Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Tapsel-Madina Diimbau Tak Terprovokasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
  • print Cetak

Medan. Ketua Dewan Pakar DPP Laskar Merah Putih, Deddy Nasution mengimbau masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) jangan mau terprovokasi dalam kaitan berbagai sengketa lahan perkebunan di daerah itu. Seperti dalam persoalan adanya permintaan rakyat di sana agar PT Barumun Raya Padang Langkat mengembalikan tanah ulayat.
“Jadi, walau perusahaan tersebut sudah memberikan tanah dimaksud seluas 7.300 hektare, bukan berarti demo-demo yang dilakukan warga dinilai sebagai satu sikap dan sistem yang benar. Sebab cara-cara seperti itu bisa saja tidak murni dan bisa dimanfaatkan para provokator yang mendasari niat tertentu, untuk satu kepentingan, seperti yang pernah diungkap kalangan DPRD Sumut,” kata Deddy Nasution, di Medan, Senin (13/2).

Tokoh pemuda Sumut yang akrab disapa Ucok Mawar ini menduga demo yang dilakukan warga karena ada memprovokasi. Ia khawatir hal itu bisa memperkeruh suasana di daerah yang belakangan terus bergejolak akibat berbagai sangketa, baik soal tanah ulayat maupun pertambangan.

“Diduga pergerakan warga tidak murni, karena didalangi satu perusahaan perkebunan di daerah itu. Tujuannya untuk mengambil lahan yang sedang diusahai sebuah perusahaan lain dengan pola memanfaatkan warga dan jika warga berhasil dalam pergerakannya, tanah yang diklaim warga sebagai tanah ulayatnya itu akhirnya justru dibeli oleh provokator. Jadi, ada kesan eksploitasi warga untuk kepentingan perusahaan,” kata Ucok.

Diungkapkannya lagi, politik adu-domba harus dihindari. Jika warga mendapatkan satu “ajakan”, maka demi kondusifitas daerah, hendaknya melakukan komunikasi kepada aparat pemerintah, seperti kades, camat dan aparat keamanan. Ini untuk mendeteksi kebenaran ajakan tersebut, sehingga bisa menghambat pergerakan yang lebih bersifat radikal.

“Jika ada aspirasi yang ingin disampaikan, diyakini perusahaan-perusahaan perkebunan yang ada di kawasan Tapsel dan Madina secara terbuka dan lapang dada akan menerima dan mau membicarakannya secara prosedural dan damai. Yang pasti, jika kita mencintai daerah kita agar tetap tercipta situasi kondusif, sehingga aktivitas bekerja lancar tanpa hambatan, jangan mau terprovokasi,” ujarnya. (m fahmi.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    Revisi SK 44, Batas Hutan Madina Bakal Digaris Ulang

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai menyiapkan pemencangan batas sementara hutan di seluruh kawasan Madina. Upaya ini menjawab kungkungan SK 44 yang kontroversial. Itu terungkap dalam rapat dihadiri oleh Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) wilayah I Medan, Kadis Kehutanan Madina, BPN Madina, para camat, kepala desa […]

  • Soal Sekeluarga Tinggal di Samping Kandang Kambing

    Soal Sekeluarga Tinggal di Samping Kandang Kambing

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pj Bupati Madina akan Bantu Husin MADINA- Husin alias Jaidup (50) warga miskin di Desa Sarakmatua, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal merasa lega. Soalnya, ayah yang tinggal di samping kandang kambing bersama anaknya itu akan menerima bantuan dari pemerintah. Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara MM berjanji dalam waktu dekat akan memberikan bantuan kepada […]

  • Buka FGD SPBE, Wabup Atika Soroti Banyaknya Kepala OPD yang Tidak Hadir

    Buka FGD SPBE, Wabup Atika Soroti Banyaknya Kepala OPD yang Tidak Hadir

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam Pembukaan Focus Group Discusson (FGD) penyusunan rencana Induk Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) di aula Kantor Bupati Mandailing Natal (Madina) pada Kamis (2/12), Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menyoroti banyaknya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak hadir. Atika menilai saat ini sangat perlu fokus pada pembentukan sistem pemerintahan […]

  • Mau Jadi Honorer, Rp30 Juta Lenyap

    Mau Jadi Honorer, Rp30 Juta Lenyap

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR-Raja Umbang Saragih (46), warga Jalan Singosari, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Barat, ditipu sebesar Rp 30 juta Rudi Turnip (35), warga Jalan Rindam, Siantar Barat, tahun 2010 lalu. Raja Umbang memberikan uang tersebut kepada Rudi sebagai pelicin agar adiknya dimasukkan jadi tenaga honorer di Pemkab Simalungun. Tapi setahun berlalu, adik korban tak kunjung dipekerjakan sebagai […]

  • Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Ahmad Husein Nasution mendafar di 2 partai politik berbeda, Rabu (2/10/2019). Dua partai politik itu adalah Partai Nasdem dan Partai Perindo. Dengan demikian, Ahmad Husein yang dikenal sebagai tokoh pengusaha muda ini telah mendaftar di 3 partai politik, setelah pertengahan September lalu mendaftar di PDI […]

  • Solusi Kisruh KPID Sumut Tergantung Pimpinan DPRD

    Solusi Kisruh KPID Sumut Tergantung Pimpinan DPRD

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Hasil pertemuan antara Pimpinan DPRD Sumut dengan Komisi A DPRD Sumut pada Kamis (3/4) lalu memutuskan bahwa penyelesaian kisruh dalam pelaksanaan seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024 diserahkan sepenuhnya kepada Pimpinan Dewan. Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting kepada media mengatakan, pada hari ini, Kamis (14/4), Komisi A sudah […]

expand_less