Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bode Tanjung : Kapasitas Imran Khaytami Diragukan Pimpin Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2019
  • print Cetak

Bode Tanjung dan As Imran Kahaytami

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : As Imran Khaytami Daulay dinilai belum layak untuk jabatan bupati Madina saat ini.

Itu diungkapkan Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mandailing Natal (Madina), Bode Tanjung kepada Mandailing Online, Kamis (11/7/2019) melalui sambungan telefon seluler.

Penilaian itu diutarakan Bode menyusul kemunculan nama As Imran Khaytami Daulay untuk maju sebagai calon bupati Mandailing Natal (Madina) di Pilkada Madina 2020.

Bode menyatakan bahwa As Imran Khaitamy Daulay dinilai belum kapabel menjadi bupati Madina dengan berbagai sisi penilaian.

Pertama, As Imran dinilai belum menguasai birokrasi pemerintah daerah Kedua, Bode menilai Imran belum memiliki jaringan luas ke pemerintah pusat dibanding dengan jaringan yang dibangun Dahlan Hasan Nasution, bupati Madina saat ini.

Bode juga menilai As Imran kurang populer di Mandailing Julu dan Pantai Barat.

Di sisi lain, Bode mengungkap, jika Dahlan Hasan Nasution masih mencalonkan diri, maka As Imran dimungkinkan masih sulit mengalahkan petahana.

“Massa pendukung Dahlan Hasan masihh tersisa 30 %, sedangkan As Imran massa pendukungnya diprediksi berada di bawah 5% dari total jumlah pemilih di Madina,” ujar Bode Tanjung yang  juga merupakan Wakil Ketua DPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina juga Ketua Kehormatan Pengcab Percasi Kabupaten Madina.

Sementara itu, pengamat politik Madina,Sutan Batang Hari Nasution menyatakan bahwa penilaian oleh Bode Tanjung terhadap Imran Khaytami sangat dangkal.

“Layak tak layak itu bukan saudara Bode yang menilai, karena ada fit and proper test nantinya,” kata Sutan di Panyabungan, Kamis (11/7).

Soal penguasaan birokrasi, menurut Sutan bahwa As Imran itu sudah dinilai mampu mengingat As Imran pernah ketua DPRD Madina. As Imran juga pernah menjabat ketua DPD Partai Golkar Madina. Belum lagi jabatan-jabatan ketua organisasi kemasyarakatan serta organisasi kemahasiswaan.

“Birokrasi pemerintah daerah itu esensinya adalah organisasi. Memimpin birokrasi beresensi memipin organ. Ada leadershif yang dibutuhkan di sana,” ujar Sutan.

“Meski saya bukan pendukung Imran, tetapi bagi saya, Pak Bode masih terlalu dini melakukan penilaian,” katanya.

artikel terkait : Imran Khaitamy Siap Calon Bupati Madina

Di hari yang sama, As Imran Khaytami Daulay yang dihubungi Mandailing Online via inbox facebook menyatakan bahwa dia tak etis menanggapi penilaian Bode Tanjung.

“Gak etis. Bagusan ditanya saja sumber dari Pantai Barat atau dari Mandailing Julu. Beberapa waktu yang lalu malah saya baru saja silaturrahim dengan masyarakat Batahan, Sinunukan dan Muara Batang Gadis. Begitu juga di Mandailing Julu, saya baru saja diundang ke Simpang Tolang, Pangkat, dll,” kata Imran.

“Lagi pula, 10 tahun memimpin dewan, satu periode memimpin partai (Golkar), bukanlah waktu yang singkat untuk berinteraksi dengan masyarakat. Tetapi sekali lagi, tidak etis saya yang menanggapi pandangan Pak Bode Tanjung itu,” ujar Imran.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah 14 CPNS yang ‘jadi’ lulus

    Inilah 14 CPNS yang ‘jadi’ lulus

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pasca kisruhnya pengumuman penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintahan Kota Medan, Walikota Medan Rahudman Harahap berjanji akan transparan dan terbuka dalam rekrutmen yang diduga terjadinya kecurangan. Mantan Sekda Tapsel ini mengatakan, semua hasil ranking akan diumumkan kepada publik pada saat pengumuman nama-nama CPNS yang lulus testing. Namun, panitia seleksi penerimaan […]

  • Banjir di Madina Rendam Puluhan Rumah. Ini Penjelasan Kaban BPBD

    Banjir di Madina Rendam Puluhan Rumah. Ini Penjelasan Kaban BPBD

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lantaran sering di diguyur hujan beberapa Desa di Dua Kecamatan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal terdampak banjir. Berdasarkan Laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal ada sekitar 70 KK (Kepala Kelurga) yang terdampak. Kata Kepala Badan BPBD Madina Muksin Nasution. Berdasarkan laporan tim hingga minggu pagi […]

  • Gerep Institute dan Tawaran MEP (Bukan MOVE!) untuk Madina

    Gerep Institute dan Tawaran MEP (Bukan MOVE!) untuk Madina

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle M. Ludfan Nasution
    • 0Komentar

    Sebuah Percikan Pemikiran untuk Menguatkan Ekosistem Bandara AH Nasution Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Pegiat di Gerep Institute     Ada sebuah pertanyaan sederhana yang mungkin perlu mulai kita diskusikan bersama: Apakah Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution cukup hanya dibangun sebagai infrastruktur transportasi, atau harus dipikirkan sebagai pintu masuk menuju sebuah ekosistem ekonomi baru? Pertanyaan […]

  • Pelaku Ilegal Maining Asal Sumbar Diduga Jadi Biangkerok Kerusakan Kawasan TNBG di Madina

    Pelaku Ilegal Maining Asal Sumbar Diduga Jadi Biangkerok Kerusakan Kawasan TNBG di Madina

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online):Dari pengamatan melalui citra satelit google map, terlihat dengan jelas beberapa bukaan yang kuat dugaan adalah aktivitas operasi tambang emas ilegal di kawasan hutan konservasi Balai Taman Nasional Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal. Kerusakan kawasan hutan taman nasional batang gadis ( TNBG ) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), Sumatera […]

  • Bencana Asap Riau, Mahasiswa Minta Tanggung Jawab SBY

    Bencana Asap Riau, Mahasiswa Minta Tanggung Jawab SBY

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Asap Riau (Gempar) menggelar aksi solidaritas di Bundaran HI Jakarta, Minggu (16/3). Aksi ini mereka lakukan atas keprihatinan terhadap kabut asap yang menyelimuti Riau sebulan terakhir. Dalam aksinya, mahasiswa yang sebagian besar berasal dari Riau ini menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menteri Kehutanan, Menteri […]

  • Yuliani, Siswi yang Diduga Kesurupan Sudah Membaik, Ingin Sekolah Lagi

    Yuliani, Siswi yang Diduga Kesurupan Sudah Membaik, Ingin Sekolah Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Yuliani, siswi SMPN 1 Padangsidimpuan (Psp) kelas 8-7, warga Gang Sado, Kelurahan Wek V, Kecamatan Psp Selatan, Kota Psp, yang diduga kesurupan di sekolahnya, kondisinya sudah mulai membaik, Minggu (12/12). Saat kejadian itu, Sabtu (11/12) siang, Yuliani mengaku tidak ingat apa-apa. “Saya sudah bisa sekolah, dan Senin (13/12), saya akan masuk sekolah karena sudah […]

expand_less