Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Saatnya Dunia Internasional Intervensi Militer Mesir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Dunia internasional dinilai perlu segera melakukan intervensi terhadap militer Mesir menyusul tragedi berdarah, yang hingga Rabu (14/8) telah menewaskan hingga 525 rakyat sipil.

Intervensi diyakini menjadi solusi terbaik yang ada guna menghindari semakin banyaknya jumlah korban yang terus berjatuhan.

“Kebiadaban militer Mesir dalam menghadapi demonstran sudah melampaui batas dan cenderung merendahkan dan mengabaikan hak-hak asasi manusia,” ujar Ketua Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay, dalam siaran persnya, Jumat (16/7).

Militer Mesir menurutnya juga terbukti tidak mendengar imbauan lembaga-lembaga internasional dan tokoh-tokoh dunia yang menyerukan agar segera menghentikan kekerasan dan mengedepankan cara-cara damai dalam menyikapi krisis politik yang ada.

“Karena itu perlu gerakan intervensi dari dunia internasional. Dalam hal ini Indonesia yang memiliki hubungan khusus dengan Mesir tidak cukup lagi hanya mengemukakan kecaman dan penyesalan,” katanya.

Menurut Dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini, salah satu langkah yang dapat diambil pemerintah Indonesia dengan mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) segera melakukan pertemuan khusus terkait upaya penyelesaian krisis Mesir.

“Negara-negara Islam perlu segera bersatu dalam melihat krisis Mesir. Apa pun kepentingannya harus dikesampingkan. Karena keselamatan warga sipil Mesir harus diutamakan. Pada titik inilah peran Indonesia menjadi strategis. Indonesia diyakini masih lebih didengar dibanding negara-negara Islam lain,” ujarnya.

Langkah lain, dunia internasional menurut Daulay juga perlu meminta pemerintah Amerika Serikat menghentikan bantuan sebesar Rp 1,3 miliar dollar per tahun kepada militer Mesir.

Dia menilai, besarnya bantuan yang diberikan justru memerkuat sikap-sikap militeristik tentara Mesir pada warga sipil. Karena itu Presiden Obama dalam hal ini menurutnya perlu berperan secara aktif mencari solusi terbaik lewat jalur diplomasi internasional.

“Saya yakin jika Presiden Mursi dibebaskan maka massa pendukungnya pun akan lebih tenang. Dengan begitu bentrokan antara pro-Mursi dan militer bisa diminimalisir,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bocah 5 Tahun Asal Kota Nopan Butuh Bantuan Dermawan

    Bocah 5 Tahun Asal Kota Nopan Butuh Bantuan Dermawan

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dewi Sri Laila Sari Gadis 5 Tahun Warga Desa Muara Botung, Kota Nopan Madina, butuh perhatian dermawan untuk biaya operasi, sebab lutut bengkok dan kaki lengket karena luka bakar pada saat usia 8 bulan. Dari penuturan Dahliana ibu kandung bocah itu pada wartawan di markas Forwakot Rabun28/8, kondisi kaki buah hatinya […]

  • Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pagi ini sejumlah penyidik KPK menggeledah ruang Sekretariat Badan Anggaran DPR. Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung mengaku tidak tahu bahwa KPK menggeledah ruang kerja pimpinan Banggar hari ini, Jumat 10 Februari 2012. “Kami nggak tahu. Penggeledahan semacam itu memang nggak harus kasih informasi,” kata Tamsil saat dihubungi wartawan. Namun Tamsil tidak mempermasalahkan penggeledahan […]

  • Tak Berkategori

    Kuasa Hukum Bupati Madina Tak Tahu Kasus Yang Dibidik KPK

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online) — Kuasa hukum Hidayat Batubara, Bupati Madina, Marasamin Ritonga mengaku tak tahu terkait kasus apa rumah kliennya akhirnya digeledah KPK, Selasa (14/5). Marasamin mengaku, dirinya juga berada dirumah saat KPK melakukan penggeledahan dirumah Bupati Madina yang berada di Jalan Sei Asahan No 76, Medan itu. Namun, saat dirinya bertanya, Marasamin mengaku bahwa […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 25)

    MARSIDAO-DAO (episode 25)

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara   Si Pikek dohot Si Rahim doma donganna modom i bilik podoman i. Ipamanat-manatisa tompa ni pinomparna na ostang mungkor tando sinok ni modomna. Anggo ia ngada pe ra tarpodom, na pupu taringot tu mandiang alaklaina, amang ni daganakna, dompak mangolu namodom iambirang nia, tai sannari ngada be. Si […]

  • Pengangkatan Sekdes Menjadi PNS Masih Tanda Tanya.

    Pengangkatan Sekdes Menjadi PNS Masih Tanda Tanya.

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan,- Sejak awal tahun 2010 sampai sekarang pembicaraan masyarakat di seputar Mandailing Natal masih menyoroti masalah pengangkatan Sekdes menjadi PNS, masalah ini ini semakin hangat dibicarakan akibat dari Sekdes yang divrifikasi tim Pemkab Madina sampai saat ini masih mengundang tanda tanya, sungguh mengherankan penetapan dari pemkab Madina untuk sekdes menjadi PNS sampai saat ini belum […]

  • B A B I A T (Episode 7-Tamat)

    B A B I A T (Episode 7-Tamat)

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya: Halak Kotanopan   Sementara Rosma, sang putri yang belum tidur, juga dapat mendengar auman harimau tersebut. Saat itu dia sedang berada di kamar mandi, di dalam kamarnya. Dia baru saja berkumur kumur sehabis muntah muntah. Sebenarnya sudah beberapa hari ini di merasa mual mual terus, dan sejak sore dia sudah beberapa kali muntah muntah. […]

expand_less