Jumat, 17 Jul 2026
light_mode

Wali Kota Medan Apresiasi Halak Mandailing Malaysia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO)-Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyampaikan apresiasinya atas kedatangan rombongan Halak Mandailing Malaysia. Sebab, kedatangan warga Malaysia berdarah Mandailing itu ingin menjalin hubungan silaturahim dan kebudayaan dengan Pemko Medan. Karenanya, hubungan ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan, khususya di bidang budaya.

Apresiasi itu disampaikan Wali Kota ketika menggelar jamuan makan malam dengan rombongan Halak Mandailing Malaysia di Hotel Emerald Garden Jalan Putri Hijau Medan, Senin (26/11). Orang nomor satu di Pemko Medan yang hadir didampingi istri sekaligus Ketua TP PKK Kota Medan Hj Yusra Siregar tersebut, tidak menyangka sama sekali jika sebagian besar Halak Mandailing Malaysia ternyata masih fasih berbahasa Mandailing.

“Saya sama sekali tidak menyangka, mereka ternyata masih bisa berbahasa Mandailing. Padahal mereka merupakan generasi kelima dari orang-orang Mandailing yang meninggalkan kampung halamannya dan pergi mengadu nasib ke Malaysia sekitar 200 tahun lalu. Tentunya ini sangat membanggakan sekali, sementara itu banyak orang Mandailing di sini yang tidak tahu lagi bahasa daerahnya,” kata Wali Kota

Dari jamuan makan malam tersebut, Wali Kota juga mengetahui ternyata banyak sekali warga Malaysia berdarah Mandailing. Kini mereka dengan bangga menggunakan marga di belakang namanya seperti Nasution, Lubis, Siregar, Harahap, Hasibuan ,Batubara , Rangkuti serta marga-marga yang ada di Mandailing lainnya. Malah tidak sedikit orang-orang berdarah Mandailing ini menjadi pejabat setingkat gubernur dan kepala kepolisian di Negeri Jiran tersebut.

Saat ini warga Malaysia yang berdarah Malaysia itu tergabung dalam perkumpulan Halak Mandailing Malaysia. Walaupun perkumpulan ini masih berusia 1,3 tahun namun anggotanya sudah cukup banyak. Karenanya, Wali Kota berharap melalui perkumpulan ini dapat menjalin kerjasama di bidang kebudayaan maupun kepariwisataan. “Kita harapkan hubungan ini akan mendorong percepatan pembangunan, khususnya di bidang kebudayaan di Kota Medan,” ungkapnya.

Presiden Halak Mandailing Malaysia Abdul Ramli Rahim menjelaskan, sejak terbentuk perkumpulan yang dipimpinnya ini sudah empat kali mengunjungi Kota Medan. Untuk kunjungan yang keempat ini, selain ingin pengukuhan hubunagn silaturahim dan kebudayaan dengan Pemko Medan, mereka juga mendatangi tanah kelahiran leluhurnya seperti di Mandailing, Panyabungan, Padang Sidempuan dan lain sebagainya. Dengan demikian kerinduan mereka akan kampung halaman leluhur bisa terobati.

“ Tujuan kedatangan kita semata-mata untuk mengukuhkan hubungan silaturahim, tidak ada muatan politik di dalamnya. Dengan hubungan ini kita harapkan semua Halak Mandailing Malaysia semakin menyangi dan mengasihi tanah leluhurnya di Indonesia, terutama Sumatera Utara,” jelas Ramli.

Ramli mengungkapkan, jumlah warga Malaysia berdarah Malaysia banyak versi. Ada yang mengatakan 40.000-50.000 orang namun secara akademik berdasarkan hasil riset dan penelitian yang dilakukan oleh Prof Dr Ahmad A Husein Lubis dari University Sains Malaysia di Pulau Penang, tidak kurang 500.000 orang Mandailing di Malaysia. Riset itu dilakukan di Negeri Perak dengan penduduk lebih kurang 2,5 juta jiwa. Dari jumlah itu, 50 persen diantaranya suku Melayu. Artinya, suku Melayu di perak berjumlah 1,2 juta jiwa lebih. Namun dari 1,2 juta jiwa suku Melayu, diketahui 50 persennya orang Mandailing.

