Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Bupati Karo Belum Dapat Dimakzulkan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
  • print Cetak

Proses pemakzulan Bupati Karo Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, hingga Rabu (19/3), masih terganjal. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengaku belum dapat memroses pemberhentian yang bersangkutan ke tahap berikutnya, karena belum menerima surat rekomendasi dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho.

Padahal pada 13 Februari 2014 lalu, Mahkamah Agung (MA) telah memutuskan mengabulkan permohonan pimpinan DPRD Karo, untuk memberhentikan Karo Jambi.

Informasi tersebut diperoleh setelah koran ini menghubungi Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Djohermansyah Djohan. “Sampai saat ini, kita belum menerima surat rekomendasi dari Gubernur Sumatera Utara. Karena surat dari gubernur belum kita terima, jadi belum bisa kita tindaklanjuti,” katanya di Jakarta.

Saat kembali coba dikonfirmasi terkait informasi beredar bahwa pimpinan DPRD telah mengantarkan langsung surat rekomendasi ke Kemendagri, pria yang akrab disapa Prof Djo tersebut kembali mengulang pernyataan senada.

Namun begitu ia membenarkan kalau surat rekomendasi dari DPRD Kabupaten Karo ke Gubernur Sumut, memang sudah ada. Hanya saja karena surat rekomendasi dari Gatot belum diterima Kemendagri, pihaknya belum dapat melakukan langkah lebih lanjut.

“Prosesnya itu kan setelah dari MA ke DPRD. Nah dari DPRD ke Gubernur dan baru dari Gubernur ke Kemendagri untuk kita pelajari sebelum diteruskan ke Presiden. Kita hanya memeriksa kelengkapan berkas-berkas yang dibutuhkan. Yang memutuskan tetap menjadi kewenangan Presiden,” katanya.

Menurut Prof Djo, jika rekomendasi dari Gubernur Sumut telah diterima, maka Kemendagri setidaknya membutuhkan waktu selama seminggu untuk memelajari seluruh berkas yang ada.

Mulai dari prosedur hingga substansi pengajuan pemakzulan. “Kalau kita anggap semua persyaratan sudah terpenuhi, Kemendagri segera mengusulkannya ke Presiden untuk diterbitkan surat Keputusan Presiden (Keppres) terkait pemberhentian Bupati Karo,” katanya.

Prof Djo memerkirakan, proses penerbitan Keppres kemungkinan akan memakan waktu 10 hari, setelah Kemendagri meneruskannya ke Presiden. Namun batasan waktu masih perkiraan sementara, karena menurut Prof Djo, hal tersebut merupakan keputusan mutlak Presiden.

Sebagaimana diketahui, MA dalam putusan tertanggal 13 Februari 2014, menyatakan mengabulkan permohonan pimpinan DPRD Karo untuk memberhentikan Bupati Karo.

Putusan diambil oleh Majelis Hakim MA yang terdiri dari Irfan Fachruddin, Yulius dan Imam Soebechi, setelah melihat fakta dan bukti-bukti hukum yang ada. Ada beberapa poin mengapa pimpinan DPRD Kabupaten Karo mengusulkan pemakzulan ke MA. Antara lain, Karo Jambi dinilai ikut serta dalam kepengurusan Yayasan Karo Jambi. Hal ini disebut diduga melanggar pasal 28 butir b Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004.

Kemudian berkaitan dengan pengangkatan, penempatan dan pemindahan PNS (Pegawai Negeri Sipil) di jajaran Pemkab Karo, Karo Jambi diduga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, junto Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000.

Selain itu, Bupati Karo juga dituding membuat kesepakatan dengan pihak ketiga yang membebani rakyat tanpa persetujuan DPRD Karo. Pimpinan DPRD menilai perbuatan tersebut melanggar Pasal 28 huruf a UU Nomor 32 tahun 2004.

Mendagri Didesak Angkat Terkelin jadi plt Bupati Karo
Partai Gerindra mendesak Mendagri Gamawan Fauzi, segera mengeluarkan Keputusan pengangkatan Terkelin Brahmana sebagai pelaksana tugas (plt) Bupati Karo.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat, mengatakan, pengangkatan Terkelin secepatnya dianggap penting lantaran secara de facto Kena Ukur Karo Jambi Surbakti sudah dicopot dari jabatannya lewat paripurna DPRD Karo, 13 Maret 2014. “Saya segera menelepon Mendagri agar segera mengeluarkan SK pengangkatan Wakil Bupati Karo sebagai plt bupati,” ujar Martin Hutabarat, yang juga anggota DPR RI itu, kepada koran ini, Rabu (19/3).

Bukankah harus menunggu Kepres pengesahan pencopotan Kena Ukur? Vokalis di Komisi Hukum DPR itu mengatakan, Kepres sifatnya hanya administrasi saja. Sementara, secara politis, Kena Ukur sudah tidak punya legimitasi lagi untuk memimpin Karo.

