Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

DPR sahkan UU Ormas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
  • print Cetak

Rapat paripurna DPR akhirnya mengesahkan RUU Ormas menjadi Undang-undang pada Selasa (02/07) siang, yang ditandai dukungan mayoritas fraksi-fraksi di DPR, kecuali F-PAN, Gerindra dan Hanura.

“Enam fraksi, termasuk Demokrat, Golkar dan PDI-P, mendukung, tetapi tiga fraksi yakni F-PAN, Gerindra dan Hanura menolak,” kata wartawan BBC Indonesia, Arti Ekawati, yang melaporkan dari Gedung DPR, Selasa siang.

Menurut Arti, mayoritas fraksi di DPR mendukung pengesahan karena sebagian pasal-pasal yang dipermasalahkan telah direvisi, sesuai tuntutan pihak yang menentang RUU Ormas.

“Jubir F-PKB, Anna Muawanah, saat membacakan sikap akhir F-PKB, menyatakan, mereka setuju RUU Ormas disahkan karena sudah dilakukan penyesuaian beberapa pasalnya,” kata Arti, menirukan penyataan sikap resmi F-PKB.

Alasan lainnya, menurut PKB, pengesahan RUU Ormas berulangkali ditunda. “Sehingga tidak ada alasan lain untuk menudanya lagi,” kata Anna.

Sebelum rapat paripurna DPR, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, isi RUU Ormas ini jauh lebih moderat jika dibandingkan dengan UU Ormas yang disahkan pada 1985 lalu.

“Jauh lebih soft dari UU ormas sebelumnya. Untuk membubarkan ormas, sekarang harus minta pendapat MA terlebih dulu, harus lewat peradilan dulu. Saya yakin, banyak yang belum membaca isi RUU ormas ini,” kata Gamawan.

‘Lebih moderat’

Pada pekan lalu, DPR menunda mengesahkan RUU Ormas, setelah mendapat protes dari berbagai kalangan, seperti pegiat HAM dan ormas besar seperti Muhamadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Sejumlah laporan menyebutkan, selama sepekan ini perbaikan terhadap isi RUU ormas dilakukan, seperti berupa perbaikan, penghilangan atau penambahan materi pasal.
Kalangan yang menolak RUU ini menganggap sebagian pasal-pasalnya berpotensi mengekang kebebasan berorganisasi, seperti syarat-syarat pendirian dan pembubaran ormas, yang pernah dipraktekan di masa rezim Orde Baru.

Inilah yang menjadi alasan F-PAN tetap menolak RUU Ormas.

“Karena masih ada yang melakukan resistensi, maka kita tetap menolaknya,” kata Teguh Juwarno, politisi PAN.

Saat rapat paripurna DPR membahas RUU Ormas digelar, ratusan orang dari berbagai ormas dan pegiat HAM menggelar unjuk rasa di luar gedung DPR.

Dalam orasinya, mereka tetap menolak keberadaan RUU ormas, yang dianggap akan membelenggu kebebasan beroganisasi.

Para pengunjuk rasa juga menyatakan akan menempuh langkah judicial review (peninjauan ulang) UU Ormas ke Mahkamah Konstitusi, jika DPR tetap mengesahkannya.(BBC)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

    Dana Pilkada, DPRD Madina Tetap di Angka 37 Milyar

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski APBD Madina telah disahkan DPRD pada Desember lalu, pihak KPU Madina masih ngotot ada perubahan dana untuk Pilkada 2020. Di APBD 2020 itu ditetapkan pagu dana hibah untuk KPU sebesar 37 milyar rupiah biaya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pihak DPRD Madina tetap pada pendirian bahwa dana hibah […]

  • Dalihan Na Tolu dalam Perspektif Moderasi Beragama

    Dalihan Na Tolu dalam Perspektif Moderasi Beragama

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: M.Daud Batubara   Kota Medan di Sumatera Utara merupakan Tanah Leluhur Puak Melayu Deli, meskipun secara umum dalam benak orang luar bahwa wilayat ini adalah milik suku Batak. Entah dominasi apa yang membuat persepsi yang salah tersebut masih terus menjalar, dan saudara-saudara dari etnis Melayu tetap saja adem dan tidak mempermasalahkan persepsi yang kurang […]

  • Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

    Jaminan Keselamatan Warga Tak Jelas, Tan Gozali Desak SMGP Tutup

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KNPI Mandailing Natal tetap besikap agar PLTP Sorik Marapi ditutup sebelum ada jaminan keselamatan bagi rakyat sekitar. Selain itu, konpensasi kepada korban tersisa yang terdampak tragedi keracunan tanggal 25 Januari 2021 menjadi perhatian Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mandailing Natal (Madina) Dalam siaran persnya diterima Mamdailng Online, Senin (8/3/2021) Ketua KNPI […]

  • Dahlan Hasan : Aswin Parinduri Selalu Dampingi Saya ke Jakarta

    Dahlan Hasan : Aswin Parinduri Selalu Dampingi Saya ke Jakarta

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dahlan Hasan Nasution menyatakan bahwa Aswin Parinduri merupakan tokoh yang memiliki perhatian kuat dalam pembangunan Mandailing Natal. Aswin Parinduri selama ini sangat banyak meluangkan waktu membantunya di Jakarta untuk meyakinkan pemerintah Indonesia dalam memperoleh dukungan pembangunan daerah. “Pak Aswin lah yang selama ini selalu mendampingi saya ke Jakarta,” ungkap […]

  • Petani Kecam Pembakaran Pembibitan Bantuan Sorikmas Mining

    Petani Kecam Pembakaran Pembibitan Bantuan Sorikmas Mining

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Anggota Kelompok Tani/Koperasi dari Desa Banua Simanosor dan Desa Banua Rakyat, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal menyatakan sedih dan kecewa terkait pembakaran fasilitas pembibitan mereka di kawasan itu. Pembakaran fasilitas ini sangat merugikan seluruh anggota. Sebab, di program pertanian inilah mereka menggantungkan penghidupan mereka sehari-hari. Fasilitas pembibitan tersebut dibakar orang tak dikenal […]

  • Hut Bhayangkara : " Dalam Perjalanannya Polri Hadapi banyak Tantangan

    Hut Bhayangkara : " Dalam Perjalanannya Polri Hadapi banyak Tantangan

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kapuas (MO) – Upacara memperingati HUT Bhayangkara ke 66 pada Minggu 1/7 kemarin yang dilaksanakan Polres Kapuas berlangsung dengan khidmat. Selain dihadiri Bupati Kapuas Ir. HM Mawardi MM beserta unsur pimpinan Muspida juga dihadiri sejumlah kepala SKPD, para purnawirawan Polri, tokoh masyarakat, Organisasi masyarakat dan sejumlah anggota LSM. Kapolri Jenderal Timur Pradopo dalam amanatnya yang […]

expand_less