Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

2012, Target PAD Alat Berat Dinas PU Harus Diawasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 4 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Pendapatan asli daerah (PAD) dari pemakaian alat berat di Dinas PU Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diduga belum mencapai target yang telah ditentukan. Untuk itu ke depan harus dimaskimalkan dan diawasi penggunaanya secara transparan. Hal itu sampaikan Ketua Jaringan Aktifis Mahasiswa Sumatera Utara (JAMSU) Iswadi Batubara kepada wartawan di Panyabungan, Senin (02/01/2012).

Katanya, tidak tercapainya target PAD dari alat berat yang dikelola Dinas PU Madina tersebut pada Tahun 2011 di duga akibat berbagai fackor antara lain, akibat dari kurangnya pengawasan terhadap pemakaian alat berat, kurangnya perawatan, dan akibat dipakai pihak ketiga dengan mengesampingkan aturan yang ada.

Berdasarkan informasi dihimpun, PAD alat berat Madina 2011 ditargetkan sebesar lebih kurang Rp.600 juta rupaiah, dan realisasi ternyata hanya berkisar lebih kurang Rp160 juta, dan jauh dari yang diharapkan, ungkapnya

“Faktor lain yang ditemukan di lapangan bahwa alat berat lebih sering dipakai orang luar melibatkan yang diduga dekat dengan penguasa di Kabupaten Madina, sehingga membuat pejabat instansi terkait tidak mampu berbuat apa-apa kecuali hanya melaksanakan perintah,” ucap Iswadi.

Salah satu contoh, baru-baru ini terjadi bencana jembatan terancam ambruk di Kecamatan Naga Juang, alat berat yang pertama datang justru milik seorang pengusaha di Madina.

Sementara alat berat milik pemerintah datang terlambat karena diduga sedang mengerjakan proyek peningkatan jalan jembatan jurusan STAIM-Banggua milik rekanan yang ditengarai dekat dengan pemimpin di Madina.

“Itu masih salah satu contoh penyebab tidak maksimalnya PAD alat berat. Dan mungkin masih banyak penyebab lainnya. Yang jelas ke depan, jasa pemakaian alat berat Pemkab Madina oleh siapapun pihak ke tiga tanpa terkeculai harus jelas dan jangan ada unsur tekanan,” ucap Iswadi.

Pj Kasubbag Peralatan Dinas PU Madina Sutan Mudo Batubara tidak berhasil dikonfirmasi karena tidak berada di kantor. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMKN 1 Sipirok MOGOK BELAJAR

    Siswa SMKN 1 Sipirok MOGOK BELAJAR

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK- Kepala SMKN 1 Sipirok Bandahara Spd mengaku siap mundur jika tidak berhasil membenahi kinerja di sekolah yang dipimpinnya. Namun, tetap saja ratusan siswa berunjuk rasa kemarin, bahkan mereka mogok belajar. Pantauan METRO Senin (16/5) sekitar pukul 07.30 WIB, ratusan siswa dengan pakaian putih abu-abu berbaris memanjang di pinggir jalan depan pintu gerbang sekolah yang […]

  • Sejumlah Titik Jalur Jembatan Merah-Muarasoma Rusak

    Sejumlah Titik Jalur Jembatan Merah-Muarasoma Rusak

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Jalur Jembatan Merah – Batang Natal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) termasuk yang terdampak bencana. Sejumlah titik mengalami kerusakan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara harus kerja keras menangnaninya karena berstatus jalan provinsi. Banyak titik yang amblas akibat tergerus air. Kerusakan pada badan jalan ini mengakibatkan kendaraan bertonase berat, termasuk truk […]

  • Din Syamsuddin Dituding Radikal, Al Washliyah Madina Protes

    Din Syamsuddin Dituding Radikal, Al Washliyah Madina Protes

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait pelaporan GAR ITB terhadap Prof Dr. Drs. KH. Din Syamsuddin, MA sebagai tokoh radikal tidak hanya membuat warga Muhammadiyah khususnya yang gerah dan keberatan namun juga dari ormas Islam lainnya. “Tudingan terhadap beliau sebagai tokoh radikal dinilai tidak beralasan dan merupakan fitnah yang bertujuan untuk memecah belah persatuan diantara sesama […]

  • Di Madina, Minyak Tanah Langka dan Mahal

    Di Madina, Minyak Tanah Langka dan Mahal

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Minyak tanah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) langka. Kalau pun ada harganya melambung hingga mencapai Rp8 ribu per liter. Kondisi ini memaksa warga yang memasak menggunakan kompor minyak beralih memakai kayu bakar. Salah seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Suryani (24), mengaku, pihaknya kesulitan memeroleh minyak tanah. Padahal, minyak tanah […]

  • Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

    Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Ratusan hektar kebun cabai di Desa Adian Jior, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami gagal panen diduga akibat limbah merkuri mesin galundung (pemisah batu dengan emas) yang sedang marak-maraknya di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Panyabungan. Pantuan wartawan, kebun cabai milik warga yang mengalami gagal panen berada di pinggiran Kota Panyabungan tepatnya di Desa […]

  • Pendaftar Calon Anggota PPK Capai 466 Orang

    Pendaftar Calon Anggota PPK Capai 466 Orang

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Hingga penutupan pendaftaran calon anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamaan) pada tanggal 28 April sebanyak 466 orang telah mendaftar di KPU Mandailing Natal (Madina). Demikian disampaikan Kepala Sub Bagian Umum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina, Ali Agustina kepada Mandailing Online, Kamis (30/4). Sejak pendaftaran dibuka pada 20 April lalu, calon yang […]

expand_less