Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Plang Nama Dirusak, Kantor Jadi Tempat Hiburan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


Aksi Karyawan PTPN2-PT LNK

LANGKAT-Aksi mogok kerja 4.000-an karyawan PTPN II-PT Langkat Nusantara Kepong (LNK) Rayon Tengah di Langkat masih berlanjut. Bahkan, aksi mogok kerja semakin memanas, dengan dirusaknya papan nama (plang) dan di dudukinya kantor perkebunan, Selasa (25/1).

Pantauan di pusat kantor PT LNK di kebun Gohor Lama, Kecamatan Wampu, papan nama perusahan PTPN II-PT LNK terbuat dari beton, di depan kantor tersebut, dirobohkan oleh karyawan. Sedangkan papan nama di pintu masuk
disiram cat cair warna hitam dan di beri tulisan “Ganyang Malaysia”.

Sementara, kantor PTPN II-PT LNK di Gohor Lama, diduduki karyawan dengan membuat hiburan organ tunggal di teras depan kantor tersebut. Secara bergantian, ratusan karyawan unit kebun Gohor Lama, melantunkan sejumlah lagu guna menghibur karyawan yang tengah mogok.

Aksi mogok kerja ratusan karyawan di kantor pusat PT LNK ini, dijaga ketat aparat kepolisian dari Polres Langkat dan Polsek Stabat. Aksi yang berlangsung damai ini, tetap menuntut kejelasan status mereka sebagai karyawan di perkebunan tempat mereka bekerja.

“Kami tetap akan melanjutkan aksi mogok kerja ini, sampai ada keputusan tertulis dari pihak Direksi PTPN II dan P LNK terkait status kami sebagai karyawan di perkebunan, apakah kami sebagai karyawan PTPN II atau PT LNK,” kata Kepala Serikat Pekerja Perkebunan (SP-Bun) Gohor Lama S Sembiring.

Ditambahkan Sembiring, pihaknya lebih memilih menjadi karyawan PTPN II ketimbang PT LNK. Pasalnya, PTPN II merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sehingga status karyawan tetap masih bisa dipertahankan. Sedangkan, lanjut dia, jika mereka bekerja di PT LNK, tentu status karyawan yang mereka sandang, akan berubah menjadi outsorsing (karyawan kontrak) karena bekerja di perusahaan swasta.

“Kami semua ingin tetap bekerja di bawah naungan BUMN, karena nasib kami sebagai karyawan, tidak di zhalimi, tapi kalau kami berada di bawah nauangn PT LNK, maka perusahaan tersebut, akan seenaknya melakukan pemutusan hubungan kerja, bagaimana nasib kami?,”tambah Sembiring.

Pun begitu, mereka tetap akan bertahan di perkebunan, meski keputusan dewan direksi akan melepas status karyawan mereka kepada anak perusahaan Malaysia itu. “Kita tunggu keputusannya, yang penting ada kejelasan status, siapa bos kami sebenarnya,” lanjut dia didampingi ratusan karyawan.

Terpisah, Koordinator aksi Bram Wijaya Meliala ketika dihubungi mengaku, sampai saat ini, pihaknya belum bertemu dengan dewan direksi baik PTPN II maupun P LNK terkait aksi mogok kerja yang mereka lakukan.
“Sampai saat ini kita belum mendapat penjelasan dari dewan direksi, seharusnya kita berteu dengan direksi PTPn II dan PT LNK kemarin (24/1), namun tertunda hingga Kamis (27/1). Jika pada jadwal ditentukan belum juga menemukan titik temu, maka aksi akan tetap berlanjut,” tukasnya.

Akibat aksi mogok kerja ini, Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) Gohor Lama tidak beroperasi. Mestinya, pabrik ini setiap harinya mengolah 30 ton tandan buah segar (TBS) dari berbagai perkebunan unit Rayon Tengah dan TBS dari perkebunan rakyat.