Jika Terkelin tidak segera diangkat menjadi plt Bupati Karo, lanjutnya, hal ini berarti terjadi kevakuman kursi bupati yang dampaknya sangat mengganggu roda pemerintahan di Karo dan pelayanan masyarakat secara luas. “Kelanjutan penanganan pengungsi korban Sinabung, seperti rencana relokasi, itu harus tetap jalan. Kalau tidak segera ada pimpinan, program seperti itu akan tersendat,” ujarnya.

Sementara, terkait pengisian jabatan wakil bupati jika nantinya Terkelin resmi menjadi bupati definitif, Martin mengatakan, Gerindra sebagai salahsatu partai pengusung pasangan Kena Ukur-Terkelin saat pilkada, agar segera membahasnya dengan partai pengusung lainnya.

“Gerindra akan memprakarsai untuk mengundang partai-partai pengusung, bicara dari hati ke hati, mencari siapa yang akan dicalonkan menjadi wakil bupati,” kata dia.

Dikatakan, gerak cepat partai pengusung sangat penting agar kevakuman kursi wakil bupati nantinya tidak berlangsung lama. “Berdasar pengalaman kasus Kota Surabaya dan Provinsi Babel, maka tak boleh berlama-lama. Nantinya harus cepat diisi kekosongan itu (kursi wakil bupati, red),” ujar Martin, mantan politisi Partai Golkar itu. (metro)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneh Dana Jambore TP.PKK Siabu Tahun 2023 Dikerjakan Tahun 2024

    Aneh Dana Jambore TP.PKK Siabu Tahun 2023 Dikerjakan Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU ( Mandailing Online )- Aneh Jambore Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahtraan Keluarga (  TP. PKK ) di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sumber dana dari dana desa tahun 2023 di laksanakan tahun 2024. Informasinya, Jambore TP. PKK ini hanya diikuti 11 desa dari 26 desa di Kecamatan itu. Jambore TP.PKK yang dilaksanakan […]

  • Forwakot Berencana Buat Diskusi Terbuka Bahas ” Bayi Dikubur Ibunya” di Madina

    Forwakot Berencana Buat Diskusi Terbuka Bahas ” Bayi Dikubur Ibunya” di Madina

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Forum Wartawan Kota (Forwakot) Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal( Madina ) berencana akan membuat Diskusi terbuka membahas seputar” ibu kubur bayinya ” yang terjadi di lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kabupaten Mandailing Natal. Rencana ini sendiri berawal dari beberapa temuan kasus orok bayi di Kabupaten ini yang dinai sabagai dampak […]

  • Pelaku Tambang Emas Ilegal Kotanopan Seolah Taktakut Kapoldasu

    Pelaku Tambang Emas Ilegal Kotanopan Seolah Taktakut Kapoldasu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) Baru sehari Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, SIK, MH intruksi kepada Kapolres Madina, AKBP Arie Sopandi Paloh agar  pelaku tambang emas ilegalsi Madina ditertipkan. Aktifitas tambang emas ilegal dikota nopan justru beroperasi dengan leluasa seolah tak takut pada jendral bintang dua tersebut. Sumber Media di Kecamatan Kotanopan […]

  • Terima Waspada Award, Bupati: Ini untuk Mandailing Natal

    Terima Waspada Award, Bupati: Ini untuk Mandailing Natal

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution menerima anugerah Waspada Award dalam momen ulang tahun ke-75 Waspada di aula Tengku Rizal Nurdin, Medan pada Selasa (11/1) malam. Usai menerima anugerah tersebut, Bupati Sukhairi mengatakan, bahwa anugerah yang diterima itu merupakan penghargaan untuk Mandailing Natal. “Anugerah ini adalah untuk Kabupaten […]

  • Wabup Madina Sumbangkan Gajinya di Kecamatan Sinunukan

    Wabup Madina Sumbangkan Gajinya di Kecamatan Sinunukan

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )- Dalam kunjungan kerja di Wilayah Pantai Barat, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyumbangkan gajinya di Kecamatan Sinunukan, Rabu (26/7/2023). Dikutip dari laman Facebook Diskominfo Madina ,Atika Azmi Utammi menyebut penyaluran gaji pokoknya kali ini di serahkan di Kecamatan Sinunukan dan Kecamatan Batahan, yang mana selama ini gajinya […]

  • Jaga Integritas, MARAK Sumut Minta Kejatisu Segera Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Stunting Madina

    Jaga Integritas, MARAK Sumut Minta Kejatisu Segera Umumkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Stunting Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MEDAN ( Mandailing Online ):  Presidium Mimbar Rakyat Anti Korupsi Sumatera Utara (MARAK Sumut), Arief Tampubolon meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut agar segera mengumumkan tersangka dugaan kasus korupsi dana stunting di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun anggaran 2022-2023. ” Kita tau Kajatisu Harly Siregar memiliki semangat pemberantasan korupsi sampai dengan saat ini. Tak mungkin kasus […]

expand_less