Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Upaya Panyabungan Bersih, Truk Sampah Ditambah 4 Unit Pinjaman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
  • print Cetak

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasmir (baju putih) memantau pengangkutan sampah di kota Panyabungan, Rabu (28/7/2021). Foto: BeritaHuta

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Truk pengangkut sampah di kota Panyabungan kini bertambah.

Pertambahannya 4 unit truk.

Empat tambahan itu miliki Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR yang dipinjamkan kepada Dinas Lingkungan Hidup.

Pertambahan itu membuat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agak bernafas lega selaku dinas yang bertanggungjawab mengatasi sampah.

“Alhamdulillah, Pak Bupati meminjam empat unit truk miliki Dinas Perdagangan dan Dinas PUPR. Ini sangat membantu kami. Sehingga pada siang hari sudah ada armada tambahan untuk menyisir sampah susulan di TPS-TPS,” sebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mandailing, Kasmir S.Pd., MM, Rabu (28/7/2021) sebagaimana dilansir BeritaHuta.

Selama ini kekurangan truk menjadi kendala utama.

Sebab, kata dia, waktu yang dibutuhkan satu unit armada dari sejak muat, perjalanan menuju TPA, bongkar dan bisa memuat sampah lagi di TPS, setidaknya 3 sampai 4 jam.

“Tanpa armada yang cukup, tentu sampah bakal lama menumpuk di TPS,” ungkapnya.

Meski ada tambahan truk dari pinjaman itu, kekurangan belum teratasi. Apalagi truk milik Dinas Perdagangan itu hanya dapat dipakai waktu pagi karena pada siang hari truk itu akan dipakai Dinas Perdagangan untuk angkutan sampah di pasar-pasar lain Mandailing Natal.

“Intinya kesadaran wargalah yang utama. Warga kami himbau untuk buang sampah di TPS pada malam hari sampai pagi,” ujar Kasmir.

Kasmir menyatakan Bupati Madina Jakfar Sukhairi Nasution telah memberi perintah serius kepada Dinas Lingkungan Hidup mewujudkan ibu kota kabupaten ini bebas sampah.

“Tanpa dukungan serta kesadaran masyarakat, harapan kita menjadikan Panyabungan bebas sampah pasti sangat sulit. Petugas kebersihan dan masyarakat harus bersinergi,” katanya.

Sejak pukul 06.00, Rabu, Kasmir bersama para petugas kebersihan dan kru armada pengangkut sampah sudah berkumpul di Lapangan “Torjam”, Pidoli, Panyabungan. Sebelum para petugas kebersihan memulai kerja rutinitasnya, kadis tampak memberi pengarahan sekitar 15 menit. Ia didampingi Abdul Kholik Nasution, kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup Madina.

Menurut Kasmir, berbagai upaya sudah mereka lakukan agar Panyabungan bebas sampah. Ia mencontohkan, berkali-kali memasang himbauan agar warga membuang sampah di TPS (tempat penampungan sementara) pada waktu yang ditentukan, tetapi bukan hanya himbauan kurang diperhatikan, malah plang atau spanduk himbauannya hilang.

“Inilah dilema yang terjadi selama ini, tingkat kesadaran masyarakat masih kurang. Semestinya, jika kita ingin melihat Panyabungan bersih dari tumpukan sampah, harus saling dukung,” katanya.

Ia mencontohkan, Dinas Lingkungan Hidup Madina sudah berkali-kali mengimbau agar waga menaruh sampah di TPS yang ditentukan mulai pukul 19.00 sampai pukul 07.00.  Ada tenggang waktu sekitar 12 jam. Pada kenyataannya setelah petugas armada mengangkut semua sampah di TPS menuju TPA (tempat pembuangan akhir) pada sekitar pukul 07.30, satu per satu warga masih datang mengantar sampah rumah tangganya di TPS tersebut.

Dengan terbatasnya jumlah armada dimiliki Dinas Lingkungan Hidup Madina, hal tersebut tentu saja menjadi persoalan. Alhasil, pada siang hari di saat—sebenarnya—kota harus tampak bersih, justru sampah di TPS secara perlahan menggunung.

