Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Mendulang Prestasi di Tengah Minimnya Apresiasi

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
  • print Cetak

Rahma (Sabuk Merah) Ketika Tampil pada Ajang Renzo International Open Karate Mendagri Cup 2022 di Jakarta Timur/Istimewa.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tak lelah mendulang prestasi dan mengharumkan nama daerah di tengah keringnya apresiasi dari pemerintah tentu tidak mudah. Kondisi itu harus dirasakan Karateka Rahmania Amalia Suayb.

Karateka yang berdomisili di Kelurahan Longat, Panyabungan Barat ini seperti buih di tengah lautan. Prestasi yang ia raih tak terlihat oleh pemerintah maupun masyarakat. Padahal alumni MTsN 2 Mandailing Natal (Madina) ini baru saja meraih medali perunggu pada Renzo International Open Karate Mendagri Cup 2022 di Jakarta Timur.

Itu bukan satu-satunya medali yang ia peroleh. Sebelumnya, pada Februari 2022 Rahma, begitu ia akrab dipanggil, berhasil membawa pulang medali emas dari ajang Pakuan Karate Championship 2 di Bogor. Ia juga meraih medali emas pada ajang MPC PP Simalungun Cup yang diikuti oleh perguruan Karate Tako se-Sumatera Utara.

Setidaknya ada 11 medali yang telah ia kumpulkan. Medali itu berjejer di dinding kamar dara yang baru akan berusia 19 tahun pada bulan November ini. Kebanyakan medali itu adalah medali emas.

Pemegang sabuk hitam Dan I ini harus rela menyimpan uang hadiah kejuaraan demi bisa berangkat ke kejuaraan berikutnya.

“Harus disimpan (hadiah kejuaraan). Dana Keberangkatan ke Jakarta itu saya ambil dari tabungan sendiri. Tabungan hasil kejuaraan di Bogor bulan Februari lalu,” ujarnya, Selasa (19/7).

Medali yang Berhasil Diraih Rahma/Istimewa.

Dalam waktu dekat ini, anak sulung dari pasangan Abdul Kadir Lubis dan Arni ini akan mengikuti beberapa kejuaraan. Di antaranya, Kejurdo di Siantar (Juli 2022), Kejurnas di Padang (Oktober 2022), dan Porprov sekaligus seleksi atlet PON (November 2022).

Karateka yang bernaung di bawah Kageri Club ini memang menyimpan harapan untuk bisa mewakili Madina dan Sumut pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Maka dari itu ia harus mengikuti beberapa kejuaraan untuk meningkatkan mental bertanding.

“Saya ingin tampil di PON 2024 mewakili Sumut,” ujarnya.

Belum adanya apresiasi dari pemerintah tak pernah ia dan keluarganya keluhkan, meski tebersit harapan mendapat perhatian dari Pemkab Madina.

“Sebisa mungkin kita dukung. Kasihan juga melihat dia (Rahma) belum bisa menikmati hasil jerih payahnya karena harus membutuhi keberangkatannya ke kejuaraan lain,” ujar Abdul Kadir, ayah Rahma.

“Dengan berbagai prestasi yang ia peroleh sudah seharusnya dapat perhatian Bupati atau Wakil Bupati. Minimallah dapat baju dan perlengkapan latihan yang memadai,” tambahnya.

Rahma (Paling Kanan) Saat Menerima Medali Perunggu Renzo International Open Karate Mendagri Cup 2022/Istimewa.

Dengan beragam prestasi yang ia peroleh, Rahmania memang pantas mendapat apresiasi. Apalagi saat ini bisa dibilang ia merupakan mutiara karateka perempuan di Madina. Selain itu, Rahma juga merupakan anak yang tekun dan ulet.

“Ia anaknya tekun dan ulet. Tapi, mentalnya masih harus diasah. Itu makanya Rahma sering saya ikutkan ke berbagai macam kejuaraan. Itu juga untuk meningkatkan jam terbangnya,” ujar A. Rizal, pelatih Rahma.

“Capaiannya di ajang Renzo itu luar biasa. Rahma dapat medali perunggu, padahal banyak atlet nasional dan PON yang ikut. Ingat, itu baru pertama kali Rahma mengikuti kejuaraan internasional,” tambah Rizal yang ditemui di kediamannya di Kayujati, Rabu (20/7).

Apresiasi dari pemerintah tidak melulu harus uang yang banyak. Pertemuan dan ucapan selamat bagi remaja seusia Rahma sudah bisa memberikan dorongan semangat dan rasa tanggung jawab.

