Senin, 9 Mar 2026
light_mode

KPK Angkut Rp44 M Uang Syamsul Arifin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak


Terlanjur Digunakan, Pemkab Langkat Terpaksa Revisi RAPBD

LANGKAT-Proses penyidikan kasus dugaan korupsi APBD Langkat dengan tersangka Gubernur Sumut Syamsul Arifin, belum juga sampai titik akhir. Kemarin, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bertandang ke Langkat untuk menyita barang bukti. Tim penyidik KPK mengangkut uang cash Rp44 miliar milik Syamsul yang sudah diserahkan ke kas Pemkab Langkat.

“Tadi petugas KPK menyita uang Rp44 miliar uang yang sudah dikembalikan Pak Syamsul ke kas daerah,” ujar Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu, sesaat setelah tim penyidik KPK meninggalkan gedung Pemkab Langkat.Berdasar keterangan pejabat itu pula, pada Desember 2010 lalu tim penyita sudah menyita Rp20 miliar, yang juga bagian dari uang yang dikembalikan Syamsul ke kas Pemkab Langkat. Dijelaskan, berdasarkan keterangan dari penyidik KPK yang disampaikan ke pejabat Pemkab Langkat, penyitaan dilakukan, selain sebagai barang bukti, sekaligus untuk memperjelas status uang yang dikembalikan Syamsul itu. Dengan demikian, uang Rp64 miliar telah disita KPK dari kas Pemkab Langkat.

Sebelumnya, Deputi Penindakan KPK, Ade Rahardja, mengatakan, uang tersebut disita lantaran sebelumnya secara administatif belum menjadi barang sitaan KPK.

Ade menjelaskan, selain uang tersebut, tim penyidik juga terus melakukan penyitaan-penyitaan uang milik Syamsul yang diduga berkaitan dengan perkara dugaan korupsi APBD Langkat 2000-2007. “Kita kumpulnya lagi, kumpulkan terus. Yang lainnya (selain yang dari kas Pemkab Langkat, red), juga disita,” terangnya. Lagi-lagi, Ade mengaku tidak hapal berapa persisnya jumlah total uang yang sudah disita dalam perkara Langkat ini.

Sebelumnya diberitakan, tim penyidik perkara Langkat ini pada Selasa (1/2) lalu menyita satu unit Panther. Tim penyidik juga sempat memintai keterangan sejumlah pegawai Pemkab Langkat, yang diangap tahu persis mengenai pengelolaan uang APBD.

Kedatangan dua penyidik KPK ke kantor Bupati Langkat, terpantau sekira pukul 10.30 WIB. Kedua penyidik KPK langsung dirujuk pejabat Langkat ke ke ruang kerja Bupati Langkat.

Sejumlah pejabat yang nampak hadir diantaranya Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu, Sekda Surya Djahisa selaku Ketua TPAD, Wakil Ketua DPRD Abdul Khair dan Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) H Syahrizal disaksikan Wabup Budiono dan Ass III Adm Umum Sura Ukur.
Sejumlah pejabat Langkat ini, berkumpul guna menandatangani berita acara penyitaan (BAP) uang pengembalian Syamsul untuk dibawa penyidik KPK sebagai barang bukti dalam perkara kasus dugaan korupsi Langkat.

Masuk APBD Penyitaan uang senilai Rp64 miliar dari kas Pemkab Langkat, berlangsung dalam dua tahapan. Penyitaan awal senilai Rp20 miliar berlangsung medio Desember tahun lalu. Sisanya Rp44 miliar dari total Rp64 miliar berlangsung kemarin.

Penyitaan uang Rp64 miliar diduga hasil kejahatan korupsi dilakukan Syamsul Arifin, tentunya menjadi dilema bagi Pemkab Langkat. Pasalnya, uang dimaksud terlanjur dimanfaatkan untuk belanja pembangunan di tahun anggaran 2010 yang dimasukan kedalam pos-pos anggaran di sejumlah SKPD di P-APBD 2010 lalu.

