Jumat, 30 Okt 2026
light_mode

Status Tak Jelas dan Tak Digaji Pelamar Lulus PPPK Formasi 2023 Berunjukrasa di Kantor Bupati Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
  • print Cetak

Puluhan orang dari pelamar PPPK yang lulus formasi 2023 unjukrasa di Kantor Bupati Madina Selasa 2/7/2024.( fikri )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikut merasa terzolimi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lulus formasi Tahun 2023 meminta persoalan PPPK Tahun 2023 segera dituntaskan oleh Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina )Selasa, (02/07/2024).

Ratusan PPPK yang didominasi oleh guru yang lulus seleksi pada Tahun 2023 melakukan aksi damai di depan Kantor Bupati Madina untuk menyampaikan 7 Tuntutan serta pernyataan sikap sebab merasa terzolimi dengan sikap Pemda Madina. Kata Masrin Nasution Koordinator Aksi.

“Kami sudah tak digaji, status digantung, penyelesaian tidak ada ” Kata Koordinator Aksi dihadapan Sekda Madina Alhamulhak Daulay dan Asisten III Lis Mulyadi.

Sementara, Sekda Madina Alamulhaq Daulay pada yang menyambut massa di depan kantor Bupati Madina mengatakan persoalan tersebut sebenarnya telah direkomendasikan pada BKN RI untuk dikeluarkan Nomor Induk para peserta yang lulus. Namun, karena ada persoalan sedang di PTUNkan jelasnya dan Polda hal itu belum menemui titik terang.

“Sebelum massa datang, sudah ada datang yang lulus.Sudah di rekomendasikan untuk mengeluarkan nomor induk,” Kata Sekda Madina

Sementara, salah seorang massa aksi mengungkapkan jika mereka telah didiamkan di TKS dan belum menerima gaji selama 6 bulan.

Berikut 7 Tuntutan dan pernyataan sikap yang diterima Reporter Mandailing Online.

1. Kami dari guru yang lulus seleksi P3K tahun 2023 memberikan apresiasi kepada pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal yang mengeluarkan pengumuman, dengan NOMOR : 810/2642/BKPSDM 2023 tentang “hasil seleksi kompetensi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, jabatan fungsi fungsional, tenaga tekhnis, tenanga kesehatan, dan tenaga guru Tahun dilingkungan Pemkab Anggaran 2023.

2. Meminta kepada pemerintah Kabupaten Natal untuk membuka secara terang benderang terkait persoalan PPPK Tahun 2023 di Madina, supaya persoalan PPPK di Madina sekarang dituntaskan.

3. Meminta kepastian dan kejelasan kepada Pemerintahan Mandailing Natal kapan kami menerima Surat Keputusan (SK) sekaligus kapan kami dilantik sebagai PPPK 2023.

4. Meminta kepada ketua DPRD kabupaten Mandailing Natal untuk mencabut atau meninjau ulang kembali surat rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Mandailing Natal kepada BKN pusat sehingga proses pelantikan kami yang lulus seleksi PPPK formasi 2023 disegerakan.

5. Meminta kepada pemerintah daerah dan DPRD Madina untuk mencairkan gaji kami selama 6 bulan, terhitung mulai Januari 2024 sampe surat keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat (BKN RI) karen sampe sekarang kami belum menemukan aturan yang jelas dari pemerintah Kabupaten Mandailing Natal peserta yang lulus seleksi tidak dibayar gajinya sampai surat keputusan diterbitkan.

6. Mengecam keras terhadap elit politik, jangan memanfaatkan kondisi PPPK Madina kepada kepentingan elit politik, karena sekarang sudah masuk Tahun politik lokal.

7. Meminta kepada pemerintah daerah dan DPRD Madina segera menyelesaikan persoalan PPPK Madina yang berproses di PTUN Medan.

Lebih lanjut, setelah melakukan aksi damai didepan kantor bupati Madina ratusan PPPK formasi yang tergabung dalam forum komunikasi PPPK tahun 2023 membubarkan diri dengan tertib, kemudian menuju kantor DPRD Madina menyampaikan pernyataan sikap dan tuntutan mereka ke kantor DPRD Madina.( fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa pengusaha wajib membayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. “THR keagamaan merupakan pendapatan upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” kata Ida dalam konferensi pers […]

  • Misteri dan Sejarah Goa Boralla di Hutapungkut, Kotanopan-Madina

    Misteri dan Sejarah Goa Boralla di Hutapungkut, Kotanopan-Madina

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mendengar nama desa Hutapungkut, kita akan teringat dengan Almarhum Jenderal Besar Abdul Haris Nasution. Betapa tidak, desa yang hampir berpenduduk 2500 jiwa ini adalah tempat kelahiran beliau. Namun siapa sangka, selain desa ini tempat kelahiran putra terbaik bangsa juga desa ini menyimpan Goa yang mempunyai nilai historis bagi perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Goa ini disebut […]

  • Tapsel alami defisit Rp92 M

    Tapsel alami defisit Rp92 M

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Mahasiswa sebagai kaum intelektual muda, diminta untuk berpikir jernih melihat kondisi anggaran daerah Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) yang mengalami defisit Rp92 miliar. Hal itu disampaikan Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu. Dijelaskan, persoalan defisit Rp92 miliar ini merupakan masalah pelik yang penyelesaiannya butuh waktu panjang, pikiran dan tenaga. “Karenanya dibutuhkan kesadaran dan kebersamaan seluruh […]

  • Pembajak KA Eksekutif Anggota Marinir

    Pembajak KA Eksekutif Anggota Marinir

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Salah seorang pelaku “pembajakan” kereta eksekutif Gajayana tujuan Malang-Jakarta, adalah seorang prajurit marinir TNI Angkatan Laut dan kini telah diamankan di Pomal Lanntamal II Jakarta. Juru Bicara TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Untung Surapati ketika dikonfirmasi mengatakan pelaku bernama Sertu Darso. “Ia bertugas sehari-hari di Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan, Lantamal III,” ujarnya […]

  • Gepeng Menjamur

    Gepeng Menjamur

    • calendar_month Senin, 19 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) bahkan orang gila (orgil) mulai terlihat dan semakin menjamur di Gunung Tua, Padang Bolak, Paluta. Keberadaan mereka sangat mengganggu ketenteraman masyarakat. Menjamurnya gepeng dan orgil ini membuat pemandangan kurang baik. Pasalnya mereka terlihat di tepat-tepat keramaian, pusat pasar, jalanan dengan wajah dan dandanan yang kurang beretika dan jotok. Dikhawatirkan apabila […]

  • JAMPI Nilai Aktifitas PETI dekat Polsek Batang Natal Rusak Marwah Polisi

    JAMPI Nilai Aktifitas PETI dekat Polsek Batang Natal Rusak Marwah Polisi

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATANG NATAL ( Mandailing Online ): Aktifitas tambang emas ilegal atau lebih kren kata penambang istilah PETI ( pertambanan emas tanpa izin) diwilayah Hukum Polsek Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal terus beraktifitas disejumlah titik. Dari keterangan warga sedikitnya ada 36 alat berat jenis excavator yang beroperasi melakukan penambangan terbuka di kawasan Kecamatan Batang Natal. 36 […]

expand_less