Minggu, 19 Apr 2026
light_mode

6 Juni, Bupati Madina Dilantik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
  • print Cetak


MEDAN-
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara menjadwalkan pelantikan pasangan Bupati Hidayat Batubara dan Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution pada 6 Juni 2011.
“Rencanaya 6 Juni sesuai jadwal di KPU,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal Jefri Antoni di Medan, Minggu (8/5).
Menurut Jefri, penetapan jadwal pelantikan pada 6 Juni 2011 itu dilakukan dengan asumsi adanya pihak yang merasa keberatan dengan hasil penetapan yang dikeluarkan KPU Mandailing Natal.
Asumsi KPU terbukti karena KPU Mandailing Natal mendapat informasi jika pasangan Indra Forkas Lubis dan Firdaus Nasution yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.
Namun pihaknya belum mengetahui kepastian adanya gugatan itu, termasuk materi gugatan yang diajukan pasangan Indra Forkas Lubis dan Firdaus Nasution tersebut.
Hal itu disebabkan pihaknya belum menerima pemberitahuan secara resmi dari MK.
“Mungkin, Senin 9 Mei 2011 atau Selasa 10 Mei 2011 nanti baru ada undangan dari MK,” katanya.
Meski demikian, kata Jefri, pihaknya mendapat informasi jika materi gugatan itu terkait revisi tahapan dan jumlah daftar pemilih tetap (DPT).
Pasangan Indra Forkas Lubis dan Firdaus Nasution mempermasalahkan waktu pemungutan suara pada 24 April 2011 yang bertepatan dengan hari Minggu.
Sebenarnya, kata Jefri, KPU telah menjadwalkan pemungutan suara dalam pilkada Mandailing Natal itu pada 20 April yang bertepatan dengan hari Rabu.
“Namun hari itu bertepatan dengan pelaksanaan UN. Jadi, terpaksa kita undur,” katanya.
Sebelumnya, KPU Mandailing Natal menetapkan pasangan Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih.
Penetapan itu dikeluarkan melalui sidang pleno Kamis (28/4), yang dihadiri Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat dan sejumlah saksi pasangan calon.
Pasangan Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution yang menempati nomor urut 6 meraih 115.564 (72 persen) dari suara sah yang berjumlah 160.571 suara.
Pasangan itu mengungguli calon lain yakni Zulfarmin Lubis dan Ongku Sutan Nasution (nomor urut 1) yang meraih 5.273 suara (tiga persen), Aswin Parinduri dan Syarifuddin Lubis (nomor urut 2) yang meraih 3.720 suara (dua persen), serta Irwan H Daulay dan Samad Lubis (nomor urut 3) dengan 8.329 suara (lima persen).
Kemudian, pasangan Naharuddin Lubis dan Nuraman Ritonga (nomor urut 4), 4.344 suara (tiga persen), Arsyad Lubis dan Azwar Indra Nasution (nomor urut 5) dengan 10.883 suara (tujuh persen), serta Indra Forkas Lubis dan Firdaus Nasution (nomor urut 7) dengan 12.458 suara (delapan persen).
Dalam pilkada Madina yang diselenggarakan pada Minggu (24/4) itu diikuti terdapat jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 265.637 jiwa.
Namun dalam penghitungan suara yang dilakukan, suara yang masuk berjumlah 162.627 suara dengan perincian suara sah 160.571 suara dan tidak sah 2.056 suara.
Penetapan hasil penghitungan akhir dan calon terpilih itu tercantum dalam Surat Keputusan KPU Madina Nomor 24/KPTS/KPU-KAB.002.434826/2011 tertanggal 28 April 2011.
Setelah penetapan penghitungan suara akhir dan pasangan terpilih itu, pihaknya memberikan kesempatan kepada masyarakat selama tiga hari untuk mengajukan keberatan atas hasil tersebut ke Mahkamah Konstitusi.
Jika tidak ada pengajuan keberatan itu , KPU Madina akan menyampaikan hasil tersebut ke DPRD setempat guna dilanjutkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk penetapan.(an/int)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Esensi Keterwakilan di Reses Fakhrizal Efendi Nasution

    Esensi Keterwakilan di Reses Fakhrizal Efendi Nasution

    • calendar_month Senin, 25 Des 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution melakukan rangkaian Reses di berbagai titik di Kecamatan Siabu. Reses hari pertama berlangsung di Balai Desa Kecamatan Siabu, Jum’at (22/12/2017) dihadiri perangkat-perangkat pemerintahan desa se-Kecamatan Siabu. Hari Sabtu di Desa Hutapuli dihadiri masyarakat desa itu. Hari Minggu di Kelurahan Simangambat. Dari seluruh rangkaian Reses […]

  • Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Demonstrasi mahasiswa di Padangsidempuan, Sumut, Jum’at (27/9/2019) ricuh. Sejumlah mahasiswa dan polisi luka. Aksi penolakan RUU KPK dan KUHP oleh seribuan mahasiswa itu awalnya berlangsung damai. Namun berubah kericuhan ketika demonstran mencoba menerobos ke gedung dewan melalui pintu gerbang yang dijaga polisi. Faseberita.id melaporkan, personil polisi yang menahan aksi dorong […]

  • Kasus Taman Raja Batu, 4 Pejabat Madina Masuk Daftar KPK

    Kasus Taman Raja Batu, 4 Pejabat Madina Masuk Daftar KPK

    • calendar_month Rabu, 15 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – di Panyabungan, beredar salinan surat KPK yang ditujukan kepada Kejatisu soal kasus dugaan korupsi pembangunan Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri di Mandailing Natal. Copyan surat itu beredar di Whatsaap. Dalam surat KPK itu tertera sebanyak 4 pejabat Pemkab Mandailing Natal masuk dalam daftar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat itu bernomor […]

  • Pemkab Madina Harus Evaluasi Perusahaan Perkebunan Yang Membandel

    Pemkab Madina Harus Evaluasi Perusahaan Perkebunan Yang Membandel

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) masih banyak perkebunan yang diduga dengan sengaja melalaikan tanggungjawab membangun plasma untuk masyarakat sekitar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Itu diungkapkan Ali Mutiara Rangkuty, tokoh masyarakat Pantai Barat Madina yang juga mantan anggota DPRD Madina kepada wartawan,Rabu (22/10/2014) di Panyabungan. “Terdapat beberapa agenda yang masih jalan ditempat […]

  • Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Harajaan Hutasiantar memprotes Kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) priode sekarang. Pasalnya, pemilihan pengurus tidak sesuai anggaran dasar BPA. Raja Harajaan Hutasiantar, Hasanul Arifin Nasution, S.Sos Gelar Patuan Mandailing, mengaku terkejut setelah mengetahui pengurus baru BPA Madina sudah terbentuk dan sudah pula dikukuhkan. Diungkapkannya, selaku raja Harajaan Hutasiantar, […]

  • Deviden Cashback

    Deviden Cashback

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Perusahaan yang Didirikan Petani (bagian 2) Oleh : Dahlan Iskan Sudah empat tahun PT Pengayom Petani Sejagad berdiri. Setiap tahun petani menerima ‘cashback’ dari Pengayom. Bahkan setiap habis panen –kalau setahun bisa panen dua atau tiga kali. Istilah ‘cashback’ itu hanya dipakai untuk memudahkan petani mencernanya. Padahal itu adalah pembagian laba biasa. Mengapa pembagian laba itu tidak diwujudkan […]

expand_less