“Memang anggaran itu kita masukan dalam APBD, tapi tidak berpengaruh pada keuangan pemkab,” urai Ngogesa Sitepu di ruang kerjanya.
Lebih lanjut disebutkannya, uang sitaan itu, akan kembali dipulangkan ke Pemkab Langkat beserta jasa banknya, jika sudah memiliki hukum tetap. “Uang inikan untuk alat bukti, jika nanti proses persidangan selesai digelar dalam waktu dekat, maka uang tersebut akan dikembalikan kepada kita seutuhnya,” kata Bupati.

Ngogesa mengatakan, penyitaan uang tersebut tidak berdampak apapun terhadap kas Pemkab Langkat. Karena saat ini Pemkab masih memiliki uang kas yang dapat dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan.(sam/ndi)
Sumber : Sumut pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaikan Jembatan Mompang Panyabungan Rampung

    Perbaikan Jembatan Mompang Panyabungan Rampung

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Jembatan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat pemeliharaan berkala dengan nilai Rp1,1 miliar dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum. “Jembatan ini sebelumnya sudah terlalu sempit dan sering terjadi kecelakaan bagi pengendara yang lewat. Namun setelah adanya pemeliharaan ini, jembatan ini sudah terlihat […]

  • Tak Penuhi Kuorum, Paripurna Diskors Sampai Pukul 14.00 WIB

    Tak Penuhi Kuorum, Paripurna Diskors Sampai Pukul 14.00 WIB

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat anggota DPRD yang hadir tak penuhi kuorum, rapat paripurna Pengambilan Rapat paripurna Pengambilan Keputusan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021 terpaksa diskors sampai pukul 14.00 WIB. Rapat tersebut dipimipin Wakil Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Nasution dan hanya dihadiri oleh 22 anggota DPRD aktif. Sementara itu, pihak Pemkab Madina […]

  • Pjs Bupati Madina Jangan Beri Izin Kepala SKPD Yang Ingin Hengkang

    Pjs Bupati Madina Jangan Beri Izin Kepala SKPD Yang Ingin Hengkang

    • calendar_month Kamis, 23 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah Jabatan H Amru Daulay berakhir jadi Bupati Madina pada tanggal 12 September 2010 lalu yang sekaranga di Pj Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara, para para kepala SKPD nya juga ingin hengkang dari Madina ini untuk lari dari tanggung jawab, dalam hala ini di harapkan kep0ada Pjs Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara untuk […]

  • Partai Gerindra Hari ini Buka Penjaringan Cakada Madina. Ivan Iskandar Batubara Pendaftar ke Dua

    Partai Gerindra Hari ini Buka Penjaringan Cakada Madina. Ivan Iskandar Batubara Pendaftar ke Dua

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dengan akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) buka pendaftaran dan penjaringan bakal calon kepala daerah (Cakada) dan Wakil Calon Kepala Daerah (Wacakada) Kabupaten Mandailing Natal periode 2024 – 2029. Yusuf Selaku Ketua Tim Penjaringan mengatakan, sejak hari ini Jum’at (10/05) sampai Jum’at depan (17/05) […]

  • Keluarga Besar Pesantren Darul Aziz Ziarahi Makam Syekh Mahmud

    Keluarga Besar Pesantren Darul Aziz Ziarahi Makam Syekh Mahmud

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    Keluarga Besar Darul Aziz Ziarahi Makam Syehk Mahmud Kotanopan, Mandailingonline Keluarga Besar Pesantren Darul Aziz Air Jambu Kotanopan melakukan Ziarah ke Makam Syekh Mahmud. Ziarah ini, berlangsung khitmad usai sholat Jumat (14/10) di jalan lingkar Kotanopan, desa Tombang Bustak, Kec. Kotanopan, Mandailing Natal. Turut Hadir dalam acara ini, Ketua Yayasan Darul Aziz Air Jambu, H. […]

  • Carut Marut Negeri Akibat Sombong Kepada PenciptaNya

    Carut Marut Negeri Akibat Sombong Kepada PenciptaNya

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Essay : Siti Khadijah Sihombing   Tidakkah kamu merasakan kerusakan negeri ini? Taukah kamu bahwa negeri ini telah rusak? Sudah tampak jelas duhai saudara semuanya, kerusakan ini telah nampak di depan mata, baik di kota sampai pelosok desa. Tak ada kesejahteraan dan kebahagiaan lagi yang dirasakan umat. Umat hari ini dipaksa untuk tunduk dan patuh […]

expand_less