“Misalkan, ada baju pemberian entah bupati, wakil bupati, atau ketua DPRD pasti akan menjadi pendorong untuk anak-anak. Akan ada tanggung jawab lebih. Tidak seperti selama ini, yang peduli hanya keluarga mereka,” tutup Rizal.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Juga Belum Ada di Desa Batahan, Kotanopan

    PLN Juga Belum Ada di Desa Batahan, Kotanopan

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Selain kondisi jalan teramat parah, jaringan PLN juga belum ada di Desa Batahan Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina). Sektor pendidikan dan kesehatan juga sangat memprihatinkan di desa terisolir tersebut. “Sebetulnya keluhan ini sudah sering kita sampaikan baik itu melalui media, melalui DPRD Madina, akan tetapi nampaknya pembangunan belum terlaksana,” kata tokoh […]

  • BI: Kredit UMKM Sumut Tumbuh 15,25 Persen

    BI: Kredit UMKM Sumut Tumbuh 15,25 Persen

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan  – Bank Indonesia mencatat kredit usaha mikro, kecil, dan menengah di Sumut pada 2014 tumbuh sebesar 15,25 persen dibandingkan 2013 atau mencapai Rp45,77 triliun. “Pada 2013, penyaluran kredit UMKM Rp39,7 triliun dan 2014 mencapai Rp45,77 triliun,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Difi A Johansyah di Medan, Jumat. Pertumbuhan kredit tahun 2014 […]

  • Aniaya Wartawan, Oknum Perwira AU Dituntut 3 Bulan Penjara

    Aniaya Wartawan, Oknum Perwira AU Dituntut 3 Bulan Penjara

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PEKANBARU, – Oknum Perwira TNI Angkatan Udara (AU) yang juga mantan Kepala Divisi Personel (Kadis Pers) Lanud Roesmin Noerjadin, Letkol Robert Simanjuntak, terdakwa penganiayaan terhadap fotografer Riau Pos Didik Herwanto dituntut hukuman tiga bulan penjara dalam persidangan yang digelar, Senin (16/9) oleh Pengadilan Militer Tinggi I Medan di UPT Oditur Militer 1-3 Pekanbaru. Robert Simanjuntak […]

  • 3 Pejabat Diperiksa Kejagung

    3 Pejabat Diperiksa Kejagung

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) terus melakukan pengembangan penyidikan kasus pembobolan rekening milik Pemkab Batubara, Sumatera Utara (Sumut) senilai Rp80 miliar. Pada Selasa (5/7) lalu, penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, menggali keterangan dari tiga pejabat Pemkab Batubara sebagai saksi. “Penyidik Jampidsus Kejagung, Selasa (5/7) kemarin memeriksa tiga saksi terkait penyidikan dugaan korupsi […]

  • Ahiri Tahun 1444 Hijriah, Ribuan Jamaah Baitul Bukhori Longat Laksanakan Sholad Tasbih

    Ahiri Tahun 1444 Hijriah, Ribuan Jamaah Baitul Bukhori Longat Laksanakan Sholad Tasbih

    • calendar_month Minggu, 16 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    LONGAT ( Mandailing Online) di akhir tahun 1444 Hijriah, pagi ini ribuan jamaah pengajian Baitul Bukhori Al Yusufiah Mandailing Natal ( Madina ) laksanakan sholad Tasbih. Sholad Tasbih di imami langsung oleh Ustadz H.Yusuf Amiril Soleh ( Tuan Nalomok ) bertempat di pengajian Yayasan Baitul Bukhori Longat Ahad 16/7/2023. Sholad Tasbih seperti diketahui merupakan salat […]

  • Pohon-pohon Pelindung di JL. Jend. Haris Nasution Dirobohkan. Belum Diketahui Siapa Yang Bertanggungjawab

    Pohon-pohon Pelindung di JL. Jend. Haris Nasution Dirobohkan. Belum Diketahui Siapa Yang Bertanggungjawab

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Peliput : Dahlan Batubara PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pohon-pohon pelindung yang berada di sepanjang jalur Jalan Jend. A. Haris Nasution, Lingkar Dalam Timur kota Panyabungan, Mandailing Natal dirobohkan. Sejauh ini belum diketahui pihak mana yang menginstruksikan pembunuhan pohon-pohon itu. Pohon jenis Trembesi dirobohkan secara kasar. Pantauan Mandailing Online, Kamis (18/5/2017), setidaknya sudah sekitar 7 […]

expand_less