Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Guru Tuntut Uang Sertifikas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
  • print Cetak


Diduga Ditilap, Bendahara tak Masuk Kantor

LANGKAT-
Bendahara Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Langkat RZ, diduga menilap (menggelapkan) dana sertifikasi ratusan guru untuk termin II (April-Juni) senilai Rp1 miliar.

Pasalnya, sampai saat ini, ratusan tenaga pendidik di Madrasah Diniyah (MDA), Taman Pembacaan Al-Quran (TPQ), Madrasah Aliyah (MA) dan Taman Kanak-Kanak RA (TK/RA) belum menerima dana sertifikasi dimaksud.
Keterangan yang diperoleh dari sejumlah guru, Rabu (27/4) menyebutkan, sampai saat ini, mereka belum menerima dana sertifikasi dari Kemanag Langkat.

Padahal, dana sertifikasi itu, sudah berada di kas Kemenag Langkat. Ironisnya, ketika para guru menanyakan tentang pencairan uang sertifikasi, bendahara Kemenag RZ, selalu beralasan, kalau dana tersebut belum turun dari pusat. Parahnya lagi, RZ juga dikabarkan tidak lagi bekerja di Kemanag Langkat dengan membawa kabur dana sertifikasi guru-guru tadi.

“Bolak-balik kami bertanya dengan RZ tentang dana sertirifikasi itu, tapi dia bilang, dana sertifikasi belum cair dari pusat. Sementara, dia (RZ) sudah tidak lagi kelihatan di kantor, makanya kami curiga, kalau uang sertifikasi itu dilarikannya,”ungkap sejumlah guru yang minta namanya tidak dicantumkan.

Humas Kemenag Langkat Kurnia Amir ketika dikonfirmasi membenarkan adanya persoalan pencairan dana sertifikasi, namun dirinya membantah jika dana sertifikasi tersebut dikatakan dilarikan oknum bendahara mereka. Pasalnya, dana tersebut masih ada di kas Kemanag. “Memang untuk termin II sedikit ada masalah, tapi nggak betul kalau uangnya dilarikan, masih ada kok,” bantah dia.

Dijelaskan dia, terhambatnya penyaluran dana sertifikasi kepada para guru, karena terjadi transisi antara bendahara lama dengan yang baru (RZ). Sehingga proses penyaluran dana tersebut, masih terhambat. “Kemungkinan, awal bulan Mei mendatang, sudah dapat dicairkan untuk termin II,”jelas dia.
Mengenai kaburnya RZ membawa dana sertifikasi tersebut, Kurnia mengaku, kalau oknum bersangkutan masih tetap bekerja di Kemanag Langkat. Hanya saja, saat ini yang bersangkutan, tengah menjalankan tugas di luar kota. “Nggak, bendaharanya masih tugas di sini, cuma kebetulan sedang keluar,”kilahnya. (ndi)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

    Tambang Emas Ilegal Meraja Lela di TNBG Madina

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina-Mandailing Online: Perusakan lingkungan akibat aktifitas Pertambangan emas ilegal kini semakin marak dan sudah merambah ke wilayah Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang notabene dilindungi oleh negara sebagai paru-paru dunia. Aktifitas tambang emas ilegal di kawasan TNBG ini sepertinya kebal hukum. Sebab diketahui telah beberapa kali tim dari TNBG sudah melakukan razia. Namun, tampaknya tak […]

  • DCS Dapil 1 Nasdem Madina

    DCS Dapil 1 Nasdem Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Nasional Demokrat ( NasDem ) Dapil 1 Madina

  • Penenun Keluhkan Kenaikan Benang Polister

    Penenun Keluhkan Kenaikan Benang Polister

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Beberapa penenun kain bakal baju dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) di Kecamatan Sipirok, Tapsel mulai mengeluhkan kenaikan harga benang polister sebagai bahan dasar. Pasalnya, ujar Koordinator Pertenunan Desa Padang Bujur, Kecamatan Sipirok, Sariame Siregar (33), kenaikan harga yang terjadi lebih dari setahun terakhir belum di barengi dengan kenaikan hasil karya mereka di pasaran. […]

  • Tuntut Diangkat PNS, Perangkat Desa Blokir Jalan Raya Porong

    Tuntut Diangkat PNS, Perangkat Desa Blokir Jalan Raya Porong

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDOARJO-: Ratusan aparat desa di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur berunjuk rasa dengan cara memblokir Jalan Raya Porong dengan tuntutan supaya mereka diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Salah seorang koordinator aksi Khoirul M, Kamis (11/11) mengatakan aksi ini dilakukan untuk memenuhi kesejahteraan perangkat desa seluruh nusantara. “Selain diangkat menjadi PNS, kami juga menuntut supaya masa […]

  • TPID Bisa Meningkatkan Pendapatan Daerah

    TPID Bisa Meningkatkan Pendapatan Daerah

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      P Sidimpuan – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga menggelar Rapat Kordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Tabagsel, di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan, Jumat (24/4). Rapat TPID itu digelar dalam rangka penguatan kerja sama perdagangan antar daerah dan sosialisasi ciri-ciri keaslian uang palsu. Rapat Kordinasi TPID ini dihadiri perwakilan kepala daerah Tapanuli Selatan (Tapsel), Padang […]

  • Ini Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Bupati Madina

    Ini Jadwal Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online: Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Mandailing Natal ( Madina) menjadwalkan pemeriksaan kesehatan bagi pendaftar calon bupati akan berlangsung 1 September 2024 di Rumah Sakit Haji Medan. Ketua KPU Madina Ikhsan Matondang mengatakan, ada dua bakal pasangan calon ( Bapaslon) yang mendaftar ke KPU Madina, kedua paslon ini diberikan surat pengantar untuk pemeriksaan […]

expand_less