Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

250 Napi hanya Dijaga 20 Petugas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak


Rochidam Kalapas Panyabungan
MADINA-

Sedikitnya 250 narapidana atau biasa disebut napi di Lapas Klas II B Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, hanya dijaga 20 petugas.
Hal ini terungkap pada serah terima jabatan (Sertijab) Rochidam BcIP SSos MSi menjadi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) klas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (22/2). Rochidam menggantikan Bambang Basuki BcIP SH.
Bambang Basuki, Kalapas yang melepas jabatannya, mengatakan, ia telah bertugas di Lapas Panyabungan selama 2 tahun 10 bulan 22 hari. Hal itu merupakan suatu pengabdian besar dalam melakukan pembinaan kepada warga penghuni Lapas klas II B Panyabungan. Sebab, prinsip pembinaan yang ditanamkannya, diawali dari segi keagamaan. Dalam seminggu ada 2 kali pengajian di Lapas itu.
“Saya bersyukur dan senang bertugas selama hampir 3 tahun di Madina. Selama menjabat tak ada persoalan-persoalan yang cukup penting dan seluruhnya kooperatif. Semoga pejabat baru bisa melanjutkan apa yang telah ada dan tetap berupaya meningkatkan pelayanan di lapas ini,” sebut Bambang.
Bambang yang akan bertugas di sebagai Kalapas Klas IIB di Tanjung Balai, menambahkan, saat ini, jumlah napi di Lapas Panyabungan sekitar 250 orang dengan kapasitas ruangan 300-an orang.
“Mereka dilatih dengan sejumlah keahlian baik merakit jaring ikan dan keahlian sebagainya, di samping pembinaan agama,” sebutnya.
Namun, sambungnya, masih ada sejumlah kendala yang dirasakan selama bertugas, di antaranya adalah kurangnya jumlah personel keamanan dan sarana lainnya. ”Hanya ada sekitar 20-an orang tenaga kemanan di Lapas ini, sedangkan napi mencapai 250 orang. Artinya jumlah pengamanan ini sudah semestinya ditambah, begitu juga dengan sarana untuk pembinaan keahlian bagi napi. Selain itu, di Lapas ini juga masih banyak kekurangan,” bebernya.
Dalam sertijab itu, Sekdakab Madina, Gozali SH MM, mengaku pihaknya akan berupaya untuk membantu Lapas Panyabungan, baik dari sarana dan prasarana atau hal lainnya yang dianggap perlu untuk meningkatkan pembinaan narapidana di Lapas Panyabungan.
“Pemkab Madina siap membantu sarana dan prasarana yang dibutuhkan Lapas. Namun, dengan catatan tak melanggar peraturan dan mekanisme yang ada. Kami akan mempelajarinya.Asal demi peningkatan Pemkab Madina siap membantu,” sebutnya.
Sementara itu, Rochidam, Kalapas yang baru yang sebelumnya bertugas sebagai Karutan Sulawesi Selatan, mengaku, telah berkomitmen untuk melanjutkan prestasi yang telah diraih oleh Kalapas yang lama. Selain itu, juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan Lapas Panyabungan dengan tak menyalahi aturan yang ada.
”Namun untuk menciptakan itu, saya tak akan mampu melanjutkan prestasi itu tanpa dukungan dan kerja sama yang baik dengan seluruh personel yang ada di lapas ini, begitu juga dengan Unsur Muspida yang ada di Madina. Saya sangat butuh dukungan dari seluruh elemen dalam menjalankan tugas saya,” imbuhnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan, Kajari Panyabungan, Danang Purwoko SH, dan unsur muspida lainnya.
Sertijab juga dihadiri sejumlah kalapas baik dari Psp, Kalapas Syiak, Kalapas Maninjau Sumatera Barat, dan dihadiri oleh perwakilan Kementerian hukum dan Hak azasi manusia regional Sumut. (wan/ann)
Sumber : Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang
    Tak Berkategori

    Tindaklanjut Dua Kali Pertamuan Tambang

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Deklarasi Muspida Madina dan para Camat serta tokoh-tokoh masyarakat yang mendorong pemerintah pusat untuk merenegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining, 25 april lalu merupakan tindaklanjut rapat dengar pendapat antara perwakilan Naga Juang dengan DPRD Madina dan muspida ruang paripirna DPRD Madina, Selasa (9/4) lalu. Juga muara dari pertemuan antara Bupati Madina, perwakilan […]

  • Dana Untuk Sampah Minim, Panyabungan Tak Kunjung Bersih

    Dana Untuk Sampah Minim, Panyabungan Tak Kunjung Bersih

    • calendar_month Senin, 10 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Anggaran dana pengelolaan sampah di Mandailing Natal dinilai penyebab kota Panyabungan tak bisa bersih. “Bagaimanalah pula kota Panyabungan ini bisa bersih kalau anggaran dana untuk mengelola sampah sangat minim,” kata Wakil Sekretaris PDI Perjuangan Madina, Salman Rais Daulay kepada mandailing Online, Senin (10/10/2016) di Panyabungan. Disebutkannya, berdasar data yang ada dalam […]

  • Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    Kampung Tambahtin, Kampung Berbahasa Mandailing di Malaysia

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampung Tambahtin ini berada di Pertang, Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia.  Satu dari tiga kampung yang berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan. Penduduk kampung ini adalah etnis Mandailing yang bermigrasi dari Mandailing, Sumatera ke kawasan Negeri Perak di era 1800-an kemudian pindah ke kawasan Negeri Sembilan. Logat mereka berlanggam Mandailing Godang. Menurut Maznah Hasibuan, semua penduduk di […]

  • Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    Shafron Rilis Citra Satelit Peta Hutan Mangrove di Sikara-Kara

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh Pantai Barat Madina, Shafron memosting foto hutan mangrove dari citra satelit. “Kami akan membuktikan bahwa pemusnahan hutan mangrove di Desa Sikara-Kara itu benar,” tulis Shafron sebagai pengantar foto itu di akun pribadinya “Shafron Baron” di facebook, Senin (9/12/2019). “Bukti foto dari Citra Satelit sudah jelas dari tahun 2007 […]

  • Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution menunaikan janji untuk menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sinunukan di Desa Sinunukan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (20/10/2024). Kedatangan ini, kata Atika, adalah janji yang harus ditunaikan karena sebulan lalu tidak bisa hadir karena sakit. “Bulan lalu saya diundang hadir pengajian di Sinunukan […]

  • Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    Pasokan Terbatas, Harga Beras Mahal

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Harga berbagai jenis di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, mahal. Dalam sebulan terakhir harga beras bertahan sekitar Rp160 ribu per kaleng (16 kg). Padahal, akhir Desember harga beras masih Rp140 ribu per kaleng. Menurut sejumlah pedagang, harga beras yang mahal dipicu pasokan gabah dari petani di wilayah Sipirok terbatas. Pasokan terbatas disebabkan petani […]

expand_less