Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Wali Kota Medan Apresiasi Halak Mandailing Malaysia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
  • print Cetak

MEDAN, (MO)-Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyampaikan apresiasinya atas kedatangan rombongan Halak Mandailing Malaysia. Sebab, kedatangan warga Malaysia berdarah Mandailing itu ingin menjalin hubungan silaturahim dan kebudayaan dengan Pemko Medan. Karenanya, hubungan ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan, khususya di bidang budaya.

Apresiasi itu disampaikan Wali Kota ketika menggelar jamuan makan malam dengan rombongan Halak Mandailing Malaysia di Hotel Emerald Garden Jalan Putri Hijau Medan, Senin (26/11). Orang nomor satu di Pemko Medan yang hadir didampingi istri sekaligus Ketua TP PKK Kota Medan Hj Yusra Siregar tersebut, tidak menyangka sama sekali jika sebagian besar Halak Mandailing Malaysia ternyata masih fasih berbahasa Mandailing.

“Saya sama sekali tidak menyangka, mereka ternyata masih bisa berbahasa Mandailing. Padahal mereka merupakan generasi kelima dari orang-orang Mandailing yang meninggalkan kampung halamannya dan pergi mengadu nasib ke Malaysia sekitar 200 tahun lalu. Tentunya ini sangat membanggakan sekali, sementara itu banyak orang Mandailing di sini yang tidak tahu lagi bahasa daerahnya,” kata Wali Kota

Dari jamuan makan malam tersebut, Wali Kota juga mengetahui ternyata banyak sekali warga Malaysia berdarah Mandailing. Kini mereka dengan bangga menggunakan marga di belakang namanya seperti Nasution, Lubis, Siregar, Harahap, Hasibuan ,Batubara , Rangkuti serta marga-marga yang ada di Mandailing lainnya. Malah tidak sedikit orang-orang berdarah Mandailing ini menjadi pejabat setingkat gubernur dan kepala kepolisian di Negeri Jiran tersebut.

Saat ini warga Malaysia yang berdarah Malaysia itu tergabung dalam perkumpulan Halak Mandailing Malaysia. Walaupun perkumpulan ini masih berusia 1,3 tahun namun anggotanya sudah cukup banyak. Karenanya, Wali Kota berharap melalui perkumpulan ini dapat menjalin kerjasama di bidang kebudayaan maupun kepariwisataan. “Kita harapkan hubungan ini akan mendorong percepatan pembangunan, khususnya di bidang kebudayaan di Kota Medan,” ungkapnya.

Presiden Halak Mandailing Malaysia Abdul Ramli Rahim menjelaskan, sejak terbentuk perkumpulan yang dipimpinnya ini sudah empat kali mengunjungi Kota Medan. Untuk kunjungan yang keempat ini, selain ingin pengukuhan hubunagn silaturahim dan kebudayaan dengan Pemko Medan, mereka juga mendatangi tanah kelahiran leluhurnya seperti di Mandailing, Panyabungan, Padang Sidempuan dan lain sebagainya. Dengan demikian kerinduan mereka akan kampung halaman leluhur bisa terobati.

“ Tujuan kedatangan kita semata-mata untuk mengukuhkan hubungan silaturahim, tidak ada muatan politik di dalamnya. Dengan hubungan ini kita harapkan semua Halak Mandailing Malaysia semakin menyangi dan mengasihi tanah leluhurnya di Indonesia, terutama Sumatera Utara,” jelas Ramli.

Ramli mengungkapkan, jumlah warga Malaysia berdarah Malaysia banyak versi. Ada yang mengatakan 40.000-50.000 orang namun secara akademik berdasarkan hasil riset dan penelitian yang dilakukan oleh Prof Dr Ahmad A Husein Lubis dari University Sains Malaysia di Pulau Penang, tidak kurang 500.000 orang Mandailing di Malaysia. Riset itu dilakukan di Negeri Perak dengan penduduk lebih kurang 2,5 juta jiwa. Dari jumlah itu, 50 persen diantaranya suku Melayu. Artinya, suku Melayu di perak berjumlah 1,2 juta jiwa lebih. Namun dari 1,2 juta jiwa suku Melayu, diketahui 50 persennya orang Mandailing.

Menurut Ramli jumlah itu masih di Negeri Perak, belum lagi yang tinggal di Negeri Sembilan, Selangor dan Kedah. Jadi dia mengaku jumlah orang Mandailing yang tinggal di Malaysia cukup banyak. Untuk rombongan Halak Mandailing Malaysia yang datang ini, 30 persen berasal dari Negeri Kedah. Mereka ingin melihat langsung Bumi Mandailing yang telah ratusan tahun ditinggalkan leluhurnya untuk bermigrasi ke Malaysia.(aya/tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi. Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial […]

  • Titik Api Kebakaran Hutan di Madina Berkurang

    Titik Api Kebakaran Hutan di Madina Berkurang

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Titik api akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), berkurang drastis akibat daerah itu diguyur hujan sejak Minggu (24/10) malam hingga Senin (25/10) dini hari. Sebelumnya, dalam beberapa minggu terakhir, pembukaan lahan dengan cara membakar marak di daerah ini menimbulkan belasan titik api, namun pada Senin jauh berkurang. Hujan deras pada […]

  • Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    Tamsil Linrung Tak Tahu KPK Geledah Banggar

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pagi ini sejumlah penyidik KPK menggeledah ruang Sekretariat Badan Anggaran DPR. Wakil Ketua Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung mengaku tidak tahu bahwa KPK menggeledah ruang kerja pimpinan Banggar hari ini, Jumat 10 Februari 2012. “Kami nggak tahu. Penggeledahan semacam itu memang nggak harus kasih informasi,” kata Tamsil saat dihubungi wartawan. Namun Tamsil tidak mempermasalahkan penggeledahan […]

  • Nila Sari Kunjungi Radio dan Tympanum

    Nila Sari Kunjungi Radio dan Tympanum

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Penyanyi Mandaiiling, Nila Sari,  Minggu (22/2) melakukan kunjungan di dua stasiun radio di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Yakni, Radio Prima Fm dan Start FM Panyabungan. Kunjungan silaturrahmi itu bertujuan mengukuhkan tali silaturrahmi antara pecinta musik Mandailing dengan seniman dan artis dalam mewujudkan kepedulian terhadap perkembangan musik di daerah itu. […]

  • Kapolres: Tidak Ada Penculikan Anak

    Kapolres: Tidak Ada Penculikan Anak

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TEBING TINGGI – Menangapi maraknya isu penculikan anak untuk diambil organ tubuhnya di Kota Tebing Tinggi membuat Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Robert Haryanto Watratan gerah juga. Ia lantas memanggil semua Kapolsek yang ada di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi guna mengetahui laporan yang sedang terjadi di wilayah Polsek Masing-masing, Rabu (8/12) kemarin. Setelah mendengarkan laporan […]

  • Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    Sekulerisme Memosisikan Perempuan dan Anak Dalam Bahaya

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nur Afni Ibu peduli generasi Sekulerisme adalah sistem yang memisahkan agama dari kehidupan, dan sistem inilah yang paling banyak memengaruhi negera-negara di dunia termasuk negara kita Indonesia. Namun sekulerisme ini telah memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat terutama kaum wanita dan anak-anak. Seperti kasus kekerasan dan pelecehan seksual. Baru-baru ini, Polda Metro Jaya telah […]

expand_less