Selain itu, tidak ada satu staf perkebunan pun yang hadir di kantor pusat PT LNK. Semua pintu kantor perkebunan itu tertutup rapat. Hanya puluhan personel polisi yang tampak berjaga-jaga di sekeliling kantor guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Terkait pengerusakan papan nama perusahan, Kapolsek Stabat AKP M Risya ketika dihubungi mengaku, sejauh ini pihaknya belum menerima lapora dari PTPN2 ataupun PT LNK tetang pengerusakan itu. “Belum ada yang diperiksa terkait pengerusakan, karena pihak perkebunan belum membuat laporan,” ujarnya. (ndi)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Kuat Terasa di Padang

    Gempa Kuat Terasa di Padang

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG,(MO)- Gempa dengan kekuatan relatif besar, Kamis (7/2/2013) pagi, terasa di Kota Padang, Sumatera Barat. Guncangan gempa yang terjadi sekitar pukul 05.00 itu mengagetkan sebagian warga yang masih terlelap. Sebagian warga juga terlonjak dari tidurnya menyusul guncangan kuat tersebut. Selama sekitar setengah jam, sebagian warga memperbincangkan gempa tersebut sebelum kembali pada aktivitas masing-masing. Berdasarkan informasi […]

  • Reses Binsar Nasution, Dorong Kebangkitan BUMDes  Hingga Jalan Sentra Produksi

    Reses Binsar Nasution, Dorong Kebangkitan BUMDes Hingga Jalan Sentra Produksi

    • calendar_month Selasa, 27 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tak dapat disangkal bahwa infrastruktur menuju sentra produksi pedesaan merupakan faktor vital dalam meningkatkan laju perekonomian rakyat di pedesaan. Karena infrastruktur, baik jalan, jembatan maupun jaringan listrik merupakan bagian pendukung utama lancarnya kegiatan usaha masyarakat. Lebih jauh dari itu, kehadiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga menjadi soko guru bagi perekonomian pedesaan, sebab, selain mampu […]

  • Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    Bupati Madina: Izin KUD Bermasalah Tidak Diperpanjang

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Mitra kerja pengelola dana kredit revitalisasi perkebunan KUD Maju bersama Natal salah satunya yang disebutkan Bupati Mandailing Natal,bahwa tidak akan diperpanang sebelum ianya melakukan ganti rugi atas lahan warga yang diusahai oleh Perusahaan BUMN PT.Perkebunan Nusantara IV. Demikian antara lain hal itu disampaikan Rusdi Batubara, Jumat sore (3/12) selaku koordinator Tim LIRA Madina yang […]

  • Bupati Madina : Gordang Sambilan Mulai Diperhitungkan Secara Nasional

    Bupati Madina : Gordang Sambilan Mulai Diperhitungkan Secara Nasional

    • calendar_month Minggu, 22 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait keikutsertaan kesenian Mandailing, Gordang Sambilan di acara pembukaan Asian Games pada Agustus mendatang menjadi kebaggaan bagi Mandailing Natal. Momen ini menunjukkan gambaran bahwa kesenian Mandailing, Gordang Sambilan telah diperhitungkan secara nasional. Dan, juga menjadi cemeti sebagai daya dorong untuk lebih memaksimalkan go internasional keberadaan Gordang Sambilan. Lebih dari itu, kesempatan […]

  • Guru Honorer Dapat Insentif

    Guru Honorer Dapat Insentif

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG : Guru honorer yang mengajar pada sekolah negeri di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung diberi insentif sebesar Rp400.000/bulan untuk meningkatkan kesejahteraannya. “Guru honor yang mengajar di sekolah negeri diberi insentif Rp400.000 per bulan, namun insentif bisa dikurangi jika kehadirannya juga kurang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, Edison Taher di Pangkalpinang, Jumat 26 November […]

  • Tiga Warga Tapsel Hanyut di Sungai Batang Gadis Belum Ditemukan

    Tiga Warga Tapsel Hanyut di Sungai Batang Gadis Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Tiga orang yang hanyut di Sungai Batang Gadis titik Desa Singkuang, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) belum ditemukan. Ketiganya penduduk Tapanuli Selatan, suku Nias. Kepala Polisi Sektor Muara Batang Gadis, Iptu Saszorro Efendi dalam keterangannya Rabu (22/12/2021) menyebut nama-nama yang hanyut, yakni: Likani Waruwu (16), perempuan, penduduk […]

expand_less