhan Desa Di Madina Belum Dialiri Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 28 Okt 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN, : Puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara belum dialiri listrik, sehingga warga tidak bisa beraktivitas pada malam hari karena perangkat elektronik seperti televisi juga tidak berfungsi.

Syukuran kecil diadakan warga tiga desa di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, sebagai luapan kegembiraan setelah puluhan tahun menunggu dan pada HUT PLN ke-65, Rabu (27/10) desa mereka resmi dimasuki jaringan listrik.

Kondisi ini disambut suka cita oleh warga, mulai dari anak-anak, ibu-ibu dan bapak-bapak berkumpul untuk memanjatkan doa sebagai wujud syukur warga atas tersambungnya jaringan listrik tersebut.

Warga mengaku sangat senang dengan masuknya listrik ke desa mereka, bahkan Budiman Fajri, seorang siswa sekolah dasar mengaku sangat gembira karena rumahnya akan terang benderang pada malam hari.

“Sangat berterima kasih kepada pemerintah maupun PLN karena sudah memasukkan listrik ke kampung kami, kami sangat senang dan kami bisa belajar pada malam hari,” terang Budiman Fajri.

Ternyata, kegembiraan warga ini tidak serta merta dirasakan ribuan warga lainnya karena di desa mereka belum terpasang jaringan listrik.

Hingga kini masih terdapat puluhan desa di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang belum dimasuki aliran listrin PLN.

Seperti desa UPT I Kampung Kapas, Kecamatan Batahan, sekitar 150 kilometer dari pusat ibu kota Mandailing Natal, perjuangan warga selama 15 tahun terakhir mengajukan permohonan pemasangan jaringan belum pernah terealisasi.

Warga sangat berharap jaringan listrik segera tersambung untuk menunjang kehidupan mereka, seperti untuk anak mereka bisa belajar malam.

“Sudah berulang kali kami mengajukan permohonan supaya listrik dimasukkan ke desa kami, namun hingga kini belum terealisasi. Listrik sekarang sangat dibutuhkan warga karena banyak perangkat elektronik yang bisa mempermudah pekerjaan,” keluh Raja Malim Simbolon, warga UPT I Kampung Kapas.

Jangankan desa di pelosok, sejumlah perkampungan di wilayah kota yang hanya berjarak beberapa kilo dari pusat kota, jaringan listriknya juga belum terpasang seperti Desa Sopo Batu, Kecamatan Panyabungan Kota.

Warga di daerah yang belum terpasang jaringan listrik sangat berharap agar pemerintah atau PLN bisa segera mewujudkan impian warga untuk bisa menikmati listrik.

Salah satu manajer lapangan PT. PLN di Kabupaten Mandailing Natal, Rajo Anas Nasution, saat meresmikan jaringan listrik baru di Kampung Kapas, mengakui masih banyak desa yang belum terpasang listrik.

Hal tersebut, akibat terbatasnya dana PLN untuk memasang jaringan ke pelosok desa karena biayanya mencapai milyaran rupiah.

“Kami berharap masyarakat bersabar karena secara bertahap jaringan listrik akan tersambung hingga pelosok desa tanpa terkecuali. Warga jangan bosan mengajukan permohonan pemasangan jaringan baru hingga jaringan terpasang,” terang Rajo Anas Nasution kepada warga yang belum mendapat jaringan listrik.

Di Kabupaten Mandailing Natal diperkirakan masih terdapat puluhan desa yang belum dialiri listrik, desa-desa tersebut berada dipelosok yang tersebar di 23 kecamatan.(ant)
Sumber : Berita Sore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumur Bor Panas Bumi Sarulla Meledak

    Sumur Bor Panas Bumi Sarulla Meledak

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPUT – Uji coba sumur bor panas bumi Sol Sarulla Operations Ltd di Sil I Desa Silangkitang, Kecamatan Pahaejae, Taput berujung ledakan, Rabu (11/12) sekira pukul 10.00 WIB. Puluhan warga sekitar panik mendengar dentuman keras dan kepulan asap tebal, beberapa di antaranya sempat pingsan karena ketakutan. Informasi dihimpun dari lokasi, setelah ledakan yang mengguncang kawasan sekitar, […]

  • Bupati Madina Harus Segera Ajukan Wakil Bupati

    Bupati Madina Harus Segera Ajukan Wakil Bupati

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution diminta segera mengajukan 2 nama calon wakil bupati kepada DPRD. Keharusan ini terkait ketentuan dan peraturan bahwa masa jabatan masih lebih dari 21 bulan lagi. Selain itu, kesibukan bupati serta jarangnya bupati di Madina menjadi faktor pentingnya kehadiran wakil menjalankan roda pemerintahan. Itu […]

  • Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    Sejumlah Sekolah di Siantar ‘Kutip’ Dana Hari Guru

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    . PEMATANGSIANTAR : Peringatan Hari Guru yang akan dilaksanakan pada 25 November 2010 ini, membuat sejumlah orang tua (ortu) siswa merasah resah dan protes. Hal ini dipicu adanya pengutipan dana Hari Guru yang dilakukan sejumlah sekolah, dengan nominalnya berkisar Rp 10 ribu dan 15 ribu per siswanya. Seperti di SMP Negeri 1 Kota Pematangsiantar, para […]

  • Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribu warga menghadiri kampanye Akbar Calon Bupati Madina dan Wakil Bupati Madina nomor urut 2, Drs H Dahlan Hasan Nst dan Mhd Jakfar Sukhairi di lapangan Aek Godang, Dalan Lidang, Panyabungan, Sabtu (28/11). Kampanye akbar itu dihibur langsung oleh artis dari Jakarta Ike Nurjannah, Edwin, Siti Badriah, Ucok Baba, Loli Syamsir […]

  • ICW Laporkan Kecurangan UN 2013 ke Irjen Kemendikbud

    ICW Laporkan Kecurangan UN 2013 ke Irjen Kemendikbud

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indonesia Corruption Watch melaporkan kasus dugaan kecurangan Ujian Nasional 2013 di SMK Widuri, Jakarta Selatan ke Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Peneliti ICW untuk Monitoring Pelayanan Publik, Siti Juliantari Rachman diterima langsung Irjen Haryono Umar. ICW meminta pihaknya menginvestigasi lebih lanjut kasus kebocoran UN di SMK Widuri. “Kami juga meminta adanya rehabilitasi […]

  • Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

    Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan ringkas : Askolani Nasution Yang pertama mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia adalah Sanusi Pane. Beliau lahir di Muara Sipongi, 14 November 1905. Secara administratif, masa kini Muara Sipongi berada di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Itu yang diceritakan kepala Balai Bahasa Medan, tanggal 23 September lalu, ketika saya diajak makan siang di ruang […]

expand_less