Minggu, 15 Mar 2026
light_mode

Ditangkap Tanpa Surat Perintah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
  • print Cetak


Medan, Bindu Hutagalung, wartawan/Wakil Ketua PWI Perwakilan Bona Pasogit, melaporkan Kapolres Humbang Hasundutan (Humbahas) AKBP Surya Sofyan dan Kasat Reskrim Polres Humbahas AKP Victor Sibarani ke Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara.

Salinan laporan Bindu tertanggal 24 November 2010, diterima beritasumut.com di Medan, Jumat (26/11/2010).

Dalam laporannya, Bindu menjelaskan saat ini ia menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Tarutung dengan dakwaan primair Pasal 368 Ayat 1 KUHP, subsidair Pasal 369 Ayat 1 KUHP dan lebih subsidair melanggar Pasal 335 Ayat 1 ke 2 KUHP.

Setelah menunggu hampir sembilan bulan tidak ada kepastian perkara akan dilimpahkan ke pengadilan dan sesuai pernyataan Kapolres Humbahas AKBP Surya Sofyan kepada Bindu bahwa perkara ini tidak akan sampai ke pengadilan dan pernyataan itu diyakini Bindu, apalagi Bindu tidak lagi bekerja di Harian Mandiri, Medan, maka Bindu melamar kerja dan diterima di Harian Batak Pos, Jakarta, per Agustus 2010.

Kemudian sekitar pertengahan Agustus 2010, seorang anggota Polres Humbahas, Jeffri Surbakti, datang ke rumah Bindu di Medan dan bertemu istri Bindu seraya menanyakan keberadaan Bindu. Saat itu petugas mengatakan perkara Bindu sudah selesai di Polres Humbahas. Mendengar pernyataan tersebut, istri Bindu gembira dan mengatakan suaminya bekerja di Harian Batak Pos, Jakarta.

Menurut Bindu, seharusnya petugas tersebut mengatakan bahwa yang sebenarnya bahwa Bindu sebagai tersangka harus hadir di Kantor Polres Humbahas guna penyerahan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Tarutung dan menyerahkan surat panggilan. Namun petugas tersebut mengatakan perkara sudah selesai di Polres Humbahas yang di di mata orang awam bermakna perkara Bindu telah selesai dan tidak sampai ke pengadilan.

“Jika petugas tersebut menyerahkan surat panggilan untuk hadir di Kantor Polres Humbang hasundutan, maka saya akan datang dan sangat tidak mungkin saya melarikan diri karena alamat rumah, kantor dan profesi saya jelas,” tegas Bindu.

Kemudian pada 13 Agustus 2010, Kasat reskrim Polres Humbahas AKP Victor Sibarani bersama dua orang anggota TNI menangkap Bindu di Kantor Harian Batak Pos, Jakarta, tanpa dilengkapi surat perintah dan tidak menyerahkan surat panggilan kepada Bindu.

“Ketika itu Pimpinan Perusahaan Surat Kabar Umum Batak Pos Turman Panjaitan bertanya kepada AKP Victor Sibarani, kenapa bawa tentara lengkap pakai seragam. Apa ada teroris atau penjahat kelas kakap mau ditangkap. Kemudian dijawab, dia membawa dua orang tentara dengan alasan dia tidak mengetahui tentang liku-liku Kota Jakarta,” urai Bindu.

Berdasarkan uraian di atas, Bindu memperoleh fakta-fakta bahwa penanganan perkara dirinya telah dilakukan secara tidak profesional dan sangat bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Sejak awal Bindu tidak berencana membuat pengaduan ke Kapolri dan Kapoldasu. Tetapi karena telah genap 1 tahun (24 November 2009-24 November 2010) kasus Bindu belum ada kepastian hukum dan menciderai rasa keadilan yang berdampak Bindu terancam kehilangan pekerjaan dan anak-anaknya terancam putus sekolah, kiranya Kapolri dalam program 100 hari kerjanya dapat merespon laporan Bindu.

“Demikian hal ini saya sampaikan dengan harapan Bapak Kapolri dapat menjatuhkan sanksi yang tegas sehingga kasus serupa tidak terjadi di masa yang akan datang,” harap Bindu. (BS-002)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju OSN Bandung, Darul Mursyid Fokus Latih Dua Siswanya

    Menuju OSN Bandung, Darul Mursyid Fokus Latih Dua Siswanya

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid yang terletak di Desa Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan terus memfokuskan latihan terhadap dua orang siswanya yang lolos ke tingkat nasional pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Bandung. Kepala Divisi Pendidikan Formal Darul Mursyid, Ahmad Suhaili Pulungan menjawab wartawan, Selasa (23/7/2013) […]

  • Toke Kulit Manis Tewas Dilinggis

    Toke Kulit Manis Tewas Dilinggis

    • calendar_month Selasa, 29 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (MO) – Toke atau pengumpul kulit manis, Sugeng Rajamin (24), ditemukan tewas di dalam saluran air di pinggir Jalan Abdul Haris Nasution, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Batunadua, Kota Psp, Minggu (27/1) sekitar pukul 10.00 Wib. Diduga, korban tewas akibat dihantam linggis. Informasi yang dihimpun wartawan dari Polres Tapsel, kemarin menyebutkan, sesuai laporan […]

  • Kadis Juga Tersinggung, Dua Guru Diperiksa

    Kadis Juga Tersinggung, Dua Guru Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SELUMA, – Kemarin, dua orang guru SMAN 6 Seluma dipanggil dan diperiksa terpisah oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma. Salah satunya guru agama SMAN 6 Seluma, Thamrin, S.Ag. Dia diperiksa Kemenag guna mengklarifikasi dan untuk memastikan apakah benar Alquran atau buku lainnya yang diinjak 6 siswa. Thamrin ke Kemang membawa barang […]

  • Dinas Ketapang Madina Laksanakan Gerakan Pangan Murah

    Dinas Ketapang Madina Laksanakan Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Ketahan Pangan (Ketapang) terus bergulir di beberapa Wilayah Madina, Polisi ikut dalam rangka stabilisasi pasokan harga pangan. Taufik Zulhandra Ritonga Kepala Dinas Ketahanan Pangan Madina mengatakan, pasar murah atau gerakan pangan murah ini kali ketiga dalam satu pekan terakhir dilaksanakan. […]

  • Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    Film “Senandung Willem” Bernuansa Tahun 1800-an

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Bersama Gubernur Hindia Belanda– Salah satu adegan film Senandung Willem yang digarap Tympanum Novem Film. Film yang merupakan proyek Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Mandailing Natal ini, dipercayakan digarap oleh Tympanum Novem. Film ini mengisahkan tokoh Willem Iskander yang punya andil besar dalam pendidikan di Mandailing pada tahun 1800-an. (hol)

  • Kapoldasu: Penyidik tangani korupsi harus seperti KPK

    Kapoldasu: Penyidik tangani korupsi harus seperti KPK

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penanganan kasus-kasus korupsi idealnya seperti dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimulai dengan penelitian, penyelidikan, penyidikan, kemudian penuntutan. Kapolda Sumut Irjen Oegroseno mengatakan itu tadi malam, terkait penanganan kasus-kasus korupsi oleh penyidik Satuan III/Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sumut selama 2010 yang terkesan jalan di tempat. Karena itu, Kapolda meminta penyidik Tipikor dalam menanggani […]

expand_less