Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Saatnya Dunia Internasional Intervensi Militer Mesir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
  • print Cetak

JAKARTA, – Dunia internasional dinilai perlu segera melakukan intervensi terhadap militer Mesir menyusul tragedi berdarah, yang hingga Rabu (14/8) telah menewaskan hingga 525 rakyat sipil.

Intervensi diyakini menjadi solusi terbaik yang ada guna menghindari semakin banyaknya jumlah korban yang terus berjatuhan.

“Kebiadaban militer Mesir dalam menghadapi demonstran sudah melampaui batas dan cenderung merendahkan dan mengabaikan hak-hak asasi manusia,” ujar Ketua Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay, dalam siaran persnya, Jumat (16/7).

Militer Mesir menurutnya juga terbukti tidak mendengar imbauan lembaga-lembaga internasional dan tokoh-tokoh dunia yang menyerukan agar segera menghentikan kekerasan dan mengedepankan cara-cara damai dalam menyikapi krisis politik yang ada.

“Karena itu perlu gerakan intervensi dari dunia internasional. Dalam hal ini Indonesia yang memiliki hubungan khusus dengan Mesir tidak cukup lagi hanya mengemukakan kecaman dan penyesalan,” katanya.

Menurut Dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah ini, salah satu langkah yang dapat diambil pemerintah Indonesia dengan mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) segera melakukan pertemuan khusus terkait upaya penyelesaian krisis Mesir.

“Negara-negara Islam perlu segera bersatu dalam melihat krisis Mesir. Apa pun kepentingannya harus dikesampingkan. Karena keselamatan warga sipil Mesir harus diutamakan. Pada titik inilah peran Indonesia menjadi strategis. Indonesia diyakini masih lebih didengar dibanding negara-negara Islam lain,” ujarnya.

Langkah lain, dunia internasional menurut Daulay juga perlu meminta pemerintah Amerika Serikat menghentikan bantuan sebesar Rp 1,3 miliar dollar per tahun kepada militer Mesir.

Dia menilai, besarnya bantuan yang diberikan justru memerkuat sikap-sikap militeristik tentara Mesir pada warga sipil. Karena itu Presiden Obama dalam hal ini menurutnya perlu berperan secara aktif mencari solusi terbaik lewat jalur diplomasi internasional.

“Saya yakin jika Presiden Mursi dibebaskan maka massa pendukungnya pun akan lebih tenang. Dengan begitu bentrokan antara pro-Mursi dan militer bisa diminimalisir,” katanya. (jpnn)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merusak Konstruksi Tanah, Tinjau Ulang Izin PT BME di Siabu

    Merusak Konstruksi Tanah, Tinjau Ulang Izin PT BME di Siabu

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN, Secara empiris semua perusahaan tambang pasti akan merusak lingkungan, terutama tambang emas, batubara dan timah, karena bahan tambangnya ada di perut bumi yang harus dibor atau digali baik secara manual maupun secara modern. “ kibatnya kontruksi tanah pegunungan dan lingkungan hidup lainnya akan rusak baik hutan, batuan dan sumber daya alam hayati, flora dan […]

  • Pengoplos Beras Ditangkap

    Pengoplos Beras Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stabat, Masyarakat Stabat, Kabupaten Langkat resah. Pasalnya, beras palsu telah beredar di sejumlah pasar di daerah tersebut. Belum diketahui berapa ton beras palsu yang telah beredar dan masih dalam penyelidikan petugas kepolisian. Resahnya warga atas beredarnya beras palsu, telah dilaporkan ke Polres Langkat. Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan Asiong (40) warga Jalan Sempurna, Kelurahan […]

  • Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri sedang mempersiapkan sebuah buku kecil untuk diberikan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Dalam konteks Pilpres 2014, Rachma memiliki sikap yang berbeda dengan Surya Paloh. Tidak seperti Surya Paloh yang mendukung PDIP dan mendukung pencapresan Joko Widodo, Rachma memilih sebaliknya, tidak mendukung PDIP dan tidak mendukung pencalonan […]

  • PANEN PADI DI MANDAILING JULU

    PANEN PADI DI MANDAILING JULU

    • calendar_month Kamis, 19 Apr 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sejumlah petani di kawasan Mandailing Julu, Kabupaten Mandailing Natal. Sumut memanen padi yang sudah menguning, pertengahan April 2018. Mandailing Julu merupakan kawasan yang subur sehingga produksi padi reatif bagus. Foto : Kotanopan Madina

  • Mantan Kapolres Siantar Ditahan di Tanjung Gusta

    Mantan Kapolres Siantar Ditahan di Tanjung Gusta

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR – Mantan Kapolres Pematangsiantar AKBP Fatori resmi ditahan setelah menerima eksekusi dari pihak Kejari Pematangsiantar. Fatori tampak memasuki ruangan Kepala Kejari Rudi H Pamenan dan kemudian memasuki ruangan Jaksa Penuntut Umum (JPU), R Nainggolan, untuk menandatangani berkas eksekusinya, Kamis, (16/1/2014). AKBP Fathori, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital (Pam. Obvit) resmi […]

  • Capaian Vaksinasi Rendah, MPC PP Madina Gelar Vaksinasi Massal

    Capaian Vaksinasi Rendah, MPC PP Madina Gelar Vaksinasi Massal

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian target vaksinasi di Mandailing Natal (Madina) masih rendah. Ini dibuktikan dengan penetapan PPKM level 3 melalui Inmendagri nomor 54. Padahal yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Madina nihil. Hal ini membuat Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Madina tergerak untuk melakukan vaksinasi massal sebagai upaya membantu pemerintah dalam mencapai kekebalan […]

expand_less