Senin, 27 Jul 2026
light_mode

Curah Hujan Tinggi Produksi dan Harga Karet di Madina Turun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
  • print Cetak


Panyabungan. Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam satu pekan terakhir mengakibatkan produksi dan harga getah karet di pasar-pasar lelang karet menurun.
Seperti di Kelurahan Kota Siantar, harga getah karet turun dari semula Rp15.000 menjadi Rp13.500 per kilogramnya. Begitu juga di Desa Gunungtua Kecamatan Panyabungan, harganya hanya Rp13.000 per kg, dan di Kecamatan Batang Natal dari sebelumnya Rp16.000 turun menjadi Rp14.000 per kg.

Selain harga, produksi getah karet masyarakat kini juga mengalami penurunan drastis hingga 50 – 70%.

“Hujan dalam sepekan terakhir ini benar-benar telah membuat produksi petani karet di daerah ini menurun drastis, karena para petani karet kebanyakan tidak bias menderes dengan cuaca seperti ini” ujar Sahruddin, salah seorang pedagang pengumpul kepada MedanBisnis, Kamis (4/11), di Kelurahan Kota Siantar.

Dijelaskannya, karena musim penghujan saat ini, kadar air getah karet yang dijual petani menjadi lebih tinggi, dan inilah yang menyebabkan harganya menjadi turun.

Soleh Nasution (43), petani karet mengakui satu minggu ini hanya dua kali saja menderes karetnya, itu pun banyak getah hasil deresan yang terbawa oleh air hujan sehingga menurunkan produksinya.

“Biasa kalau musim penghujan, apalagi curah hujan dalam sepekan terakhir cukup tinggi terpaksa saya tidak menderes, kalaupun kita deres bisa mengakibatkan rusaknya pohon karet. Jadi mau tidak mau ditunggu pas waktu tidak hujan, itupun selesai di deres harus langsung disimpan menghindari agar tidak terbawa air hujan. Tidak seperti selama ini dibiarkan dalam beberapa hari baru kita simpan seterusnya dijual,” ujarnya yang mengakui hasil produksinya turun hingga 70%.

Sementara dari pantauan MedanBisnis di pasar lelang karet di Gunungtua, biasa dalam satu minggu bisa mengeluarkan 2 – 3 ton karet, namun saat ini hanya berkisar 1 ton saja.

“Kalau kita kalkulasikan dari seluruh pengumpul hasil getah karet pada minggu ini hanya berkisar 1 ton saja, padahal kalau cuaca lagi bagus bisa mencapai 3 ton. Ini karena musim hujan, banyak petani karet tidak menderes,” ujar Oji Nasution salah seorang pedagang penampung di sana. (zamharir rangkuti)
Sumber : Medan Bisnis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naningkalai Doboto Angkang

    Naningkalai Doboto Angkang

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggo caritona namarusaho mangalubangi tor dibariba niaek ningkali doba, sanga ningkalai naitoru batangipe inda binotobe, nabahat-bahatma razokina, inda pulu ribu, taru naratus ribu sajodoma hobarna pandapotan satiop ari, arana mangartima hita argani sere, pala jabat sagodang ni jari-jari situmudu dapot serei, madek-dek domai cakui dung igadis, harani ima so situtuna namanjalai rasokii tu lubang nagolapan. […]

  • Dihadapan Alumni SMA nya, Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Angkat Isu Ketahanan Pangan dan Pertanian

    Dihadapan Alumni SMA nya, Cabup Madina Harun Mustafa Nasution Angkat Isu Ketahanan Pangan dan Pertanian

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : Didepan Alumni SMA Willem Iskandar Tano Bato yang deklarasikan diri mendukung Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal ( Madina) nonor urut 1 Harun Mustafa Nasution dan Ichwan Husein Nasution Sabtu 19/10/2024. Calon Bupati Harun Mustafa Nasution mengangkat isu terkait Ketahanan Pangan dan Pertanian. Harun Mustafa Nasution mengatakan dalam […]

  • Tiga Pasangan Calon Teken Kesepakatan Pilkada Damai

    Tiga Pasangan Calon Teken Kesepakatan Pilkada Damai

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Penandatanganan kesepakatan pilkada damai (pemungutan suara ulang) di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Panyabungan, Kamis (24/02/2011), hanya ditandatangani tiga pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati dari tujuh pasangan calon. Satu pasangan calon belum bersedia tanda tangan, sementara tiga pasangan calon lainnya tidak hadir. Keempat pasangan calon yang hadir yakni Calon Bupati Nomor Urut […]

  • Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Tapsel-Madina Diimbau Tak Terprovokasi

    Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Tapsel-Madina Diimbau Tak Terprovokasi

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Ketua Dewan Pakar DPP Laskar Merah Putih, Deddy Nasution mengimbau masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) jangan mau terprovokasi dalam kaitan berbagai sengketa lahan perkebunan di daerah itu. Seperti dalam persoalan adanya permintaan rakyat di sana agar PT Barumun Raya Padang Langkat mengembalikan tanah ulayat. “Jadi, walau perusahaan tersebut sudah memberikan tanah […]

  • Korem  023/Kawal Samudera Akan Kawal Proyek Panas Bumi

    Korem 023/Kawal Samudera Akan Kawal Proyek Panas Bumi

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komandan Korem  023/Kawal Samudera Kol Inf Fachri SE, MM  menyatakan bahwa pengamanan proyek strategis negara akan diperkuat. Termasuk pengamanan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di Mandailing Natal (Madina). Untuk proyek PT. SMGP akan diperkuat oleh personel dari Kodim, Koramil, Kompi B Rajawali dan Polsek Kotanopan yang dijadwal dimulai sejak […]

  • Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    Pendaftaran Sukhairi-Atika Diiringi Azan dan Solawat

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rombongan pasangan Sukhairi-Atik dilepaskan kumandang azan dan lantunan solawat badar saat bergerak mendaftar ke KPU Madina, bakda solat Jum’at (4/9/2020). Rombongan berjumlah seribuan orang itu berjalan kaki di tengah guyuran gerimis dari rumah kediaman HM Jakfar Sukhairi Nasution di Pasar Jongjong, Panyabungan menuju kantor KPU Madina yang berjarak sekira 400 meter. […]

expand_less