Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

IPPNU Desak Pemkab Madina Aktifkan Kembali Beasiswa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2019
  • print Cetak

Pengurus IPPNU Madina. Hapsoh Nasution (tiga dari kiri)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU)  Madina mendesak Pemkab Madina mengaktifkan kembali Beasiswa Miskin Berprestasi yang sempat mati beberapa tahun terakhir.

Desakan itu disampaikan Ketua IPPNU Madina, Hapsoh Nasution didampingi pegurus IPPNU Madina lainnya kepada Mandailing Online, Jum’at (13/9/2019) di Panyabungan.

Aktivis mahasiswi yang masih duduk di semester 7 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Madina (STAIN) Madina ini juga mendesak DPRD Madina untuk memperjuangkan beasiswa itu.

Dia menyatakan, banyak mahasiswa yang memiliki kecerdasan namun terancam gagal kuliah akibat terbentur kondisi keuangan orang tua.

Dikatakannya, Madina membutuhkan generasi yang ber-SDM tinggi di masa mendatang. Bahkan,Madina akan tetinggal jika tak mempersiapkan genarai yang cerdas.

Sebelumnya, desakan menghidupkan kembali beasiswa ini juga sudah disuarakan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Madina.

Berdasar catatan Mandailing Online, beasiswa miskin berprestasi dimuai sejak tahun 2013 yang ditampung di APBD Madina. Pagunya sekitar 1,4 Milyar Rupiah kepada sekitar 280 mahasiswa yang terseleksi.

Namun, mulai sirna sejak tahun 2016 lalu. Pihak Pemkab Madina tak pernah terdengar mempublis apa penyebab penghantian program itu.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat Pelelangan Karet Terlantar

    Tempat Pelelangan Karet Terlantar

    • calendar_month Senin, 25 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tempat pelelangan karet di Kelurahan Gunung Baringin, Kec.Panyabungan Timur, Madina terlantar dan rusak. Sejak dibangun beberapa tahun lagi sampai sekarang belum pernah difungsikan.(mo/hol)

  • Persoalan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

    Persoalan Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan yang muncul dalam pengelolaan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Mandailing Natal (Madina) Miswaruddin Daulay menjawab Mandailing Online terkait adanya pungutan pengambilan SK guru honor TKS. “Pada hakikinya ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Pendidikan ini harus kita awasi bersama,” ujarnya. Dewan Pendidikan, jelas Miswar, […]

  • Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    Polisi Belum Temukan Penculik Anak di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Anggota Polres Jakarta Timur belum berhasil menemukan Firsansah Erza Gibari. Balita berusia 1 tahun 6 bulan ini diduga diculik dari rumahnya di Kelurahan Baru, RT 4 / RW 1, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. “Kami masih terus melakukan pencarian dan menyebarkan foto serta ciri-ciri korban di terminal, stasiun, dan kantor polisi,” kata Kepala […]

  • MENANAMKAN DISIPLIN SEJAK DINI

    MENANAMKAN DISIPLIN SEJAK DINI

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Emmi Safridah Caniago, S.Pd Kepala TK, tinggal di Panyabungan   Disiplin sering menjadi masalah bagi anak-anak, terutama apabila pengertian disiplin hanya dikaitkan dan sekedar menurut perintah orang tua dan guru. Anak yang tidak menurut orang tua dan guru dikatakan tidak disiplin. Melihat kondisi seperti ini penulis yang sehari-harinya berprofesi sebagai guru TK ingin […]

  • Fraksi Partai Golkar Madina: PT Rendy Harus Tunaikan Hak Plasma Masyarakat

    Fraksi Partai Golkar Madina: PT Rendy Harus Tunaikan Hak Plasma Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seharusnya kehadiran investor di suatu daerah bertujuan untuk memberikan dampak baik pada sektor sosial dan ekonomi. Namun, Keberadaan PT Rendy Permata Raya masih terus menimbulkan persoalan. Alih-alih meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah Singkuang I, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) justru kewajiban memberikan hak plasma masyarakat tidak terpenuhi. Menanggapi hal tersebut, […]

  • Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    Memaknai Pemangku Adat Dalam Kontekstualitas Mandailing (2-selesai)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan/Sutradara   Pemanfaatan tanah kerajaan di Mandailing, Saba Bolak misalnya, diberikan kepada masyarakat yang tidak memiliki tanah. Sewa sawah tidak berbentuk satuan mata uang atau emas, tetapi berupa bagi hasil produksi. Selain itu, luas tanah Saba Bolak pun tidak lebih luas dari sawah penduduk desa. Saba Bolak diberikan kepada rakyat sebagai […]

expand_less