Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pemukulan wartawan sangat memalukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Okt 2012
  • print Cetak


MEDAN, (MO) – Berbagai organisasi jurnalistik mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum perwira TNI AU pada saat sejumlah wartawan di lokasi jatuhnya Hawk 200 di Pasir Putih, Pandau, Pekanbaru, Riau, hari ini.

Berbagai lembaga kewartawanan di tanah air pun turut angkat bicara mengecam tindakan memalukan yang dilakukan oknum anggota TNI angkatan udara tersebut.

“Ini merupakan sikap arogan yang ditunjukkan aparat kepada insan jurnalis dan kita mengecam tindakan kekerasan tersebut,” kata Ketua PWI Sumut, Muhammad Syahrir kepada Waspada Online, hari ini.
join_facebookjoin_twitter

Syahrir menilai kekerasan yang dilakukan oknum TNI AU tersebut sudah menimbulkan ketidaknyamanan terhadap jurnalis dan masyarakat. Oknum TNI AU sudah mencoba-coba menutup-nutupi kejadian yang sudah disaksikan langsung oleh masyarakat dan wartawan.

Untuk itu, lanjut Syahrir oknum perwira TNI AU harus diproses secara hukum dan dipecat karena peristiwa tersebut sudah menyakiti hati lembaga jurnalistik di Indonesia.

Selain itu, Syahrir juga meminta Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) TNI Angkatan Udara Pekanbaru, Riau dicopot dari jabatannya karena sudah melakukan pembiaran kekerasan yang dilakukan anggotanya terhadap jurnalis. “Itu berdasarkan perintah atasan,” tegasnya.

Dalam kekerasan terhadap jurnalis bukan merupakan hal yang baru, untuk itu presiden harus memberikan pemahaman mengenai jurnalis kepada aparat negara supaya tidak terulang kembali. “Presiden perlu memberikan jaminan kepada jurnalis supaya tidak mendapat kekerasan yang sama dikemudian hari,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan ketua Ikatan Wartawan Hukum (Ikwah) Sumut, Sulaiman Hamzah yang mengutuk keras aksi semena-mena yang dilakukan oknum perwira TNI AU pada sejumlah wartawan di lokasi jatuhnya Hawk 200 di Pasir Putih, Pandau, Pekanbaru, Riau, siang tadi. Bentuk tindakan kekerasan yang dilakukan oknum perwira TNI AU merupakan tindakan kriminalisasi aparat terhadap warga sipil dan wartawan. Hal ini tidak sesuai dengan profesionalisme aparat atau militer yang mengayomi masyarakat.

“Ikwah Sumut mengecam tindakan arogansi aparat Danlanud Pekanbaru, seharusnya pelarangan peliputan ada dialog antara wartawan dan pihak lanud jika demi alasan keselamatan. Tindakan aparat apalagi seorang perwira tidak pantas seperti itu,” beber Ketua IKWAH SUMUT Sulaiman Hamzah dengan kesal saat ditemui di Kantor Ikwah Sumut di Medan, hari ini.

Hamzah mengungkapkan tindakan kekerasan tidak sepatutnya dilakukan oleh aparat dengan dalih pengamanan dan penyelamatan salah satu anggota yang diduga masih selamat dan berada di dalam peswat tidaklah alasan yang tepat dalam melakukan kekerasan apalagi penganiayaan.

Menurut Hamzah bahwa seorang wartwan dalam melaksankan tugas peliputan dilindungi Undang-Undang dan terikat pada kode etik yang telah dietapkan oleh dewan pers. Jadi alasan yang disampaikan untuk melindungi bukanlah suatu alasan yang tepat dan diduga alasan yang tidak masuk akal.

Kecaman juga datang dari Ketua Media Online dan Elektronik, Aliansi Pers Indonesia (API) Sumut, Sastroy Bangun, saat dimintai tanggapannya soal kasus kekerasan terhadap wartawan, yang dilakukan oknum TNI AU di Pekanbaru, Riau.

