Selasa, 11 Agu 2026
light_mode

Tapteng Layak Dilibatkan Konsorsium Danau Toba

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Selasa, 9 Feb 2016
  • print Cetak
 

Tapteng –  Meski tidak berada di pesisir Danau Toba, namun Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) layak dilibatkan dalam Konsorsium Pembangunan Destinasi Wisata Danau Toba yang baru-baru ini digagas 5 kementerian RI.

Pasalnya, selain memiliki potensi pariwisata yang dapat mendukung dan menjadi bagian dari destinasi wisata Danau Toba, Tapteng saat ini telah memiliki pelabuhan laut yang dapat menunjang arus wisatawan ke Danau Toba, yakni Pelabuhan Barus yang hanya berjarak sekitar 1,5 sampai 2 jam perjalanan darat ke bibir pantai Danau Toba.

“Kita merasa kecewa, ketika kita tidak dilibatkan dalam Konsorsium Pembangunan Destinasi Wisata Danau Toba yang kini masuk dalam salah satu prioritas pembangunan oleh pemerintah pusat yang digagas 5 kementerian beberapa waktu lalu. Padahal Tapteng bisa memiliki andil dalam program itu, karena Tapteng memiliki Pelabuhan Barus, pelabuhan laut yang hanya berjarak 1,5 sampai 2 jam melalui akses jalan darat ke Danau Toba,” kata Plt Bupati Tapteng Sukran J Tanjung, kemarin.

Dia menambahkan, memangnya para turis hanya datang dengan pesawat atau jalur darat dari Medan saja, kan bisa juga dari jalur laut, terutama para turis-turis yang datang dengan kapal pesiar.

“Apalagi Pelabuhan Barus juga bisa menjadi jalur penghubung arus wisatawan dari Pulau Nias menuju Danau Toba. Lagipula, untuk apa Pelabuhan Barus dibangun dengan anggaran ratusan milyar rupiah jika manfaatnya hanya untuk menjadi pelabuhan penumpang maupun barang semata, padahal potensi yang lebih besarnya ada,” tutur Plt Bupati Tapteng, H Sukran J Tanjung SE MM kepada MedanBisnis di Pandan, Senin (8/2).

Dikatakan kemudian, pembangunan Danau Toba menjadi sebuah destinasi pariwisata nasional, yang dimulai dengan pembangunan dan pembenahan infrastrktur dikawasan itu, sudah sangat tepat, karena nantinya akan ikut berimbas positif bagi kabupaten/kota yang berada disekitarnya, Provinsi Sumatera Utara maupun nasional.

“Menurut kami, juga perlu pemetaan terhadap potensi kabupaten/kota lainnya yang walau berada di luar pesisir Danau Toba, tetapi bisa menjadi pendukung kawasan itu, apalagi yang sebelumnya telah memiliki infrastruktur penunjang semisal bandara dan pelabuhan laut, seperti yang ada di Tapteng,” katanya.

Diikatakan, dengan terkoneksinya Danau Toba dengan objek-objek wisata potensial lainnya yang ada di Sumatera Utara, tentunya daya tarik Danau Toba akan jauh lebih besar. “Akhirnya, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Sumatera Utara dipastikan akan jauh lebih besar. Misalnya koneksivitas antara Medan-Danau Toba-Tapteng-Nias, inilah yang disebut destinasi,” katanya.

Sukran menambahkan, dengan dilibatkannya Tapteng menjadi bagian dari Konsorsium Pembangunan Destinasi Wisata Danau Toba, tentunya akan sangat bermanfaat bagi perkembangan sektor pariwisata yang kini juga tengah giat dilaksanakan oleh Pemkab Tapteng. Dengan begitu, pastinya nanti akan sangat berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi maupun pertumbuhan investasi di Tapteng.

“Jadi, semuanya bisa sama-sama maju. Kabupaten-kabupaten yang ada di pesisir Danau Toba maju, Tapteng dan daerah lainnya juga bisa maju seiring. Saya sudah sampaikan ini melalui Staf Ahli Menteri Koordinator Maritim beberapa hari lalu. Kita minta supaya ikut dilibatkan dalam program pembangunan ini, karena Tapteng juga sangat berkepentingan dalam hal ini,” katanya.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panwaslu Adakan Sosialisasi Di Lapas Klas IIB Panyabungan

    Panwaslu Adakan Sosialisasi Di Lapas Klas IIB Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2014
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan, Untuk memperkecil pelanggaran Pemilu serta memberikan pengetahuan terkait tata cara pemilu kepada masyarakat binaan (narapidana) , Pengawas Pemilu Mandailing Natal (Panwaslu Madina) melakukan sosialisasi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Panyabungan, selasa (4/2) Ketua Panwaslu Madina, Hendri Pulungan, S.sos yang didampingi anggotanya Ahmad Husein, SH dan Sekretaris Panwaslu Madina, Sarman Nasution, Sag dihadapan para anak […]

  • Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution menunaikan janji untuk menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sinunukan di Desa Sinunukan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (20/10/2024). Kedatangan ini, kata Atika, adalah janji yang harus ditunaikan karena sebulan lalu tidak bisa hadir karena sakit. “Bulan lalu saya diundang hadir pengajian di Sinunukan […]

  • Madina Masuk Lima Besar se-Sumut Penerima Dana Desa 2017

    Madina Masuk Lima Besar se-Sumut Penerima Dana Desa 2017

    • calendar_month Senin, 17 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Dana Desa untuk Kabupaten Mandailing Natal tahun 2017 bertotal Rp 284.048.518.000. Total itu berdasar akumulasi dari jumlah Alokasi Dasar dikali jumlah desa ditambah Alokasi Formula. Demikian data yang diperoleh Mandailing Online dari www.djpk.depkeu.go.id situs Departemen Keuangan RI. Angka itu memposisikan Mandailing Natal nomor urut ke 5 menerima penerima pagu Dana […]

  • THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan bahwa pengusaha wajib membayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. “THR keagamaan merupakan pendapatan upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” kata Ida dalam konferensi pers […]

  • Anggaran Pantastis, Sosialisasi Penyuluhan Hukum Dari Dana Desa di Siabu Jadi Sorotan

    Anggaran Pantastis, Sosialisasi Penyuluhan Hukum Dari Dana Desa di Siabu Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    SIABU ( Mandailing Online ): Seluruh Desa di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) kembali mengalokasikan anggaran Dana Desa nya tahun 2024 untuk kegiatan sosialisasi penyukuhan hukum. setiap desa dikabarkan mengalokasikan anggaran Rp.9.000.000 untuk kegiatan itu. Dari data yang di dapat. ada 26 Desa di Kecamatan Siabu yang mengalokasikan anggaran kegiatan Sosialisasi Hukum […]

  • Pemkab Madina Harus Evaluasi Perusahaan Perkebunan Yang Membandel

    Pemkab Madina Harus Evaluasi Perusahaan Perkebunan Yang Membandel

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing Natal (Madina) masih banyak perkebunan yang diduga dengan sengaja melalaikan tanggungjawab membangun plasma untuk masyarakat sekitar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Itu diungkapkan Ali Mutiara Rangkuty, tokoh masyarakat Pantai Barat Madina yang juga mantan anggota DPRD Madina kepada wartawan,Rabu (22/10/2014) di Panyabungan. “Terdapat beberapa agenda yang masih jalan ditempat […]

expand_less