Menurut Ramli jumlah itu masih di Negeri Perak, belum lagi yang tinggal di Negeri Sembilan, Selangor dan Kedah. Jadi dia mengaku jumlah orang Mandailing yang tinggal di Malaysia cukup banyak. Untuk rombongan Halak Mandailing Malaysia yang datang ini, 30 persen berasal dari Negeri Kedah. Mereka ingin melihat langsung Bumi Mandailing yang telah ratusan tahun ditinggalkan leluhurnya untuk bermigrasi ke Malaysia.(aya/tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batang Natal dan Ulu Pungkut Juga Harus Direnegosiasi

    Batang Natal dan Ulu Pungkut Juga Harus Direnegosiasi

    • calendar_month Selasa, 9 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa kawasan Batang Natal dan Ulu Pungkut juga perlu dimasukkan dalam daftar renegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining. Itu dikatakan Dahlan Hasan pada rapat dengar pendapat di DPRD Madina, Selasa (9/4/2013) membahas tuntutan warga Kecamatan Naga Juang yang menginginkan kawasan bukit Sambung dikeluarkan dari kontrak […]

  • Eks Ketua Bawaslu: MK Dapat Diskualifikasi Cakada yang Terbukti Curang TSM

    Eks Ketua Bawaslu: MK Dapat Diskualifikasi Cakada yang Terbukti Curang TSM

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mantan Ketua Bawaslu RI periode 2008-2012, Bambang Eka Cahya Widodo menyatakan Mahkamah Konstitusi (MK) dapat mendiskualifikasi calon kepala daerah terpilih yang terbukti melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Hal itu disampaikan menjelang Sidang Pleno pembacaan Putusan  MK soal sengketa Pemilukada. Rencananya MK akan mengeluarkan ketetapan tersebut tanggal 17-24 Maret 2021. Bambang […]

  • DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    DPRD Madina Gagal Agendakan Naga Juang

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rapat dengar pendapat membahas kasus Naga Juang gagal dilaksanakan DPRD yang sejatinya dilaksanakan pada Senin (01/04/2013 sesuai janji pimpinan DPRD Madina As Imran Khaitamy dan Fakrizal Efendi Nasutioan kepada masyarakat Naga Juang. Rapat itu beragenda meminta keterangan pihak muspida serta pihak PT. Sorikmas Mining (SM) serta masyarakat dalam rangka mencari format […]

  • Bupati Dinilai Tak Becus Membina BPA, Mosi Tak Percaya Kepada Bupati Disiapkan

    Bupati Dinilai Tak Becus Membina BPA, Mosi Tak Percaya Kepada Bupati Disiapkan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sutan Palembang Nasution salah satu raja Mandailing mengecam pendapat bupati Mandailing Natal (Madina) yang menyebutkan pengurus Badan Pemangku Adat (BPA) sudah meninggal dunia dan uzur. “Sangat aneh seorang Bupati mengatakan pengurus BPA sudah uzur,” katanya Senin (10/11). “Saya yakin apabila hal ini tidak segera diklarifikasi oleh bupati, maka seluruh raja-raja yang […]

  • Sobir Lubis Bantu Korban Kebakaran Kotasiantar

    Sobir Lubis Bantu Korban Kebakaran Kotasiantar

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Sobir Lubis menyalurkan bantuan kepada para keluarga korban kebakaran di Kotasiantar, Panyabungan, Rabu (13/11/2019). Penyerahan bantuan ini diwakili adiknya Hanapi Lubis di lokasi kebakaran kepada perwakilan korban Amiruddin Hasibuan. Bantuan berupa 10 kodi seng dan 2 kubik kayu. Pada Selasa kemarin atau beberapa jam pasca kebakaran Sobir […]

  • Calon Haji Termuda Anni Kholilah 20 Tahun dari Kayu laut

    Calon Haji Termuda Anni Kholilah 20 Tahun dari Kayu laut

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon haji usia termuda dari Kabupaten Mandailing Natal tahun ini bernama Anni Kholilah umur 20 tahun dari Desa Kayu Laut, Panyabungan Selatan. Data itu diperoleh dari Plt Kepala Bagian Kesra Pemkab Mandailing Natal, Taufik Lubis di sela penutupan manasik akbar di di mesjid agung  Nur Ala Nur, Panyabungan, Senin (1/8). Sedangkan […]

expand_less