Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Sengketa Tanah Ulayat Masyarakat Tapsel-Madina Diimbau Tak Terprovokasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 15 Feb 2012
  • print Cetak

Medan. Ketua Dewan Pakar DPP Laskar Merah Putih, Deddy Nasution mengimbau masyarakat Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) jangan mau terprovokasi dalam kaitan berbagai sengketa lahan perkebunan di daerah itu. Seperti dalam persoalan adanya permintaan rakyat di sana agar PT Barumun Raya Padang Langkat mengembalikan tanah ulayat.
“Jadi, walau perusahaan tersebut sudah memberikan tanah dimaksud seluas 7.300 hektare, bukan berarti demo-demo yang dilakukan warga dinilai sebagai satu sikap dan sistem yang benar. Sebab cara-cara seperti itu bisa saja tidak murni dan bisa dimanfaatkan para provokator yang mendasari niat tertentu, untuk satu kepentingan, seperti yang pernah diungkap kalangan DPRD Sumut,” kata Deddy Nasution, di Medan, Senin (13/2).

Tokoh pemuda Sumut yang akrab disapa Ucok Mawar ini menduga demo yang dilakukan warga karena ada memprovokasi. Ia khawatir hal itu bisa memperkeruh suasana di daerah yang belakangan terus bergejolak akibat berbagai sangketa, baik soal tanah ulayat maupun pertambangan.

“Diduga pergerakan warga tidak murni, karena didalangi satu perusahaan perkebunan di daerah itu. Tujuannya untuk mengambil lahan yang sedang diusahai sebuah perusahaan lain dengan pola memanfaatkan warga dan jika warga berhasil dalam pergerakannya, tanah yang diklaim warga sebagai tanah ulayatnya itu akhirnya justru dibeli oleh provokator. Jadi, ada kesan eksploitasi warga untuk kepentingan perusahaan,” kata Ucok.

Diungkapkannya lagi, politik adu-domba harus dihindari. Jika warga mendapatkan satu “ajakan”, maka demi kondusifitas daerah, hendaknya melakukan komunikasi kepada aparat pemerintah, seperti kades, camat dan aparat keamanan. Ini untuk mendeteksi kebenaran ajakan tersebut, sehingga bisa menghambat pergerakan yang lebih bersifat radikal.

“Jika ada aspirasi yang ingin disampaikan, diyakini perusahaan-perusahaan perkebunan yang ada di kawasan Tapsel dan Madina secara terbuka dan lapang dada akan menerima dan mau membicarakannya secara prosedural dan damai. Yang pasti, jika kita mencintai daerah kita agar tetap tercipta situasi kondusif, sehingga aktivitas bekerja lancar tanpa hambatan, jangan mau terprovokasi,” ujarnya. (m fahmi.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Daging Mahal, Bupati Madina Sampaikan Aspirasi Kaum Ibu

    Harga Daging Mahal, Bupati Madina Sampaikan Aspirasi Kaum Ibu

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution menyampaikan aspirasi kaum ibu kepeda pedagang terkait harga daging di Panyabungan lebih mahal dibandingkan di Sidimpuan. “Kami berkeliling ke beberapa tempat dan ada aspirasi masyarakat, aspirasi ibu-ibu yang katanya harga daging di Panyabungan lebih mahal dibandingkan di Sidimpuan misalnya,” kata bupati memulai diskusi dengan pedagang […]

  • Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Dinilai Lebay

    Surat Pengunduran Diri Bupati Madina Dinilai Lebay

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR (Mandailing Online) – Surat pengajuan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution dinilai telah menimbulkan goncangan. Oleh karena itu, perantau asal Mandailing Natal (Madina) meminta bupati mencabut surat pengajuan pengunduran dirinya. Demikian rilis pers yang dikirim Ilal Mahdi Nasution, putra asal Muara Bangko, Ranto Baek yang saat ini berdomisili di Kota Pematangsiantar yang […]

  • Tengah Malam, Baliho AYH dan Anis Dikantor Partai Demokrat Madina Diturunkan

    Tengah Malam, Baliho AYH dan Anis Dikantor Partai Demokrat Madina Diturunkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) buntut kekecewaan kader Partai Demokrat atas keputusan Anis Baswedan yang telah menyetujui Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai bakal calon wakil presidennya (Bacawapres). Kader Partai Demokrat Madina menurunkan Baliho AYH dan Anis Basewedan yang terpampang di Depan Kantor Demokrat Madina Jalan Willem Iskandar, Aek Galoga, Panyabungan kamis malam 31/8/2023 setelah keputusan […]

  • Wilayah Mandailing Dari Pasaman Hingga Perbatasan Riau

    Wilayah Mandailing Dari Pasaman Hingga Perbatasan Riau

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Manailing Online) – Sejatinya wilayah Mandailing sangat luas, mulai dari garis Gunung Opir di Pasaman (Sumatera Barat) di arah tenggara, kemudian perbatasan Riau arah Timur, serta ujung Batang Toru (batas dengan Tapanuli Tengah). Hanya saja, oleh kepentingan administrasi pemerintahan, wilayah Mandailing itu lama-lama menjadi ciut. Itu diungkapkan Budayawan Mandailing, Pandapotan Nasution pada pembukaan acara […]

  • Kecamatan Natal Tercatat Terbanyak Catatan Khusus Pada Pilkada Madina

    Kecamatan Natal Tercatat Terbanyak Catatan Khusus Pada Pilkada Madina

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ) Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Naral, tercatat menjadi daerah yang terbanyak catatan kejadian khusus pasca perhitungan rekapitulasi hasil perolehan suara pada Pilkada Madina tahun 2024 tingkat Kecamatan. Dari data yang di dapat tercatat salam setiap lembaran catatan khusus setidaknya ada 5 poin keberatan termasuk masalah bukti salinan C yang ditemukan di […]

  • Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus Tak Mudah

    Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus Tak Mudah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kejatisu Bentuk Tim Terpadu. Medan – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim terpadu untuk mengeksekusi 47.000 ha lahan perkebunan kelapa sawit yang dikuasai PT Torganda, perusahaan DL Sitorus di kawasan hutan negara Register 40, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara. "Kita tahu untuk mengeksekusi lahan ini tidaklah mudah karena akan mendapatkan perlawanan dari […]

expand_less