Ia mencohkan di TPS Pasar Jonjong dan simpang Jl. ABRI, Panyabungan. Setelah kru armada mengangkut sampah menuju TPA, hanya berselang sekitar sejam, TPS itu kembali dipenuhi sampah.

“Sekarang kita cari solusi jangka pendek, setelah sampah diangkut, beberapa petugas tetap berada di TPS menunggu hingga siang, sehingga tidak ada sampai susulan berserakan dan secepatnya diangkut lagi oleh armada penyisir. Tapi, masak begini terus.Intinya,  perlu dukungan masyarakat,” kata Kasmir usai memberi arahan terhadap petugas di TPS “Tania”, Kayujati, Panyabungan.

Sumber: BeritaHuta
Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadistan Madina Minta Petani Segera Tanam Ulang Setelah Masa Panen. Kenapa ?

    Kadistan Madina Minta Petani Segera Tanam Ulang Setelah Masa Panen. Kenapa ?

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Pertanian Mandailing Natal (Madina) Siar Nasution Meminta para petani di wilayah Madina agar tak berlama lama untuk segera melakukan tanam ulang guna menghindari dampak Fenemona El Nino. El Nino kata Kadis dapat berdampak terhadap sektor pertanian. Beberapa dampaknya adalah, kekeringan, gangguan musim tanam, banyaknya penyakit dan hama tanaman, penurunan […]

  • Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    Hilangnya Kata “Madrasah” dalam Draf RUU Sisdiknas, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik   Ada apa? Itulah pertanyaan yang muncul dibenak beberapa kalangan yang telah mengetahui bocoran draf RUU Sisdiknas terbaru presented by Kemendikbudristek. Sebab, ada satu kata penting yang dihilangkan dalam  penyebutan jenjang pendidikan nasional yaitu Madrasah. Tentu saja hal tersebut akan menuai polemik baru dalam dunia pendidikan nasional. […]

  • Dianiaya guru, murid SD lumpuh

    Dianiaya guru, murid SD lumpuh

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAYURMATINGGI – Ilhamuddin Lubis, warga Dusun Batu Godang, Desa Bange, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, selama tiga tahun harus mengalami kelumpuhan, akibat diduga dianiaya dengan cara dipukul guru kelasnya hingga dia tak dapat bersekolah lagi. Ilhamuddin, anak dari Masruddin Lubis dan Riyanti, keduanya sehari-hari bekerja di kebun milik warga untuk menyadap karet. Ketika ditemui, Yanti […]

  • Saham Pemkab Madina di Sorikmas Mining Wajib Diraih

    Saham Pemkab Madina di Sorikmas Mining Wajib Diraih

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABYNGAN (Mandailing Online) – Saham Pemkab Madina di PT Sorikmas Mining masih nihil ditengah akan mulainya perusahaan itu menambang emas di Sihayo, Madina. Pemkab Madina dan rakyat Madina jangan hanya menjadi penonton melihat emas dikuras dan diangkut dari tanah Madina. Saat ini perusahaan itu akan memasuki tahap konstruksi menuju tahap eksploitasi di perbukitan Tor Sihayo. […]

  • Pemkab Madina Bagikan Beasiswa

    Pemkab Madina Bagikan Beasiswa

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Plt Bupati Madina :”Silahkan Laporkan Bila Dipotong” PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) membagikan beasiswa kepada 280 orang mahasiswa/i asal Madina yang kuliah di perguruan tinggi negeri, Rabu (5/2/2014). Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Plt. Bupati Madina Dahlan Hasan di lapangan SMA Negeri I Panyabungan. Kepala Dinas Pendidikan Madina, Imron Lubis di kesempatan […]

  • Harga Karet Naik 500 Rupiah

    Harga Karet Naik 500 Rupiah

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) : Harga karet alam di Kecamatan Siabu naik sekitar 500 rupah per kilo gram. Penjualan di tingkat pedagang pengumpul, Selasa (19/4/2016) di kawasan Huta Puli mencapai 6.500 hingga 7.500. pekan sebelumnya masih di level 6.500 hingga 7.000 per kilo gram. Kenaikan juga terjadi di Kotanopan. Perdagangan di pasar Kotanopan Sabtu lalu tercatat […]

expand_less