Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Diduga Akibat Limbah Merkuri, Patani Cabai Gagal Panen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Ratusan hektar kebun cabai di Desa Adian Jior, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami gagal panen diduga akibat limbah merkuri mesin galundung (pemisah batu dengan emas) yang sedang marak-maraknya di Kecamatan Hutabargot dan Kecamatan Panyabungan.

Pantuan wartawan, kebun cabai milik warga yang mengalami gagal panen berada di pinggiran Kota Panyabungan tepatnya di Desa Adian Jior, lokasi yang banyak ditemukan mesin galundung. Kebun cabai yang terkena limbah merkuri, terlihat daun cabai membusuk dan buah cabainya busuk sebelum masak.

Hendri Faisal salah, seorang petani cabai di Panyabungan yang dikonfirmasi wartawan di lokasi kebun cabainya baru-baru ini mengatakan, kondisi kebun cabai miliknya seperti ini sudah berlangsung mulai seminggu terakhir.

“Hama penyakit yang menyerang kebun cabai saya seluas 600 meter persegi. Serangan hama diduga dari limbah merkuri sehingga cabai saya tidak bisa lagi panen. Penyakit seperti ini baru pertama kali saya rasakan semenjak adanya mesin galundung di Panyabungan ini,” ujarnya.

Lanjut Hendri, biasanya kalau daun cabainya keriting bisa diatasi dengan menyemprot pakai pestisida. Namun kali ini penyakit cabai yang menyerang kebunnya tidak bisa diobati walapun sudah diobati dengan berbagai obat pestisida.

“Jadi harapan saya supaya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal secepatnya turun kelapangan terutama ke kebun cabai saya ini, apa sebetulnya penyakitnya. Apa betul karena merkuri dari mesin galundung itu. Kalau memang betul saya harap supaya pemerintah melarang mesin galundung beroperasi di areal perkabunaan warga,” harap Hendri.

Pantauan wartawan, sebagian petani cabai hanya membiarkan kebun cabai mereka terlantar, karena dari pengakuan para petani mereka sudah pasrah. Ini mungkin akan membuat petani merugi dan akan berdampak pada harga cabai di pasar tradisional di Madina. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 2)

    API, BARANG BUKTI DAN BAYANGAN HITAM KRIMINALITAS DI MADINA (Bagian 2)

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KETIKA KEJAHATAN MENJADI BAGIAN DOMINAN EKOSISTEM EKONOMI   Oleh: Tim Mandailing Epicentrum Masyarakat sering melihat narkotika dan rokok ilegal sebagai kasus yang berdiri sendiri. Padahal keduanya bisa menjadi bagian dari satu ekosistem ekonomi gelap yang sedang menguasai denyut kehidupan warga. Ketika ekonomi legal melemah, logikanya, ekonomi ilegal mulai tumbuh. Ketika lapangan kerja menyempit, jalur […]

  • Usia 27 Tahun Madina, Diterpa Isu 6 Kepala OPD Mengundurkan Diri 

    Usia 27 Tahun Madina, Diterpa Isu 6 Kepala OPD Mengundurkan Diri 

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) – Perayaan Ulang Tahun Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke 27, tampaknya sunyi akan kehadiran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini terlihat dari absensi dari Sekretariat Dewan DPRD Madina. Bahkan ke enam Kepala OPD yang diisukan mengundurkan diri tak menampakkan kehadirannya. Adapun, ke enam Kepala OPD tersebut, antara lain, Kepala […]

  • Merdeka Ketika Pemerintah Tersinggung

    Merdeka Ketika Pemerintah Tersinggung

    • calendar_month Jumat, 17 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Askolani Nasution   Bayangan kita tentang merdeka adalah ketika semua warga negara mendapat jaminan hidup yang layak: rumah yang layak sebagaimana sepatutnya rumah, makan yang layak, jaminan kesehatan dan hari tua, jaminan memperoleh pendidikan yang layak, dan jaminan mengekspresikan hak-hak politiknya. Seluruh item itu dibahasakan dua hal: menjadi jaminan memperoleh pekerjaan yang layak […]

  • Film Mandailing “Madina & Mustafa” Dirilis Jelang Lebaran

    Film Mandailing “Madina & Mustafa” Dirilis Jelang Lebaran

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menjelang lebaran dua film Mandailing akan dirilis ke pasar. Yakni film “Senandung Willem” dan film “Madina & Mustafa”. Kedua film tersebut diproduksi dua pihak yang berbeda. Film “Madina & Mustafa” diproduksi oleh Willis Tinating Com & Kudel Baiya Ent & Film yang berbasis di Pidoli, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Sedangkan film […]

  • Anggota DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan Pilkades, Temukan Kertas Suara Rusak

    Anggota DPRD Madina Tinjau Pelaksanaan Pilkades, Temukan Kertas Suara Rusak

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

      Panyabungan   Komisi I dan IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memantau pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang di laksanakan serentak, hari ini, Rabu (30/11).   Setelah memantau Pilkades di beberapa TPS, kita melihat antusias Masyarakat untuk memilih Kepala Sangat tinggi,"Sebut Dodi Martua dan Suwandi Komisi I dan Syafri Siregar […]

  • SMP Negeri  5 Panyabungan Satu-Satunnya SMP Pelakasan UN Berbasis Komputer

    SMP Negeri 5 Panyabungan Satu-Satunnya SMP Pelakasan UN Berbasis Komputer

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – SMP Negeri 5 Panyabungan, Mandailing Natal satu-satunya sekolah yang siap untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun pelajaran 2015-2016 di Madina. UN SMP akan digelar pada tanggal 9 hingga 12 Mei 2016. Kepala SMP 5 Panyabungan, Marsaulina Pane S.Pd menjawab wartawan, Senin (4/4) mengungkap bahwa persiapan siswa telah matang untuk […]

expand_less