Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Tiga Pasangan Calon Teken Kesepakatan Pilkada Damai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Penandatanganan kesepakatan pilkada damai (pemungutan suara ulang) di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Panyabungan, Kamis (24/02/2011), hanya ditandatangani tiga pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati dari tujuh pasangan calon. Satu pasangan calon belum bersedia tanda tangan, sementara tiga pasangan calon lainnya tidak hadir.

Keempat pasangan calon yang hadir yakni Calon Bupati Nomor Urut 2 Aswin Parinduri, Calon Bupati Nomor Urut 5 Arsyad Lubis, Calon Bupati-Wakil Bupati Nomor Urut 6 Hidayat Batubara-Dahlan Hasan Nasution dan Calon Bupati-Wakil Bupati Nomor Urut 7 Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution. Pemungutan suara ulang Pilkada Madina akan digelar pada 20 April mendatang.

Meski hadir, pasangan calon Nomor Urut 7 belum bersedia menandatangani kesepakatan pilkada damai karena masih melakukan langkah-langkah hukum terkait putusan Mahkamah Konstitusi. Hal itu disampaikan Calon Wakil Bupati Firdaus Nasution pada acara penandatangan kesepakatan pilkada damai.

Firdaus mengatakan, penandatanganan kesepakatan pilkada damai sudah pernah dilaksanakan pada pilkada tahun lalu. Ketika itu, isi kesepakatan yang ditandatangani antara lain menyebutkan, yang terbukti melakukan money politics akan diberi sanksi.

Namun, meski sudah ada pasangan calon sudah terbukti melakukan money politics, tidak diberi sanksi. “Jadi saya menganggap penandatanganan ini hanya seremonial, tanpa ada tindakan,” jelasnya.

Firdaus menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan upaya hukum. Pihaknya sedang melakukan uji penafsiran ke MK terkait putusan MK yang tidak mendiskulaifikasi. Padahal di Kabupaten Kota Waringin Barat yang sama kasusnya dengan Madina, pasangan calon yang terbukti bersalah, didiskualifikasi.

“Kita juga masih meminta Bawaslu supaya mengganti Panwaslu Kabupaten Madina. Kita sudah melayangkan surat ke Bawaslu untuk mengganti Panwas Madina, karena kegagalan Pilkada Madina tahun lalu termasuk akibat keteledoran Panwas,” ujarnya.

Itu juga termasuk alasan Indra Porkas Lubis-Firdaus Nasution menolak menandatangani kesepakatan ini. Karena kalau nanti keputusan Bawaslu menyuruh mengganti panwas seluruh Madina, tentu akan memakan waktu untuk merekrut panwas yang baru.

Penandatanganan kesepakatan pilkada damai diawali dengan pembacaan surat kesepakatan yang dibuat KPU Madina dibacakan Anggota KPU Madina Sobir Lubis. Seterusnya para Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Madina menandatangani surat kesepakatan.

Hadir pada acara penandatanganan kesepakatan pilkada damai, Bupati Madina Aspan Sofian Batubara, Ketua DPRD Madina As Imran Khaitami Daulay, Kapolres Madina, Dandim 0212/TS, Ketua KPU Madina Jefri Antoni, Ketua Panwas Madina, Ketua PN, Kajari dan Ketua KPU Provinsi Sumut Irham Buana Nasution.

Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution dalam sambutannya mengatakan, KPU memiliki integritas untuk mensukseskan pilkada. Namun KPU tidak bisa sendiri untuk mensukseskannya, harus dibantu dan didukung pihak Kepolisian, Kodim dan Pemkab Madina.

Pelaksanaan pilkada ulang (pemungutan suara ulang) untuk menjalankan keputusan MK. Jika KPU Madina tidak melaksanakan putusan MK, KPU akan terkena pidana, jelasnya. KPU hanya pelaksana UU. KPU Madina melaksanakan pemungutan suara ulang atas anjuran dan surat KPU, tandas Irham. (BS-02)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    Tim Cek Covid-19 di Perbatasan Madina Tak Dikasih Makan

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Nasib petugas di Pos Pemeriksaan Covid-19 perbatasan Mandailing Natal menyedihkan. Tidak ada biaya makan diterima mereka dari Pemkab Mandailing Natal (Madina). Jika lapar mereka harus beli dan bayar sendiri. Kondisi itu sangat kontras dengan risiko nyawa yang harus mereka tanggung sebagai garda terdepan mengawal kabupaten Madina dari sebaran virus Corona […]

  • DPRD Madina Harus Tingkatkan Pengawasan Proyek

    DPRD Madina Harus Tingkatkan Pengawasan Proyek

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) dihimbau meningkatkan pengawasan pelaksanaan proyek pemerintah daerah tahun anggaran 2013 terutama yang dibiaya oleh APBD Madina. Itu ditekankan Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Madina, Indra Gunawan Hasibuan, Rabu (4/11/2013). Menurutnya, pengawasan dilakukan oleh DPRD Madina harusnya bukan hanya terfokus pada persoalan anggaran saja, melainkan harus lebih fokus […]

  • Saksi dari Dahlan-Aswin Tak Mampu Tunjukkan Bukti

    Saksi dari Dahlan-Aswin Tak Mampu Tunjukkan Bukti

    • calendar_month Jumat, 28 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Dugaan money politik yang disangkakan tim pasangan calon (paslon) Dahlan-Aswin terhadap paslon Sukhair-Atika diperkirakan bakal mentah. Pasalnya, dari tiga saksi yang dihadirkan tim Dahlan-Aswin selaku pemohon, tak seorang pun di antara mereka bisa menunjukkan bukti adanya pemberian sejumlah uang tersebut, baik berupa foto maupun video. Itu tergambar dalam lanjutan persidangan PHP (perselisihan hasil […]

  • Menanti Sikap Tegas Indonesia Soal Muslim Uighur

    Menanti Sikap Tegas Indonesia Soal Muslim Uighur

    • calendar_month Rabu, 19 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Laporan-laporan soal kondisi mengenaskan Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, Cina, yang mengalami penahanan dalam kamp-kamp reedukasi di Xinjiang terus bermunculan. Belakangan ini, sejumlah media internasional mengungkapkan, Pemerintah Cina mempekerjakan paksa para tahanan etnis Uighur dan Kazakhs di kamp-kamp reedukasi tersebut. Wilayah Xinjiang yang terletak di bagian utara Cina dihuni oleh mayorits Muslim dari etnis […]

  • Harga Karet Terus Terpuruk, Petani Karet Beralih ke Kopi

    Harga Karet Terus Terpuruk, Petani Karet Beralih ke Kopi

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet alam yang terus terpuruk, menyebabkan petani karet sudah banyak beralih usaha ke tanaman kopi. Demikian dikatakan Ali Musa Manto Lubis, salah seorang petani Kopi di Mandailing Natal (Madina), menjawab Mandailing Online, Senin, (1/8) di Panyabungan. Manto mengungkapkan, berdasar catatan yang dibukukannya, terdapat sekitar 45 % petani karet mulai menyeriusi tanaman […]

  • Saipullah: Budaya Mandailing Harus Dilestarikan

    Saipullah: Budaya Mandailing Harus Dilestarikan

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Umum DPP Ikantan Keluarga Nasution (IKANAS) Dohot Anakboruna, H. Saipullah Nasution, SH, MM menyebut adat budaya yang dimiliki oleh Suku Mandailing harus tetap dijaga sebaik-baiknya. Hal ini disampaikan Saipullah saat memberikan kata sambutan pada malam kedua Festival Seni Budaya Mandailing Natal dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2024 di […]

expand_less