“Oknum perwira TNI AU itu sudah tidak bisa ditolerir, ini bukan kasus yang pertama terjadi terhadap insan pers. Ini sangat memalukan sekaligus memilukan hati kita. Oknum tersebut lebih pantas jadi tukang pukul, daripada menjadi menjadi perwira TNI. Apalagi TNI itu pengayom masyarakat, pelindung negara. Sungguh tidak pantas,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, perwira TNI tersebut pantas untuk diberhentikan dari jabatannya. “Oknum tersebut harus dipecat, biar bisa merasakan bagaimana mejadi rakyat sipil. Bila perlu, perwira tersebut beralih profesi menjadi wartawan. Ini sebanding dengan tindakan yang dilakukannya,” kata Sastroy.

Sebagaiman diketahui sejumlah wartawan foto dan kameramen televisi menjadi sasaran pemukulan dan perampasan kemera saat terjatuhnya Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga pada Selasa Pagi.

Enam wartawan yang mendapat tindakan kekerasan oknum AURI tersebut antara lain Didik (Riau Pos), Ryan Fb Anggoro (LKBN Antara), Ari Nadem (Tv-One), dan Robi (RTv). Selain wartawan, dua mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) juga ditinju oknum anggota TNI AU karena kedapatan mengambil foto bangkai pesawat Hawk 200 yang jatuh di samping rumah warga. (wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadiri Peringatan Hari Ibu ke-95, Atika Ingatkan Peran Perempuan

    Hadiri Peringatan Hari Ibu ke-95, Atika Ingatkan Peran Perempuan

    • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta, ( Mandailing Online )- Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyampaikan sebagai perempuan harus mampu mendorong Indonesia khususnya Mandailing Natal (Madina) untuk maju berperan aktif dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian dan lainnya. Hal tersebut disampaikan Atika usai menghadiri acara Rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-95 Tahun 2023 di Istora Senayan, […]

  • Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    Atika dan PKS Bantu Korban Ledakan Tabung LPG

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama calon wakil bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution memberikan bantuan kepada keluarga korban ledakan tabung gas LPG. Bantuan jenis uang tunai itu diserahkan di ruang perawatan RSU Panyabungan, Selasa (30/6/2020) oleh Atika Azmi Utammi dan Ketua DPD PKS Madina, Ustad Wahiddin Arjun. Korban ledakan itu satu […]

  • Model asal Sumbar jadi Putri Indonesia 2013

    Model asal Sumbar jadi Putri Indonesia 2013

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, (MO)- Putri Indonesia Sumatera Barat, Whulandary Herman, secara resmi menyandang gelar Putri Indonesia 2013. “Ini adalah pemilihan terbesar dan mimpi saya sejak kecil. Namun saya rasa ini adalah impian banyak perempuan Indonesia, dan saya bangga bisa mewakili mimpi seluruh perempuan Indonesia,” ujar Whulandary usai final pemilihan Putri Indonesia 2013 di Jakarta, Jumat. Whulandary adalah […]

  • Operasi Tambang Oleh TNI Ditanggapi Santai.Pelaku Tambang Emas Ilegal terus Beroperasi

    Operasi Tambang Oleh TNI Ditanggapi Santai.Pelaku Tambang Emas Ilegal terus Beroperasi

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): Operasi tambang emas ilegal Kecamatan Batang Natal dan Linggabayu ditanggapi santai para pelaku tambang. Para pelaku tambang nampaknya tidak takut. Mereka terus menjalankan alat beratnya di lokasi lokasi yang mengandung material emas seperti di desa ampung padang tepat di pinggiran sungai batang natal. Diketahui lokasi ini dikuasai pengusaha tambang emas […]

  • 2,5 hektar ladang ganja ditemukan

    2,5 hektar ladang ganja ditemukan

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Operasi Antik Toba 2010 yang digelar Satuan Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polres Mandailing Natal menemukan 2,5 hektar ladang ganja siap panen di Pegunungan Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal. Sedikitnya 10 ribu batang ganja berhasil diamankan polisi dalam operasi itu dan selanjutnya dijadikan barang bukti. Ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare itu […]

  • Kades Pun Jadilah

    Kades Pun Jadilah

    • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Cerpen: Rina Youlida Nurdina Masa sekolah Rasyid di SMA akan berakhir sebentar lagi. Enam bulan lagi ia akan menghadapi ujian akhir sekolah, yang kemudian melanjutkan perkuliahan ke perguruan tinggi favoritnya. Rasanya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi ternama dan termahal pun tidak menjadi masalah baginya dari sisi dana, karena ayah Rasyid adalah pengusaha sukses. Orang mengenal […]

expand_less