Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Zubeir Pulungan, Yatim yang Lolos Beasiswa ke Yaman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
  • print Cetak

Ahmad Zubeir Pulungan

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ahmad Zubeir Pulungan berhasil memperoleh beasiswa kuliah di Universiatas Al Haqop, Hadromaut, Yaman.

Anak yatim yang berasal dari Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ini termasuk dari sekitar 300 dari sekitar 1.000 pelamar di seluruh Indonesia yang berhasil memperloeh beasiswa itu untuk segmen al-wasithiyyah.

Dia mengikuti seleksi di pesantren Al Kaustar, Medan.

Menjawab Mandailing Online di masjid Nur Ala Nur, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (9/8/2019), Ahmad Zubeir Pulungan menyatakan bahwa dia akan berangkat ke negara Yaman di bulan Agustus ini. Tanggal pemberangkatan belum terpastikan.

Zubeir merupakan tamatan pesantren Darul Hadis di Desa Hutabaringin, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal.

Dia akan mengikuti kuliah di fakultas Syariah, jurusan Tafsir selama lima tahun di Yaman.

Beasiswa itu berasal dari Universiatas Al Haqop. Hanya saja, beasiswa yang diperoleh hanya untuk biaya kuliah dan asrama saja.

Untuk biaya hidup di Yaman selama lima tahun harus dicari sendiri oleh Ahmad Zubeir. Termasuk biaya transportasi pulang pergi dari Indonesia ke Yaman plus jaminan medical setelah tiba di Yaman.

Kebutuhan lain yang harus ditanggung sendiri oleh Zibeir adalah kebutuhan buku dan bahan kuliah lainnya.

Total yang dibutuhkan Ahmad Zubeir untuk kesempatan kuliah di Yaman ini sebesar sekitar 111 juta rupiah.

Rinciannya :

Ongkos transportasi PP Indonesia-Yaman plus jaminan Medical sekitar 45 juta Rupiah.

Biaya hidup 5 tahun sekitar 1.000 US Dollar atau sekitar 14 juta Rupiah.

Biaya kebutuhan bahan-bahan pendukung kuliah serta aktivitas lainnya 5 tahun sekitar 2.000 US Dollar atau sekitar 28 juta Rupiah.

Biaya kitab sekitar 1.000 US Dollar atau sekitar 14 juta Rupiah.

Biaya-biaya yang tak terduga selama di Yaman sekitar 1.000 US Dollar atau sekitar 14 juta Rupiah.

Dana besar itu tak mungkin terwujudkan oleh ibunya yang hanya petani sawah biasa.

Ahmad Zubeir Pulungan (kiri) bersama Raja Bangun Nasution yang pernah kuliah di Timur Tengah foto bersama di masij Nur Ala Nur, Panyabungan, Jum’at (9/8/2019).

Sejauh ini Zubeir Pulungan baru mampu mengumpul uang sebesar sekitar 35 juta Rupiah yang bersumber dari berbagai sumbangan dermawan dan dari keluarganya.

Meski tergolong sulit memperoleh dana, Zubeir Pulungan tetap berkomitmen untuk berangkat ke Yaman karena tekadnya yang sudah bulat untuk menjadi ahli tafsir di kemudian hari.

Zubeir Pulungan lahir di keluarga petani yang sederhana. Karena ayahnya wafat 18 tahun lalu saat Zubeir masih kecil, maka satu-satunya tulang punggung keluarga adalah ibunya yang bernama Saubah Nasution (52 tahun). Zubeir merupakan bungsu dari 4 bersaudara.

Saat ini, Zubeir bersama orang-orang yang bersimpati masih terus menggalang dana dari berbagai pihak yang memiliki kelebihan berkah rezeki.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    Pemandian Air Panas Desa Sibanggor

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kawasan Sibanggor yang berada di Kecamatan Tambangan, terdiri dari tiga desa, Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga dan Sibanggor Julu. Desa Sibanggor Tonga, yang berada sekitar 12 kilometer dari Panyabungan, terdapat sumber air panas yang mengandung belerang. Lokasinya berada di tepian jalan, sehingga mudah dikunjungi. Lahan parkir cukup luas . Masyarakat secara swadaya mendirikan tempat pemandian air […]

  • Juguk Tondo Boto Uwaki Manungkol Isang

    Juguk Tondo Boto Uwaki Manungkol Isang

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hatiha dimarayak potang niari juguk tondo mada uwaki manungkol isang di karosi otang di barando nibagas ni ibana, pupu cukcek songon sorani kareta api namardalan, manombo mopeng-openg ulunia adop ginjang, madung adongdo dipikirannia nasungkot sanga namabiartupe uwaki itarik ramping-ramping suping inda binoto, arsak situtuma nida manurut panjaharonai. Arana dompak onmasona simbur kecek nihalak satontang namarjabatan […]

  • 17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

    17 Kasus Korupsi Ditangani Ditreskrimsus Polda Sumut Sejak 2011

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sepanjang Tahun 2011, sedikitnya hampir 17 kasus korupsi yang ada di Sumatera Utara di tangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, dari 17 kasus tersebut, sembilan diantaranya telah memasuki tahap penyidikan dan dalam pengawasan ketat pihak Polda Sumut, sedangkan sisanya baru memasuki tahap pemberkasan. Demikian disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes […]

  • Bawaslu Madina Turunkan APK Calbup yang Salahi Aturan

    Bawaslu Madina Turunkan APK Calbup yang Salahi Aturan

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bawalu Madina melakukan razia APK para calon bupati, di Panyabungan, Sabtu (17/10/2020). Setidaknya empat alat peraga kampanye (APK) jenis baliho dan spanduk ditirunkan tim Bawslu di sepanjang jalan protokol Panyabungan dari titik Jembatan Batang Gadis hingga Titi Kuning. Penurunan APK itu karena lokasinya  menyalahi aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Razia tersebut […]

  • Napi Narkoba Kabur Dari Lapas Panyabungan

    Napi Narkoba Kabur Dari Lapas Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) – Seorang Nara Pidana kasus Narkoba yang menghuni Lapas kelas II B Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal dikabarkan kabur. Dari informasi yang diperoleh, nara pidana yang kabur tersebut adalah warga Desa Ipar Bondar, Kecamatan Panyabungan yang harus menjalani ponis hukuman 9 tahun penjara. Dikutip dari datapos.id , Kalapas kelas II B Panyabungan, […]

  • Pembunuh Hj Sakinah & Anaknya Berkeliaran

    Pembunuh Hj Sakinah & Anaknya Berkeliaran

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Sudah hampir lima bulan peristiwa pembunuhan ibu dan anaknya, yakni Hj Sakinah Rangkuti (81) dan Halimahannum Lubis (55). Namun, hingga Kamis (3/2), Polres Madina masih belum menangkap pembunuh sadis tersebut. Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Minggu (19/9) lalu. Polisi mengaku, ada sedikit kesulitan untuk mengungkap pelaku pembunuhan, yakni […]

expand_less