Senin, 9 Nov 2026
light_mode

Ditangkap Tanpa Surat Perintah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
  • print Cetak


Medan, Bindu Hutagalung, wartawan/Wakil Ketua PWI Perwakilan Bona Pasogit, melaporkan Kapolres Humbang Hasundutan (Humbahas) AKBP Surya Sofyan dan Kasat Reskrim Polres Humbahas AKP Victor Sibarani ke Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara.

Salinan laporan Bindu tertanggal 24 November 2010, diterima beritasumut.com di Medan, Jumat (26/11/2010).

Dalam laporannya, Bindu menjelaskan saat ini ia menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Tarutung dengan dakwaan primair Pasal 368 Ayat 1 KUHP, subsidair Pasal 369 Ayat 1 KUHP dan lebih subsidair melanggar Pasal 335 Ayat 1 ke 2 KUHP.

Setelah menunggu hampir sembilan bulan tidak ada kepastian perkara akan dilimpahkan ke pengadilan dan sesuai pernyataan Kapolres Humbahas AKBP Surya Sofyan kepada Bindu bahwa perkara ini tidak akan sampai ke pengadilan dan pernyataan itu diyakini Bindu, apalagi Bindu tidak lagi bekerja di Harian Mandiri, Medan, maka Bindu melamar kerja dan diterima di Harian Batak Pos, Jakarta, per Agustus 2010.

Kemudian sekitar pertengahan Agustus 2010, seorang anggota Polres Humbahas, Jeffri Surbakti, datang ke rumah Bindu di Medan dan bertemu istri Bindu seraya menanyakan keberadaan Bindu. Saat itu petugas mengatakan perkara Bindu sudah selesai di Polres Humbahas. Mendengar pernyataan tersebut, istri Bindu gembira dan mengatakan suaminya bekerja di Harian Batak Pos, Jakarta.

Menurut Bindu, seharusnya petugas tersebut mengatakan bahwa yang sebenarnya bahwa Bindu sebagai tersangka harus hadir di Kantor Polres Humbahas guna penyerahan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Tarutung dan menyerahkan surat panggilan. Namun petugas tersebut mengatakan perkara sudah selesai di Polres Humbahas yang di di mata orang awam bermakna perkara Bindu telah selesai dan tidak sampai ke pengadilan.

“Jika petugas tersebut menyerahkan surat panggilan untuk hadir di Kantor Polres Humbang hasundutan, maka saya akan datang dan sangat tidak mungkin saya melarikan diri karena alamat rumah, kantor dan profesi saya jelas,” tegas Bindu.

Kemudian pada 13 Agustus 2010, Kasat reskrim Polres Humbahas AKP Victor Sibarani bersama dua orang anggota TNI menangkap Bindu di Kantor Harian Batak Pos, Jakarta, tanpa dilengkapi surat perintah dan tidak menyerahkan surat panggilan kepada Bindu.

“Ketika itu Pimpinan Perusahaan Surat Kabar Umum Batak Pos Turman Panjaitan bertanya kepada AKP Victor Sibarani, kenapa bawa tentara lengkap pakai seragam. Apa ada teroris atau penjahat kelas kakap mau ditangkap. Kemudian dijawab, dia membawa dua orang tentara dengan alasan dia tidak mengetahui tentang liku-liku Kota Jakarta,” urai Bindu.

Berdasarkan uraian di atas, Bindu memperoleh fakta-fakta bahwa penanganan perkara dirinya telah dilakukan secara tidak profesional dan sangat bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Sejak awal Bindu tidak berencana membuat pengaduan ke Kapolri dan Kapoldasu. Tetapi karena telah genap 1 tahun (24 November 2009-24 November 2010) kasus Bindu belum ada kepastian hukum dan menciderai rasa keadilan yang berdampak Bindu terancam kehilangan pekerjaan dan anak-anaknya terancam putus sekolah, kiranya Kapolri dalam program 100 hari kerjanya dapat merespon laporan Bindu.

“Demikian hal ini saya sampaikan dengan harapan Bapak Kapolri dapat menjatuhkan sanksi yang tegas sehingga kasus serupa tidak terjadi di masa yang akan datang,” harap Bindu. (BS-002)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanam Perdana di Simpang Tolang

    Tanam Perdana di Simpang Tolang

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Danramil Kotanopan beserta para kelompok tani melakukan  Tanam perdana Benih  padi oleh Dinas Pertanian Kab. Madina  di Desa Simpang Tolang Kec.Kotanopan, Jumat, (26/6). (hol)  

  • Camar Laut Biru

    Camar Laut Biru

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya: Leli Marito Mata indah gadis itu tak henti menghitung burung camar yang ada di angkasa. Kakinya yang  mungil menari-nari di atas ombak samudra. Kapal yang bertuliskan "Jack Sparrow" terlihat melaju kencang ke arah selatan menuju pulau Wakatobi yang indah. "Ibu…nyampenya berapa lama lagi?," ucap gadis itu tak sabar ingin segera menjejakkan kaki di […]

  • Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

    Gerakan Orangtua Asuh Positif, Tapi Beasiswa Wajib di APBD 2020

    • calendar_month Kamis, 31 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gerakan Orangtua Asuh bagi mahasiswa miskin berprestasi yang digagas Fraksi Golkar DPRD Madina dinila positif. Namun Golkar juga harus mengupayakan agar APBD tetap menampung anggaran beasiswa. Itu dikatakan tokoh pemuda Madina, Tan Gozali Pulungan kepada Mandailing Online, Kamis (31/10/2019) di Panyabungan menyikapi gagasan Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina). “Kita […]

  • Wabah Diare Landa Desa Huta Tinggi, 2 Warga Meninggal

    Wabah Diare Landa Desa Huta Tinggi, 2 Warga Meninggal

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Dalam seminggu terakhir, dua orang warga Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meninggal dunia akibat diserang penyakit diare. Dugaan sementara, penyakit diare itu bersumber dari jajanan anak. Hingga Sabtu (26/03/2011), warga Huta Tinggi masih banyak mendatangi posko kesehatan di desa tersebut. Untuk mencegah sekaligus mengendalikan penyakit yang mematikan ini […]

  • Jalan Alternatif Gunung Tua Penyelamat Arus Mudik

    Jalan Alternatif Gunung Tua Penyelamat Arus Mudik

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Puncak arus mudik lebaran yang mulai sejak Kamis kemarin, mulai menyebabkan antrian panjang di di jalur Lintas Tengah Sumatera titik Desa Gunung Tua,Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) akibat jembatan sementara Rantopuran terlalu sempit. Pantauan MO, Jum’at (17/8), antrian kenderaan dari arah Jawa jenis penumpan umum, truk dan mobil pribadi terlihat mengantri memanjang mulai […]

  • PDIP  Dukung Kajari Usut Kasus Korupsi Dinkes Madina

    PDIP Dukung Kajari Usut Kasus Korupsi Dinkes Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PDI Perjuangan Mandailing Natal mendukung sepenuhnya langkah kejaksaan negeri yang akan melakukan pengusutan dan membongkar berbagai dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Mandailing Natal. Langkah Kejakasan Negeri Mandailing Natal (Madina) itu, menyusul adanya gerakan pengaduan Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) ke Kejaksaan Agung di Jakarta beberapa waktu lalu, dan kini pihak Kejaksaan […]

expand_less