Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Produksi Padi Meningkat di Huraba

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 12 Apr 2013
  • print Cetak

panen di huraba 120413b
SIABU (Mandailing Online) – Upaya petani dan Pemkab Madina memperlancar pengairan air ke sawah-sawah di Desa Huraba, Kecamatan Siabu menuai hasil yang memuaskan. Pada panen yang berlangsung Maret-April ini, penghasilan sawah rata-rata 80 kaleng per lungguk.

Kondisi itiu berbeda dengan musim panen sebelumnya, dimana para petani hanya menuai hasil rata-rata sekitar 50 kaleng per lungguk.

“Kita sangat bersyukur yang telah memberikan rezeki kepada kita, karena pada panen kali ini hasil panen padi kita sebagai masyarakat petani padi cukup lumayan,” kata Haidir, salah seorang petani padi di Desa Huraba II, Minggu (7/4).

Disebutkannya, system pengairan pada musim tanam sebelumnya masih belum terlalu normal akibat tersendatnya irigasi Batang Angkola, menyebabkan hasil padi sawah tidak terlalu mengggembirakan, dimana hasilnya masih rata-rata 50 kaleng per lungguk.

Lalu, pada musim tanam kali ini, produksi mencapai 80 kaleng per lungguk, setelah upaya perbaikan ruas irigasi dimaksimalkan.

“Ini tidak terlepas dari sejak kita melaksanakan musim tanam pada bulan Januari 2013 yang lalu hingga kita memasuki musim pengeringan, pengairan sawah kita tetap normal,” katanya.

“Memang kita akui pada musim tanam yang lewat ini pengairan ke areal persawahan kita agak tersendat-sendar akibat dari minimnya air dari irigasi yang ada di wilayah kita ini, untuk itu kita sangat berterimakasih kepada Pemkab Mandailing Natal yang telah bersusah payah untuk berupaya meningkatkan hasil panen kita dengan cara memperbaiki sistem pengairan yang ada,” ujarnya.

KOORDINASI IRIGASI

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Mandailing Natal, Taufik Zulhandra Ritonga mengakui banyak areal persawahan yang tidak normal dialiri oleh air akibat penyumbatan sejumah titik saluran Irigasi Batang Angkola dan Irigasi Batang Gadis.

“Tanaman padi sangat bergantung kepada pengairan, untuk itu kita terus berkoordinasi dengan pengelola irigasi yang ada sehingga areal persawahan masyarakat mendapatkan pengairan yang cukup,” ujar Taufik.

Upaya yang dilakukan adalah pengangkatan sedimen irigasi untuk memperlancar aliran air sehingg volume air mampu ditingkatkan.

“Koordinasi dengan petugas irigasi dan petani terus digenjot, sehingga pada bulan Agustus hingga Oktober 2012 yang lalu mereka melakukan pengangkatan sedimen yang ada di saluran yang ada sehingga air dapat mengalir ke areal persawahan petani,” terang Taufik.

Disamping itu pihak Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal ini terus berupaya untuk memberikan pencerahan kepada petani bagaimana bercocok tanam yang bagus demi untuk meningkatkan hasil panen padi masyarakat.

Sehingga pada musim tanam Desember 2012 hingga Januari 2013 yang lalu, aliran air ke areal persawahan makin normal. Dampaknya, panen pada bulan Maret hingga April 2013 ini, produksi mencapai sekitar 7,3 ton per hektarnya.

Menurut Taufik, capaian itu justru berada di atas target yang dikejar untuk kawasan Huraba selaku kawasan terluas hamparan sawahanya di Kecamatan Siabu.

“Kita tergetkan 5,6 ton per hektarnya, namun akibat membaiknya sistem pengairan yang ada sehingga kita optimis hasil panen tahun 2013 ini dapat melebihi dari target yang kita rencanakan. Hal ini terbukti dengan hasil panen masyarakat petani padi di wilayah Kecamatan Siabu raya dimana sesuai dengan hasil laporan dari petugas kita dilapangan mencapai 7,3 ton per hektarnya,” tandas Taufik. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURAT PALSU, Surat persetujuan perpindahan Pejabat Madina yang diduga palsu (kiri) dan yang betul-betul dikeluarkan oleh Bupati Labura (kanan). Surat yang diduga kuat palsu milik Drs Muhammad Idris Batubara ( abang Sekda Madina ). (nmedanbisnis / zamharir rangkuti)

  • Dibuka Penerimaaan 20 Ribu CPNS Pemerintah Pusat dan 40 Ribu CPNS Pemda

    Dibuka Penerimaaan 20 Ribu CPNS Pemerintah Pusat dan 40 Ribu CPNS Pemda

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, — Pemerintah akan melakukan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai September mendatang untuk merekrut sekitar 60 ribu pegawai baru. Menteri PAN-RB Azwar Abubakar mengemukakan, dari total 60 ribu CPNS baru itu, sebanyak 20 ribu CPNS direkrut oleh instansi pusat dan 40 ribu CPNS akan direkrut oleh pemerintah daerah. Deputi SDM Aparatur Kementerian […]

  • DCS Dapil 2 PPP Madina

    DCS Dapil 2 PPP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 2 PPP Madina

  • PKS: Madina harus buat Perda galundung

    PKS: Madina harus buat Perda galundung

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Maraknya praktik penambangan yang menggunakan galundung (mesin pemisah batu dengan emas), meresahkan warga Mandailing Natal. Pemerintahan daerah setempat diminta segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang galundung tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Madina H Martua Nasution, pagi tadi, di Panyabungan. Pemkab diminta membuat Perda Galundung, sebab sudah meresahkan masyarakat. Tapi sebelumnya, […]

  • Mewaspadai  Agenda Moderasi di Sekolah Negeri Berbalut Toleransi

    Mewaspadai  Agenda Moderasi di Sekolah Negeri Berbalut Toleransi

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Jagat berita nasional sedang diramaikan kasus penggunaan seragam hijab yang dikabarkan mengundang pemaksaan. Meskipun telah beredar klarifikasi dari pihak alumni sekolah yang menjadi objek kasus, bahwa dirinya tidak pernah merasa dipaksa untuk mengikuti peraturan sekolah yang mewajibkan berbusana muslim. Ia justru menyatakan dengan rela dan senang […]

  • Bansos Sumut di Madina Terkendala Indomie

    Bansos Sumut di Madina Terkendala Indomie

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga kini Pemkab Madina belum mampu menuntaskan penyaluran bansos tahap I dari Pemprov Sumut di Kecamatan Panyabungan, Madina. Pemkab Madina menyatakan pasokan Indomie belum cukup, penyebab kendala penyaluran. Mie instan merek Indomie dijadikan salah satu bahan pangan dalam paket bantuan sosial (bansos) itu selain beras, minyak makan dan gula putih. “Indomie […]

expand_less